Langsung ke konten utama

Antrian Kendaraan Pemburu Solar di Pontianak, Ganggu Lalin!


Siapa warga Pontianak, Kalimantan Barat yang tak tahu dengan kondisi kemacetan yang sekarang selalu terjadi di Jalan Imam Bonjol. Lebarnya masih segitu-gitu aja tapi macetnya mengalahkan semua jalan yang ada di Pontianak. Penyebabnya sih sudah beberapa bulan ini banyak kendaraan yang mengantri untuk mendapatkan minyak solar. Maklum beli di kios harganya bisa 9.000/liter.

Ini salah siapa? Bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan?

Selain hanya bisa menikmati harus salip sana-sini, termasuk menyelip di antara beberapa kendaraan, saya hanya bisa menarik napas panjang melihat kemacetan yang terjadi. Sebenarnya saya sendiri akan sangat menghindari Jalan Imam Bonjol ini untuk pulang ke rumah. Tapi beda cerita memang kalau rumah yang harus saya datangi lokasinya memang di Jalan Imam Bonjol.

Lebar jalannya masih kalah jauh dari Jalan A. Yani Pontianak. Tetapi di sinilah banyak kendaraan yang akan membeli solar mengantri. Panjang sekali. Sampai-sampai saya kira terjadi kecelakaan di depan sehingga banyak kendaraan yang terpaksa berhenti. Tetapi ternyata semua kendaraan yang berjalan lambat kiloan meter itu karena sedang mengantri untuk mendapatkan solar dengan harga normal dari harga kios.


Sampai kapan lalu-lintas akan macet di Jalan Imam Bonjol? Butuh perubahan besar-besaran mengenai antrian solar ini. Apalagi tak jarang sudah mengantri sangat panjang dan menunggu berjam-jam lalu solarnya habis karena dibeli kendaraan yang ada di depan. Kalau sudah seperti ini kasihan kendaraan berikutnya yang tak mendapatkan solar. Hah pusing!

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma