6 September 2013

Apa Teman Travelingmu?


Ada orang yang suka traveling beramai-ramai dan ada pula yang lebih suka bepergian sendirian. Semuanya kembali lagi ke pilihan masing-masing. Ada kerugiannya tentu saja ada pula keuntungannya. Tapi semuanya pilihan kita. Mana yang paling cocok menurut kita.

Saya sendiri lebih banyak bepergian sendiri. Modalnya nekad saja. Kalau sudah seperti itu kalau tidak minta diantar dengan becak saya akan memilih taksi. Lebih menyenangkan, menurut saya. Sebab saya bisa meminta mereka mengantar saya ke mana pun yang saya mau. Mau singgah berapa lama di sebuah tempat tidak khawatir sebab yang traveling saya sendiri.

Tapi saya tahu traveling sendirian untuk perempuan bukanlah sesuatu yang baik. Keamanan menjadi pertaruhan. Kita tak bisa menebak apa yang akan terjadi saat kita traveling. Saya pikir jangan sombong atau terlihat sebagai orang kaya saat bepergian. Tampilah lebih membumi sehingga orang tidak memandang kita sebagai sasaran empuk.

Jangan pula memperlihatkan kita benar-benar 'buta' di tempat itu.

Meskipun sendirian saya masih membawa 'teman' yang lain untuk traveling. Kamera dan ponsel. Mengabadikan tempat yang pernah kita kunjungi tentu saja menjadi sesuatu yang sangat penting. Apalagi jika kita ingin membaginya dengan banyak orang. Satu hal yang harus selalu diingat bahwa kamera hanya untuk mengabadikannya, bukan alat untuk menikmatinya. Menikmati pemandangan dengan mata kita tanpa melalui lensa kamera tetap lebih, jauh lebih menyenangkan.

Ponsel pun dibawa hanya untuk memudahkan komunikasi. Bukan alat untuk menghilangkan rasa bosan dan malah membuat kita kurang menikmati liburan tersebut.


Kamu teman travelingnya siapa?

@honeylizious

Followers