Langsung ke konten utama

LINE System Error?


Siapa yang LINE-nya berkali-kali tertulis 'system error' dan pilihannya hanya 'retry' atau 'close'? Line milik saya sudah dua minggu seperti itu. Sebenarnya LINE bukan satu-satunya alat komunikasi yang saya gunakan. Apalagi untuk urusan yang penting saya masih mengandalkan telpon, SMS, dan Whatsapp.

Tapi LINE yang system error saat log in tentunya sangat menyebalkan. Apalagi kadang-kadang saya ingin memeriksa jumlah teman atau sekadar menambahkan teman baru. Sebab kontes yang diadakan LINE yang berhadiah boneka, sepeda motor, dan mobil itu masih berlangsung. Memang saya bisa menyalakan komputer dan menggunakan LINE yang ada di komputer yang tidak system error.


Hingga akhirnya tadi malam saya iseng. Saya sedang menggambar menggunakan android dan ingin membagi gambarnya ke sosial media. Satu di antaranya ada pilihan untuk membagi ke LINE. Padahal jelas-jelas saya gagal masuk ke akun saya sendiri. Tapi saya coba aja. Eh ternyata bisa. Padahal saya tidak bisa membuka LINE dari tombol aplikasi tersebut sendiri.

Aneh tapi nyata!

Jadi sekarang setiap mau buka akun LINE saya harus masuk dari gallery atau dari aplikasi yang bisa membagi sesuatu ke akun LINE saya. Setelah update status di LINE saya tinggal memeriksa chat yang masuk. Jadi tak perlu menemukan system error pada LINE saya lagi. Kemungkinan besar akun saya bisa error karena terlalu banyak teman dan terlalu banyak chat yang masuk. Baik dari grup atau dari game. Sekarang saya sudah meninggalkan grup supaya tenang aplikasinya.

Bagaimana dengan teman-teman? Ada yang update LINE kemudian ada peringatan'system error'? Saat dicoba kembali error lebih cepat dari sebelumnya. Padahal tadinya masih bisa loading beberapa puluh persen? Sama kok dengan saya dan itu terjadi sampai dua mingguan. Jadi coba aja share gambar ke LINE yang sudah diupdate. Siapa tahu bisa masuk seperti saya.


Selamat mencoba.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma