Srikandi Blogger 2013: Angkat Papan Ketikmu!



Srikandi Blogger 2013, beberapa hari terakhir ini mungkin ada di antara teman-teman yang menemukan tagarnya di twitter (#SrikandiBlogger2013) atau banyak yang update status karena terpilih menjadi 50 Nominasi Srikandi Blogger 2013. Banyak pula yang mengganti cover twitter dan facebooknya dengan cover seperti di bawah ini.


Pertama kali mendengar kalimat 'Srikandi Blogger' yang terbayang di dalam kepala saya adalah seorang perempuan yang berjuang. Tampilannya mungkin anggun dan cantik seperti Ibu Kartini. Tapi senjatanya tajam hingga menusuk ke ulu hati. Tentu saja kita semua blogger perempuan adalah srikandi. Ada sesuatu yang kita perjuangkan.

KEB

Senjata kita adalah 'pena' yang kita gunakan untuk menulis. Papan ketik kita adalah senjata yang bisa kita gunakan untuk mencapai apa yang kita perjuangkan. Mungkin ada di antara kita yang memperjuangkan hal-hal yang sederhana. Mungkin ada pula di antara kita yang memperjuangkan hal yang besar. Tapi besar-kecilnya hal yang kita perjuangkan bukanlah hal yang besar. Paling penting adalah kita berjuang hingga tanda baca terakhir yang bisa kita torehkan. Entah itu berupa titik, tanda seru, atau tanda tanya.

Cara kita berjuang juga pasti memiliki perbedaan. Ada yang hanya dengan membuat tulisan. Ada yang menampilkan gambar atau foto. Ada pula yang berjuang dengan menunjukkan video-video. Bahkan pasti ada juga yang menggunakan semuanya untuk mencapai hal yang dia perjuangkan tersebut.

SrikandiBlogger 2013 ini adalah sesuatu hal yang sangat baik menurut saya untuk diadakan. Setiap orang pasti senang jika ada yang mengakui eksistensinya dengan cara tertentu. Menyemangati perjuangan yang sedang dia lakukan. Pengorbanan di balik setiap tulisan dapat kita bayangkan yang dilakukan oleh perempuan-perempuan yang berjuang dengan papan ketiknya. Ada yang menyisihkan waktu bersama keluarga. Ada pula yang merelakan dirinya tidak menikmati waktu bersantai. Kemudian memutuskan untuk menyalakan komputer atau netbooknya dan menuliskan sesuatu.
Gambar dari sini
Setiap perjuangan akan memberikan dampak baik kecil maupun besar. Tentu saja bukan bentuk besar kecilnya yang ingin kita cari saat berjuang dengan blog kita. Kita ingin ada perubahan yang dapat kita berikan dengan tulisan, foto, atau video di blog kita. Pernahkah terpikirkan oleh kita bahwa apa yang kita berikan di blog memberikan dampak tertentu pada sebagian orang?

Harapan saya Srikandi Blogger ini tidak hanya ada ditahun 2013 tetapi di tahun-tahun selanjutnya. Sehingga akan bermunculan semakin banyak Srikandi Blogger lainnya. Kita semua seperti sebatang lidi yang rapuh jika berdiri sendiri. Tetapi jika kita bersatu dan berada di dalam satu ikatan, kita adalah sapu lidi yang sulit untuk dipatahkan. Berjuang sendirian dan berjuang bersama-sama tentunya akan membawa perubahan yang berbeda. Saat sendirian dan jatuh tak ada yang akan mengulurkan tangan untuk kita berdiri kembali, berpijak pada kaki kita lagi. Namun saat kita bergandengan tangan kita tak akan takut jatuh dan menghadapi halangan yang ada di depan.

Impian yang selama ini selalu ada dalam kepala saya adalah akan ada satu hari di mana, semua Srikandi Blogger dari seluruh Indonesia (lebih jauh lebih seluruh dunia) bisa berada di satu tempat di waktu yang sama. Kopi darat akbar. Selama di Pontianak ini, sebagai blogger perempuan rasanya saya sendirian karena tak banyak perempuan yang aktif ngeblog yang bisa diajak berkumpul bersama. Belum lagi banyak perempuan yang tertarik ngeblog tetapi terbatas waktu dan pengetahuan. Kadang saya bertemu dengan banyak perempuan yang sepertinya berminat untuk ngeblog tetapi terbentur pada kebingungan untuk melakukannya. Impian saya yang lainnya adalah membentuk komunitas Emak2Blogger Pontianak. Sehingga suatu hari nanti, blogger perempuan yang aktif ngeblog di Pontianak semakin ramai.

Langkah ke depannya saya rasa Emak2Blogger harus mengadakan kopi darat keliling tiap Indonesia. Setidaknya setahun sekali sehingga emak-emak blogger yang lain seperti yang di Kalimantan bisa bertemu muka dengan emak-emak blogger dari luar Kalimantan.

Seandainya saya terpilih menjadi Srikandi Blogger 2013? Paling pertama saya akan sangat senang tentunya. Siapa yang tidak akan senang mendapat apresiasi dari banyak orang setelah sekian lama dia 'berjuang' dengan papan ketiknya. Paling penting sebenarnya yang selalu saja perjuangan sejak dulu hingga sekarang, baik menjadi Srikandi Blogger atau tidak adalah memberikan semangat buat orang lain agar mau menulis. Agar mau mengangkat 'senjata' (papan ketik)-nya untuk membuat perubahan di dunia ini.

Gambar dari sini
Kita tidak bisa menunggu perubahan itu terjadi dengan sendirinya atau dilakukan oleh orang lain. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membuat perubahan itu. Kita tidak sendirian, ada Srikandi Blogger yang lain yang melakukan hal yang sama. Ibaratkan gelombang, sendirian kita memang sangat kecil, tapi jika bersama-sama kita akan menjadi tsunami yang akan menyapu semua yang ada di depan kita. Selama kita percaya. Kita pasti bisa.

Perjuangan kita jauh lebih ringan dibandingkan di masa lalu. Kita tak perlu mengangkat senjata yang sebenarnya untuk menghancurkan musuh. Cukup dengan 26 aksara dan beberapa tanda baca, kita sudah mengangkat senjata, memasang tameng, dan siap menghadapi musuh yang ada di depan, belakang, kiri, dan kanan.

SrikandiBlogger 2013 adalah awal untuk kita menemukan jati diri kita yang sebenarnya. Mengenali diri kita lebih dekat dan lebih dalam. Srikandi Blogger bisa disebut super hero. Apakah ada di antara emak-emak yang percaya dengan super hero? Mungkin tak semua orang menyadari bahwa di dalam dirinya, jauh di bagian paling dalam, kita adalah superhero untuk diri kita sendiri.

Galilah bagian superhero tersebut dan jadilah Srikandi Blogger 2013.
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes