Langsung ke konten utama

Akhirnya Kumenemukanmu


Entahlah ini benar-benar nyata atau aku sedang bermimpi. Kalau memang ini memang mimpi, artinya mimpi yang sangat panjang dan terlalu nyata untuk disebut sebagai mimpi. Bagaimana tidak? Tiba-tiba Tuhan mengirimkan kamu ke muka bumi ini ke hadapanku. Bisakah kukatakan akhirnya kumenemukanmu?

Kamu yang diciptakan sebagai pemilik tulang rusuk yang menjelma menjadi diriku. Sebentar lagi, semuanya akan menjadi halal antara kita berdua. Antara genggaman tanganku dan genggaman tanganmu. Kamu yang pertama kali membuat hatiku sesak dan hangat. Rasanya sangat menyenangkan meskipun dadaku sedemikian penuh. Perutku pun serasa dipenuhi kupu-kupu yang berterbangan dengan riangnya.

Apakah ini yang sebenarnya cinta? Tak pernah kumerasa sedemikian hangatnya hati ini. Saat pertama kali melihatmu tak ada getaran yang kurasakan. Sama sekali jauh dari kepikiran bahwa kita akan menikah pada akhirnya, mengikat janji setia di hadapan Tuhan dan semesta alam.

Begitu singkat semuanya berjalan dan langkah kita dipertemukan di persimpangan yang sempat melukai kita sebelumnya. Kamu dan aku yang pernah terluka karena cinta. Jatuh dan akhirnya bangkit kembali. Lalu perlahan-lahan mengobati rasa sakit yang mendera. Kita yang sempat menyerah dan rasanya memang tak akan menemukan orang yang akan menerima diri kita yang lalu, hari ini, dan yang akan datang.

Kamu tak bisa menebak akan seperti apa aku nantinya sebagai istrimu di masa depan tetapi kita mempertaruhakn segala yang kita punya hanya untuk bersama. Menjalani kehidupan sebagai dua raga dan satu cinta.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma