21 Juli 2013

Dari Kacamata Perempuan: Pertanyaan Dari Kotak Chat


Memiliki sosial media bukanlah hal baru lagi. Meskipun ada beberapa orang yang lebih suka untuk tidak memilikinya dengan alasan tertentu. Saya sendiri memiliki sosial media semacam facebook dan twitter beberapa tahun terakhir ini. Awalnya hanya ingin tahu tentang sosial media di luar friendster yang sudah lama sekali saya buat tapi rasanya tak begitu seru. Apalagi internet tak semudah dan semurah sekarang.


Namun ada hal menarik yang kadang saya temukan di facebook dan jarang saya temukan di twitter. Memang facebook dan twitter adalah dua hal yang berbeda. Satu lebih kompleks (facebook) dan twitter lebih sederhana. Saya sekarang ingin membahas cara orang berkomunikasi di kotak chat facebook. Berapa banyak dari kita yang tiba-tiba menyapa orang asing dan bertanya: 'Lagi ngapain?'. Atau bisa jadi kita yang disapa seperti itu oleh lawan jenis kita seperti itu.

Dalam hal ini tentu saja yang menyapa adalah laki-laki. Sebagai perempuan apa yang pertama kali muncul di kepala kita saat disapan oleh seseorang yang tak kita kenal, laki-laki pula, dengan pertanyaan: 'Lagi ngapain?'. Terkadang saya pribadi merasa aneh, mengapa ada laki-laki yang tak saya kenal ingin tahu apa yang sedang saya lakukan. Bertemu secara langsung saja belum pernah.

Kalau laki-laki bertanya pada perempuan dengan pertanyaan tersebut dan berharap si perempuan menjawab dengan baik. Soalnya saya biasanya akan mengatakan: 'Lagi baca chat kamu?'. Maknanya tentu saja: 'Hello, ngapain pakai nanya-nanya kegiatan saya?'.

Sosial media memang maya, tapi batasannya dengan dunia nyata setipis kulit bawang. Kalau kamu tiba-tiba muncul di kotak chat seseorang dan bertanya dia sedang ngapain, itu sama saja kamu bertemu dengan seseorang di pinggir jalan. Orang asing. Tak kamu kenal. Dia juga tak mengenalmu. Lalu kamu menghampirinya dan bertanya padanya dia sedang melakukan apa? Kecuali kamu polisi, tentu saja yang muncul adalah kesan 'awkward'. Aneh aja kan tiba-tiba bertanya pada orang asing di pinggir jalan dengan pertanyaan pribadi.

Ada juga yang suka menyapa di kotak chat itu dengan kalimat: 'Hey, boleh kenalan?'. Saya pikir untuk mengenali seseorang, jika memang ingin berkenalan dengan sebenar-benarnya, kita bisa membaca info lengkapnya di facebook. Baca status yang dia tulis, kalau dia memiliki blog atau twitter coba dibaca tulisannya di sana. Ikuti twitternya. Kecuali kamu hanya ingin membuang waktu berhargamu dengan ngobrol tak jelas dengan perempuan yang asing.

Belum lagi ada yang suka meminta nomor ponsel melalui kotak chat di facebook. Padahal sejak pertama membuat facebook, nomor hape saya sendiri sudah tertera di sana. Karena memang waktu pertama kali membuat facebook saya berdagang. Untuk memudahkan orang lain menghubungi saya mencantumkan nomor ponsel saya di facebook. Ternyata banyak sekali orang yang statusnya sudah berteman dengan saya tak mengetahui hal ini. Bagaimana seorang perempuan akan menerima perkenalan dari seseorang yang tak berusaha mencari tahu setidaknya dengan membaca profil orang yang ingin dia ajak kenalan dengan baik.

Bisa jadi ada yang berpikir bahwa facebook membuat jarak antara seseorang dengan orang lain semakin kecil. Lalu ada yang mau saja membuka diri di dunia maya hanya dengan pertanyaan: 'Lagi ngapain?'. Berharap perempuan langsung ramah dan nyerocos menjawab pertanyaan tersebut? Seharusnya pertanyaan di kotak chat itu dipikirkan baik-baik sebelum diketik. Setidaknya kenali dulu dari sisi yang tak perlu ditanyakan, membaca profil facebook, cek twitter, dan blognya.


Memang sih biasanya orang yang suka bertanya pertanyaan yang akhirnya menimbulkan keanehan karena ditanyakan orang asing adalah orang yang malas untuk mencari informasi. Padahal google masih menggratiskan layanan mereka. Saya yakin kita bisa googling untuk mendapatkan informasi seseorang.

Related Posts

Dari Kacamata Perempuan: Pertanyaan Dari Kotak Chat
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.