29 Agustus 2013

Pantai Jawai, Sambas, Kalimantan Barat


Jawai Selatan, memiliki pantai yang sangat terkenal, Pantai Jawai atau dinamai Pantai Putri Serayi. Tetapi jarang yang menyebutnya Pantai Putri Serayi. Lebih banyak yang menyebutnya Pantai Jawai. Padahal letak pantai ini di Jawai Selatan dan bukan satu-satunya pantai yang ada di kecamatan Jawai. Kecamatan Jawai sendiri ada dua, Jawai Selatan dan Jawai.







Hampir setiap desa di kecamatan ini memiliki pantai. Sehingga disebut sebagai daerah pantai utara.

Saya anak pantai, saya membesar di rumah yang tak jauh dari pantai. Tapi jangan tanya apakah saya bisa berenang, hingga hari ini saya masih belum bisa berenang. Karena pernah hampir tenggelam di laut dan takut untuk kembali belajar berenang. Kejadiannya saat lebaran dan itu sangat menakutkan bagi saya. Sehingga lautan, sungai, adalah tempat-tempat yang rasanya membuat saya gentar.

Pantai, buat sebagaian orang memang tempat wisata. Tetapi Pantai Jawai memiliki kenangan yang sangat kuat di dalam kehidupan saya. Dulu di sinilah saya bermain air bersama keluarga kecil kami. Abah, Umak, dan saudara saya yang lain. Saat saya belum mengenali arti dunia yang sebenarnya. Seberapa luas samudera itu membentang.

Udara pantai, pasir-pasir yang masuk ke sela jemari kaki. Ombak-ombak yang menggulung-gulung. Suara gemuruh saat mereka memecah di tepi pantai. Tempat yang sangat penuh kenangan sampai-sampai saya bisa lupa waktu di Pantai Jawai. Dulu tempat ini sepi. Orang lebih banyak mengunjungi Pantai Sentebang. Terletak di desa Sentebang yang jaraknya sekitar 20 menit menggunakan sepeda motor dari Pasar Matang Suri yang menjadi pintu masuknya Pantai Jawai.

Di kecamatan ini banyak sekali jenis makanan laut. Berbagai macam ikan, kepiting, udang. Beli beberapa makanan laut dan bawa ke pantai. Karena tak ada yang menjual makanan laut yang siap santap di Pantai Jawai. Banyak sih yang membuka kantin di sana tetapi yang dijual masih makanan yang biasa. Seperti lontong, bakso, dan bubur atau nasi. Tak ada ikan bakar, kepiting rebus, atau udang goreng.

Pantai Jawai memang kurang dieksplore. Padahal pemandangannya indah. Bahkan saat kamu berada di sana malam hari, tak jauh bedanya dengan berada di Pantai Kuta, Bali. Deburan ombaknya serupa. Pasirnya juga. Hawa pantai yang dingin. Lautan yang gelap.


Dulu di pantai inilah saya sering bermain dengan teman-teman SMP saya. Menggunakan sepeda. Masih dengan mengenakan seragam sekolah putih biru. Kami berkumpul di pantai. Mencari botol bekas. Menuliskan sesuatu yang tak bisa kami katakan di kertas. Lalu memasukkannya ke dalam botol tersebut. Lantas melemparnya sejauh mungkin ke laut.


Pantai Jawai, di mana saya mengenal lautan untuk pertama kalinya dalam hidup saya.

@honeylizious

Followers