Langsung ke konten utama

7 Alasan Belanja di Laku.com

Sudah dua kali saya berbelanja di toko online Laku.com dan selalu puas dengan apa yang saya dapatkan di sana. Bagaimana tidak? Semuanya benar-benar memanjakan konsumen yang berbelanja. Selama ini tak ada toko online yang sangat memuaskan seperti laku.com. Berikut 7 alasan saya memilih toko online laku.com sebagai tempat berbelanja, terutama fashion.

  1. Pelayanannya ramah
    Setiap saya bertanya sesuatu menggunakan layanan yang disediakan. Paling sering menggunakan e-mail dan pesan singkat. Dua-duanya ditanggapi dengan ramah dan sangat cepat. Padahal biasanya saya rela bersabar berjam-jam menunggu balasan dari customer service toko online.


  2. Cara belanja mudah
    Untuk berbelanja di Laku.com juga sangat mudah. Sudah ada keranjang belanja, pilihan pembayaran, dan pilihan jalur pengiriman. Tinggal bikin akun sebelum berbelanja.

  3. Pengiriman cepat dan rapi
    Biasanya setelah order dan pembayaran selesai barang langsung dikirim. Saya order tanggal 18 barang sudah sampai tanggal 20. Cepat kan? Paketnya juga dibungkus dengan rapi sekali. Ada segel Laku.com di luarnya sehingga paket kita terjaga isinya. Jadi kalo segel rusak dan setelah dicek barang ada yang hilang kita bisa langsung komplain ke pihak ekspedisi.

  4. Proses pembayaran mudah dan cepat
    Dua kali belanja proses pembayarannya sangat mudah dan cepat. Setelah konfirmasi ke customer service tidak lama pembayaran statusnya sudah terproses di akun Laku.com.

  5. Buka hingga tengah malam.
    Coba deh lihat jam berapa Laku.com tutup? Ada beberapa hari mereka melayani hingga tengah malam. Bahkan kemarin saya sempat dilayani setelah pukul 12 malam lewat beberapa menit. Menyenangkan rasanya mengetahui masih ada yang bangun dan menunggu pelanggan selesai berbelanja.

  6. Barang yang dijual up to date
    Saya suka bingung kalo sudah berhadapan dengan pilihan pakaian yang ada di sana. Kalau tidak mengingat kantong sih sudah diborong semua yang diinginkan. Model yang ditawarkan juga up to date. Beberapa kali saya mengungah foto ke facebook dengan mengenakan pakaian dari Laku.com pasti deh banyak yang tanya belinya di mana. Soalnya desainnya tidak pasaran dan modelnya itu mengikuti perkembangan zaman.

  7. Ada hadiah
    Ini bonus yang tak pernah saya sangka. Dua kali belanja, dua kali pula dapat gantungan kunci owl yang berwarna oranye dan tempat kosmetik yang lucu.

Pengen ngebuktiin kalo Laku.com emang top banget? Buruan deh rasakan sensasinya belanja di sana. Mau bikin toko online? Gampang. Unduh katalog mereka dan mulai deh nawarin dagangan secara online dan offline. Jangan takut gambar-gambar dagangan kita ada tanda dari Laku.com, setiap foto yang dipajang di sana tidak ada tulisan Laku.com kok, jadi kita bisa pasang harga yang kita mau untuk mendapatkan keuntungan dari menjual barang-barang yang kita beli dari Laku.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan