Langsung ke konten utama

Almost July


Hari ini sudah hari terakhir di bulan Juni. Padahal rasanya kemarin baru saja memulai proyek untuk membuat postingan jumlahnya sesuai dengan urutan bulan. Bulan Juni hampir saja ada hari yang keteteran dan tak diisi dengan tulisan sebanyak 6 artikel. Tapi kemudian esok harinya saya langsung memecut diri sendiri untuk membayar hutang postingan tersebut dan membuat tak ada hari di bulan Juni yang tak diisi dengan 6 postingan dalam sehari.

 ;p | via Facebook

Walaupun harus saya akui bahwa ada insiden yang menyebabkan ada tulisan yang saya hapus lalu ada juga yang masuk kotak draft. Kita tidak akan membicarakan soal preman-preman yang menjebak saya menggunakan nama perusahaan layanan internet yang sekarang saya gunakan.


Besok, satu Juli artinya saya akan menulis 7 postingan dalam sehari. Hari yang berat? Saya rasa tidak juga. Saya pasti bisa selama saya memiliki jaringan internet yang memadai seperti yang saya gunakan sekarang. Apalagi masih banyak kontes blog di luar sana yang menanti untuk dikerjakan. Bulan baru tandanya akan ada job review baru pula yang akan saya dapatkan.

 đź‘™Health And Fitness | via Tumblr

Kadang rezeki memang selalu datang dari arah yang tak terduga-duga. Ada-ada saja yang mengejutkan di luar sana. Sepertinya mulai besok saya harus memperhitungkan untuk menampilkan jumlah postingan yang akan muncul di halaman depan. Sebab kotak tanggalnya akan sedikit mengganggu saat bertabrakan dengan postingan dari tanggal yang berbeda.

 the original girl's bucket list | via Tumblr

Tujuh postingan artinya kebebasan untuk menulis semakin terbuka lebar lagi. Sebab ketika seorang teman mengatakan pada saya bahwa satu tulisan sudah lebih dari cukup untuk ditampilkan setiap harinya, saya merasa ada beberapa bagian dari diri saya yang merasa terkungkung. Sekarang tidak lagi. Saya bebas menulis sebanyak apa pun postingan yang saya mau. Bahkan saya menambahnya menjadi lebih banyak.

 Tumblr | via Tumblr


Mohon doanya untuk bulan Juli ya? Semoga saya bisa menyelesaikannya hingga tujuh postingan setiap hari.

Gambar: WeHeartit.com

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma