23 Juli 2013

Mengapa Tak Membiarkan Kosong Saja?


Kembali melihat dua tahun yang lalu, dua tahun lebih sih, tepatnya saat blog ini belum lahir dan saya masih punya tiga blog gratisan yang membahas tiga topik yang berbeda. Waktu itu seorang teman baik mengatakan bahwa lebih baik membuat blog yang berbeda untuk memosting tema yang berbeda. Satu blog isinya curhatan, satu blog isinya fiksi, dan satunya lagi 'surat'.


Sekarang tiga blog itu sudah saya tinggalkan. Selain karena saya merasa lelah membangun tiga blog sekaligus, saya juga mendapatkan hadiah domain ini dari seorang teman baik lainnya. Akhirnya di blog ini saya memasukkan semua tema yang ingin saya tuliskan dan bagi saya blog ini adalah blog random yang tak akan bisa saya pastikan temanya akan sama terus setiap hari kecuali untuk tulisan wajib yang memang harus saya posting sesekali dalam seminggu.

Fokusnya pada jalan-jalan dan makan-makan.

Dikarenakan saya tak bisa menuliskan tentang makanan dan jalan-jalan setiap hari sejumlah total postingan yang saya tulis, makanya saya masih memasukkan tema-tema yang berbeda untuk menambah jumla tulisan di blog ini. Satu hal yang tak ingin saya lakukan, yaitu absen mengisinya.

Saya ingat omongan seorang blogger yang membaca status saya yang meminta maaf pada blog 'surat' (blog ketiga saya di wordpress) yang waktu itu tidak saya isi untuk beberapa hari. Dia mengatakan (intinya sih, saya tak begitu ingat persisnya) bahwa ketika saya mulai melonggarkan diri untuk tidak mengisi blog itu sesekali, nantinya saya akan mulai terbiasa untuk tidak mengisinya lagi. Lama-lama blog itu akan saya tinggalkan dan menjadi kuburan maya.

Awalnya absen sehari, saat besok datang mulai lagi mikir, kayaknya tidak apa-apa hari ini juga absen. Lalu besok nambah sehari, demi sehari. Begitulah yang dia percaya melihat fenomena blogger yang angin-anginan mengisi blognya. Makanya saat saya memiliki blog ini, sejak awal saya sudah meminta diri saya untuk tidak melakukan pembiasaan meninggalkannya sesekali.

Tidak peduli mau liburan atau tidak. Akan ada cara untuk tetap membiarkan tulisan baru muncul setiap harinya. Apalagi saya sedang menantang diri saya untuk menulis di blog ini sesuai dengan urutan bulan. Sayang kalau saya harus mengalah secepat ini bukan? Desember masih jauh soalnya.


Liburan bukan alasan untuk libur ngeblog bukan? Walaupun sebenarnya saya memang meliburkan diri dalam arti menyiapkan postingan terjadwal untuk mengisi hari saya tak bisa berada di depan komputer dan mengakses internet. Semangat!

Related Posts

Mengapa Tak Membiarkan Kosong Saja?
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.