Langsung ke konten utama

Sedikit Cerita Tentang Sungai Kapuas

Pernah datang ke Pontianak? Jangan-jangan sama seperti saya yang memang domisilinya sekarang di Pontianak. Bahkan saat orang lain bertanya asal saya, ketika saya berada di luar provinsi, saya akan menjawab saya dari Pontianak. Padahal sebenarnya bukan benar-benar dari Pontianak. Tetapi memang Pontianak adalah kota yang paling terkenal di Kalimantan Barat.

http://embun-rayya.blogspot.com



Ngomong-ngomong soal Pontianak, tentunya akan ada hal-hal yang berkaitan dengan Sungai Kapuas. Sungai yang dulunya sangat jernih dan bersih. Sekarang banyak sekali sampah di sana. Padahal wisata malamnya, naik perahu dari Alun-Alun Kapuas, lebih sering disebut Korem, adalah hal yang cukup menyenangkan. Berjalan lambat di atas Sungai Kapuas sambil menikmati pemandangan. Walaupun sekarang pemandangannya cukup penuh asap, jadi selain sungai yang ada sampahnya sekarang juga banyak sekali gumpalan asap.
http://dodonjerry.blogspot.com


Ironisnya asap tersebut berasal dari pembakaran lahan. Ada beberapa lahan perkebunan yang sengaja dibakar, ada pula orang yang membakar lahan untuk mendirikan bangunan. Memang jalan paling mudah dan hemat biaya adalah dengan membakar semua tanaman di atas lahan tersebut dibandingkan harus menggunakan alat untuk mencabut pohon dan menebas semak belukarnya.

Satu hal yang selalu saya pikirkan, apakah dengan uang bisa membuat kita bernapas?
http://dodonjerry.blogspot.com

Begitu juga dengan sungai yang dipenuhi sampah. Apakah kita bisa hidup tanpa air? Air, udara, dan tanah adalah tiga hal yang harus kita miliki untuk bertahan hidup. Uang hanya alat tukar untuk melengkapi kebutuhan kita. tetapi sedemikian banyak orang yang beranggapan uang adalah segalanya dan menghalalkan segala cara, termasuk dengan membakar lahan dan membuang sampah sembarangan, untuk mendapatkan uang.

http://pariwisatakotapontianak.blogspot.com


Tidak hanya Jakarta yang saya rasa butuh orang yang bisa membersihkan sampah yang masuk ke sungai. Sekarang seharusnya Pontianak juga punya orang yang ditugaskan untuk membersihkan sungai. Supaya sebelum sungai tersebut terlalu penuh oleh sampah, kita masih sempat membuat perubahan tanpa mengeluarkan tenaga yang besar. Sebab suatu hari nanti, kalau sampah sudah sangat memenuhi sungai, akan butuh biaya yang terlalu besar untuk membersihkannya.

http://kalbar-online.com



Ada terbersit untuk mengajak orang-orang di sekitar yang memiliki sampan untuk mengumpulkan semua sampah yang ada di sungai supaya airnya menjadi bersih. Tapi tak satu pun orang yang saya kenal. Jika memang ada di antara teman-teman yang membaca ini dan memikirkan hal yang sama, jangan segan untuk menghubungi saya dan kita lakukan perubahan untuk lingkungan kita.

http://embun-rayya.blogspot.com

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma