26 Juli 2013

Travel: Trip To Sayang Sedayu (6)



Beruntung sekali SPBU yang seharusnya buka pukul 7, kali itu buka lebih awal. Pak Iwan sudah berada di depan hotel sebelum pukul 7. Kami pun segera berlari mengejar waktu. Mengejar mobil klinik yang sudah berangkat 1 jam lebih awal.


Hampir satu jam perjalanan menuju 'pelampong'. Pelampong adalah sebutan untuk tempat penyeberangan feri. Sebenarnya untuk menyeberang hanya butuh sekitar 10-15 menit. Karena memang sungai yang kami seberangi tidak begitu lebar.

Dapat ditebak apa yang kami lakukan di atas feri. Sibuk foto-foto. Sayangnya foto-fotonya di ponsel Mbak Vera karena saya terlalu sibuk minta difoto dan lupa meminta difoto menggunakan ponsel. Foto tempat yang kami lewati juga tak banyak yang saya ambil karena terkadang saya pikir menikmatinya dari mata telanjang tanpa menatap layar ponsel adalah momen yang paling berharga.


Apalagi ini adalah pertama kalinya saya masuk ke Kecamatan Teluk Keramat, Desa Sayang Sedayu. Nama desanya memang demikian, Sayang Sedayu. Saat tiba di seberang, terlihat kehidupan pedesaan yang sebenarnya. Hijau di mana-mana. Segar sekali mata memandang. Ini baru liburan.

Related Posts

Travel: Trip To Sayang Sedayu (6)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.