Penasihat Cinta atau Sang Penasihat

Sudah lama sekali saya kesulitan melanjutkan sebuah cerbung yang biasanya bisa saya tulis dalam sehari berepisode-episode. Bahkan ada beberapa di antaranya yang selesai dalam waktu seminggu dan memenuhi draft berminggu-minggu ke depan. Barangkali bagian diri saya yang bisa menulis kisah cinta dengan cairnya sedang terlelap. Barangkali juga saya terlalu banyak memikirkan ‘ini sepertinya kurang bagus’. Bisa jadi. Banyak sekali hal-hal yang bisa menyebabkan saya terhenti pada beberapa episode saja.

 Tumblr


Sama seperti Kulminasi yang beku. Padahal di dalam kepala saya saya sudah punya konsepnya. Meksipun beberapa kali konsep itu berubah mengikuti arus yang membuat ceritanya membelok sana membelok sini. Tapi bukankah memang seharusnya cerita yang bisa dinikmati oleh penulisnya saat menuliskannya? Sehingga dia sendiri pun akan terkejut oleh bagian akhir yang tidak dia perkirakan sebelumnya.

Ada rencana membuat sebuah novel. Satu hal yang harus saya pegang selain fokus adalah menyediakan waktu yang cukup sendirian tanpa gangguan. Biasanya yang pada akhirnya membuat semuanya buyar adalah uang yang mengetuk pintu ponsel. Kalau sudah banyak pelanggan yang menunggu orderannya diselesaikan, mau tidak mau saya mengalah. Menyerah. Lagi-lagi fiksi-fiksi tersebut harus mengalah.

 welcome to the candy shop | via Tumblr

Berbeda sekali dengan masa dulu saya masih remaja. Tidak memikirkan benar caranya mendapatkan uang makan. Bahkan tak pernah terlintas sedikit pun kemungkinan besok saya tidak makan. Sebab saya tahu saya punya orang tua yang bertanggung jawab dan bisa memberikan makan yang cukup untuk anak cucunya.

Kali ini sebenarnya ada cerita yang ingin saya tuliskan. Judulnya Penasihat Cinta atau Sang Penasihat. Judul Penasihat Cinta terdengar terlalu sederhana. Namun Sang Penasihat malah terdengar seperti beberapa judul film yang sudah ada di layar lebar. Jangan-jangan ada yang mengira ini malah novel Islami atau bertema kerajaan.

 follow me on instagram @carolinaabarbosa_ | via Tumblr

Ada rencana juga untuk membagikannya di blog ini. Melihat bagaimana respon pembaca. Tapi kalau sudah banyak yang suka mau tidak mau saya akan menyelesaikannya hingga tuntas di blog.

Bagaimana? Ada yang setuju dengan Sang Penasihat atau Penasihat Cinta saja? 

Sumber gambar: Weheartit.com
Share:
Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes