20 Juli 2013

Kampus?


Tahun 2005 adalah pertama kalinya saya mendengar seseorang menyebutkan kata kampus kepada saya dan rasanya sangat asing. Waktu itu ceritanya saya ingin mendaftar di Universitas Tanjungpura. Berbekalkan nomor telpon seorang teman baik yang sekarang sudah kembali ke kampung halamannnya, waktu tahun 2005 dia masih di Pontianak tinggal bersama pamannya yang seorang dosen di Unoversitas Tanjungpura.


Waktu pertama kali berangkat ke Pontianak sendirian saya masih belum punya ponsel. Sahabat saya sendiri ini sudah punya ponsel tetapi waktu saya akan ke Pontianak dan akan mendaftar Untan (singkatan dari Universitas Tanjungpura) saya hanya punya nomor telpon rumah pamannya. Kalau diingat-ingat saya waktu itu nekad juga. Bagaimana tidak? Pada hari kerja saya tiba-tiba ke Pemangkat dan memberitahukan Bos saya Sin Ko (Bang A Sin) kalau saya akan ke Pontianak hari itu untuk mendaftar kuliah.

Tanpa meminta persetujuannya sama sekali saya sudah berangkat ke Pemangkat, sudah melewati lautan dari Jawai Selatan. Dia tentu saja tak punya pilihan selain mengiyakan. Toh kalau dia tak mengiyakan pun saya tetap akan berangkat. Lalu dari Pemangkat saya naik bus yang mengantar saya ke Sebangkung, saya datang ke rumah sahabat saya yang lain yang waktu itu juga ingin mendaftar kuliah. Saya ingin mengajaknya serta.

Sayangnya ayahnya mengatakan anaknya belum melengkapi surat-menyurat untuk mendaftar kuliah. Belum bikin surat kelakuan baik, belum bikin surat bebas narkoba, dan masih banyak surat lainnya. Padahal saya sendiri tak punya itu semua. Saya hanya bekal ijazah termasuk fotokopi legalisirnya, rapor, dan KTP. Ayah teman saya ini juga sebenarnya melarang saya untuk berangkat karena belum punya benda-benda yang menurutnya wajib untuk dibawa.

Saya pikir saya sudah setengah jalan. Tak bisa mundur lagi. Jadi saya tetap berangkat ke Pontianak sendirian tanpa anaknya. Naik bus yang katanya bisa mengantar saya hingga alamat rumah paman teman baik saya yang di Pontianak. Sebenarnya sebelum naik bus saya menelpon ke rumah pamannya untuk mengabarkan pada teman saya bahwa saya ingin menumpang menginap satu malam sebelum paginya mendaftar ke Untan. Sebab saya pasti tiba di sana sore hari.


Saat saya menelpon itulah saya diberitahu oleh sang paman kalau sahabatsaya ini sedang berada di kampus. Kampus, kampus, kampus, dia menyebutkannya dengan ringan dan saya mendengarnya untuk pertama kalinya kata kampus tersebut. Terasa asing tapi menyenangkan karena saya akan menjadi bagian dari 'kampus' suatu hari nanti.

Related Posts

Kampus?
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.