Let's Talk About Pontianak (12): Resep Bubur Pedas a.k.a Bubor Paddas


Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua.


Sudah banyak yang meminta saya menuliskan resep bubur pedas alias bubor paddas di sini. Nah karena saya sendiri biasanya membuatnya beramai-ramai saya tidak hapal dengan resep yang asli. Bisa aja sih saya buka mesin pencari dan menemukan resepnya di blog orang. Tapi bagaimana jika resep tersebut bukan resep yang benar-benar sesuai dengan yang digunakan banyak orang Kalimantan Barat?


Jika teman-teman membaca postingan Batik Tidayu saya kemarin pasti tahu saya mendatangi Gedung Griya Kerajinan Dekrasnasda Prov. Kalimantan Barat di Jalan Ahmad Yani Komp. Museum, Pontianak. Sebenarnya kemarin saya tidak hanya membeli Batik Tidayu yang rencananya akan saya kenakan di Gala Dinner ASEAN Blogger Festival 2013 di Solo. Saya juga membeli sebuah buku resep masakan daerah Kalimantan Barat yang ukurannya sebesar skripsi dan tebalnya seperti rancangan skripsi saya.


Sebelumnya buat teman-teman yang belum tahu bubor paddas itu apa bisa baca selengkapnya di sini.

Sengaja membeli buku resep ini untuk menyamakan resep yang saya tahu dengan yang dituliskan oleh Tim Penggerak PKK Kalimantan Barat. Selain itu saya juga tak ingin resep yang ada di buku ini menghilang dari muka bumi. Jadi saya akan menuliskannya di blog ini sehingga resep-resep ini terjaga sepanjang masa. Sepanjang blog ini masih ada.

Buat teman-teman yang ingin mengutip resep bubor paddas ini silakan diambil. Mau dicatat di blog (jangan lupa cantumkan sumber dan tidak diperkenankan mengopas keseluruhan tulisan, hanya resep ya, RESEP) atau mau tulis di buku catatan resep di rumah juga boleh.

Ini dia resepnya.
  • 1 kg beras
  • 2 butir kelapa diparut
  • 2 sendok makan lada hitam
  • 2 sendok makan ketumbar
  • 1 ons terasi (belacan)
  • 5 siung bawang putih
  • 10 siung bawang merah
  • 2 ons kacang tanah
  • 2 ons udang/daging sapi
  • lengkuas
  • 1 ons jamur kuping
  • 1 kg kecambah
  • pakis secukupnya
  • 2 ikat daun katuk (daun cangkok manis)
  • 2 ikat rebung
  • ubi rambat secukupnya
  • kacang panjang secukupnya
  • serai/sereh
  • daun kunyit secukupnya
  • daun kesum secukupnya
daun kesum klik di sini

Sekarang ke cara membuatnya.
  1. Beras disangrai dengan api sedang atau kecil, setelah agak kuning masukkan kelapa parut + merica + ketumbar, kemudian haluskan dengan cara ditumbuk atau diblender.
  2. Semua bumbu yang tersisa yang tidak disangrai dihaluskan kemudian ditumis, kecuali serai + lengkuas dimemarkan. Daun kunyit dan daun kesum dirajang halus.
  3. Kacang tanah + daging/udang direbus dalam air sampai matang. Air yang digunakan agak banyak.
  4. Setelah itu masukkan bumbu yang tadi sudah dihaluskan dan ditumis.
  5. Apabila sudah mendidih, masukkan bumbu yang pertama, bumbu beras yang disangrai bersama beberapa bumbu lainnya yang telah dihaluskan.
  6. Kemudian masukkan sayuran ubi, rebung, kacang panjang, jamur, dan sayuran lainnya.
  7. Hidangkan dengan tambahan bawang merah goreng, kacang tanah goreng, teri, dan air cabai + kecap.

Apakah sayurannya sudah ditetapkan demikian? Bagaimana jika ingin menambah sayuran yang lain? Sebenarnya sayuran inti dari bubur pedas adalah pakis, jika ada yang ingin menambahkan wortel, kentang, jagung, dan yang lainnya tidak menjadi masalah. Makin banyak jenis sayurannya makin 'paddas'-lah bubornya. Bumbu adalah kunci utama untuk membuat bubor paddas. Lalu daun kesum dan kunyit juga adalah hal yang membedakannya dengan bubur yang mirip dengan bubor paddas ini.


Daun kesum dan daun kunyit memberikan aroma khas bubor paddas khas Kalimantan Barat ini. Sudah catat resepnya? Selamat mencoba.
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes