31 Desember 2013

Menengok Setahun Ke Belakang

Sebelum bersuka cita karena diberikan usia yang panjang dan bertemu dengan tahun selanjutnya mendingan kita menengok ke belakang. Memang sebentar lagi tahun 2013 hanya tinggal kenangan. Namun bukan berarti tak ada pembelajaran di dalamnya. Barangkali banyak kesalahan yang telah kita lakukan selama setahun dan jangan sampai tahun berikutnya kita ulang kembali. Melihat pula barang yang telah kita beli dan tak terpakai selama setahun. Itu tandanya tahun berikutnya tak boleh lagi menumpuk belanjaan. Ada juga banyak barang tak terpakai yang sebaiknya disedekahkan. Masih banyak lain yang bisa kita tengok ke belakang. Kita jadikan pembelajaran. Semoga tahun berikutnya kita bisa menjadi individu yang lebih baik lagi. Amien.

Cop In Tokyo

Akhirnya punya pilihan komik baru walaupun bukan baru terbit melainkan bahan sewaan baru yang bisa saya nikmati. Judulnya 'Cop In Tokyo'. Hanya sewa dua buku takutnya nggak cocok. Eh saat membacanya langsung suka. Ceritanya rasanya memiliki warna dengan Great Teacher Onizuka. Walaupun Great Teacher Onizuka saya tidak membaca komiknya melainkan menonton film yang dibuat berdasarkan komik tersebut. Tapi tokoh di dalam komik Cop In Tokyo serupa dengan Onizuka di dalam Great Teacher Onizuka. Bedanya hanya satu guru dan satunya polisi. Nanti kalau sudah banyak yang saya baca saya cerita deh isinya.

Mie Ayam Mamang Slamet

Mie ayam ini bisa ditemukan di depan Telkom Tebas. Selain mie ayam ada juga bakso. Rasanya enak dan yang menarik dari mie ayam ini adalah mentimun yang dijadikan acar dan dipotong-potong dan ditaroh di atas mie ayam. Sambil menunggu bus yang menjemput untuk pulang ke Pontianak kami menikmati bakso dan mie ayam di sini. Tempatnya enak dan penjualnya ramah.

Sate Jalan Sumatera

Baru pernah singgah ke warung sate di Jalan M. Sohor atau Jalan Sumatera. Selama ini hanya lewat saja. Padahal jaraknya tak seberapa jauh dari tempat tinggal sebelumnya. Ternyata satenya enak sekali. Tidak kecewa singgah ke sini dan makan siang bersama suami.

Lontong Kuah Kacang dan Ayam Goreng Mertua

Sebenarnya setiap malam tahun baru tak ada yang istimewa. Mengingat saya memang sudah bertahun-tahun hidup sendirian di Pontianak. Apalagi saya bukanlah seperti orang kebanyakan yang rela mendatangi tempat wisata hanya untuk merayakan tahun baru. Apalagi ini hanya tahun baru masehi. Malam tahun baru kali ini pun saya lebih memilih mencuri waktu untuk mengisi postingan di blog. Bahkan saya membawa serta komik yang bisa dibaca.

Malam tahun baru kali ini dirayakan di rumah mertua yang sudah memasak makanan istimewa. Lontong kuah kacang dan ayam goreng. Rasanya ini adalah menu penutup tahun terenak yang pernah saya makan.

PDAM Pontianak oh PDAM Pontianak

Sejak jaman kuliah dulu membayar tagihan air adalah tugas bersama. Paling sering memperhatikan jumlah pemakaian memang saya sehingga dari kebiasaan tersebut saya bisa menarik rata-rata pemakaian satu orang setiap bulannya sekitar 3.000liter air. Seboros-borosnya pemakaian 4.000-5.000liter alias 4-5kubik. Pemakaian 5kubik sudah termasuk sangat boros.

Nah semenjak tinggal di rumah suami lebih dari dua bulan lalu pemakaian air kami memang normalnya 10kubik/bulan. Anehnya sudah dua bulan ini kami harus membayar pemakaian hingga 28kubik/bulannya. Padahal kadang-kadang saja ada famili yang datang.

Suami curiga dan memeriksa angka yang ada di meteran dan menemukan angka yang tak sesuai dengan yang tertera di kuitansi pembayaran. Ternyata selisih 8kubik. Jadi kami harus membayar 8kubik lebih banyak dari pemakaian seharusnya. Saat PDAM Pontianak didatangi ternyata alasan mereka karena mereka belum punya tukang catat meteran yang baru.

Tidak ada penggantian karena kesalahan mereka. Memang 8kubik itu tak seberapa nilai uangnya. Namun apakah begini wajah PDAM Pontianak? Seberapa banyak orang di luar sana yang mengalami hal yang sama bertahun-tahun dan tak menyadarinya karena tak mengecek meteran seperti suami saya?

Diare oh Diare

Hari ini sejak pagi tadi bahkan sebenarnya sejak kemarin hanya berbaring di ranjang. Sesekali bangun dan menuju WC untuk buang air. Sudah sejak Sabtu sebenarnya diare ini saya derita. Tapi Sabtu dan Minggu hanya buang air 2-3x sehari yang saya anggap masih normal. Saya anggap ini proses pembersihan usus dari sisa makanan yang terlambat dikeluarkan.

Hingga akhirnya Senin kemarin saya benar-benar tak berdaya. Bahkan tak mampu menyelesaikan siaran yang seharusnya saya isi selama 4jam. Saya sudah terlalu lelah dan kehabisan tenaga. Turun naik tangga buat mengejar ke WC dan buang air sampai rasanya tak ada lagi yang bisa saya keluarkan.

Inilah yang saya paling tak inginkan. Siapa pun tak ingin sakit. Apalagi sakit diare. Tambah lagi saya masuk angin hingga saya pun muntah-muntah. Berharapnya sih muntah-muntahnya karena ngidam. Tapi sepertinya bukan. Ini memang masuk angin biasa.

Semuanya berawal dari Jumat kemarin. Saya siaran sebenarnya hari Minggu, Senin, dan Selasa. Sehingga saya bisa memanfaatkan Rabu - Jumat untuk menyiapkan makanan di rumah. Namun karena ada teman yang ingin ganti jadwal, saya yang memang sejak Kamis sudah kelelahan dengan banyak aktivitas di rumah mau tak mau semakin kelelahan.

Karena lelah dan tak ada makanan di rumah yang siap dimasak seperti biasanya saya jadi masak mie instant. Memang saya kadang suka mules kalau makan mie tanpa nasi. Tapi tak berlangsung lama dan hanya satu hari itu saja. Pertahanan tubuh tak lagi cukup untuk berada di posisi sehat hingga akhirnya diare tak kunjung berhenti.

Dari kemarin saya minum madu dan rasanya memang jauh lebih baik. Sekarang diarenya sudah berhenti walaupun tubuh masih lemah dan hanya bisa ngeblog dari ponsel.

Pengen Inner Ninja Antem Pet


Honeylizious.com – Googling dengan kata kunci 'inner topi', sebenarnya dari banyak inner kerudung yang pernah saya pake saya paling suka yang ada 'topi'nya. Kesannya lebih rapih. Meskipun kebanyakan hijabers sekarang menggunakan inner bandana atau yang antem biasa yang nempel ke wajah saya masih suka sekali dengan inner yang ada topinya begini. Ternyata sudah lama sekali saya tak menggunakan inner seperti ini. Semenjak mengoleksi jilbab pashmina malah inner yang ada topinya menghilang entah kemana. Apalagi pindahan rumah beberapa kali.

Kebanyakan inner yang saya miliki yang model bandana itu. Jadi pengen bagian depannya tidak nempel di kening agak susah. Selalunya menempel dan memang saya merasa sendiri wajah yang membulat seperti milik saya jauh lebih cocok menggunakan dalaman kerudung yang ada topinya. Ternyata pas dicari menggunakan Google ternyata ada namanya, inner pet atau ada yang lain juga yang antem pet.


Harganya juga ternyata murah dengan bahan tidak tmbus pandang jadi mudah dikenakan. Rencananya mau beli banyak. Sekalian buat dikasih ke ibu saya di kampung. Lumayan bisa mengajari ibu sendiri menggunakan jilbab pashmina dan lebih rapi. Juga wajahnya yang bulat akan sangat cocok dengan dalaman seperti ini. Sudah mengirimkan pesan singkat untuk memesan ini melalui sebuah iklan yang saya temukan di internet tapi belum juga ada balasan. Kemungkinan sih liburan akhir tahun ya? Kita tunggu saja dan nantikan foto saya mengenakan jilbab dengan inner antem pet ini.

Bukankah Pontianak Punya Meriam Karbit?


Honeylizious.com – Bagaimana kalau mulai tahun ini kita merayakan tahun baru dengan dentuman meriam karbit saja? Selain melestarikan kebudayaan yang kita miliki tentunya ini tidak seperti petasan dan kembang api. Kekayaan budaya negeri kita jangan sampai kita lupakan. Walaupun saya tahu hingga hari ini meriam karbit masih menjadi andalan saat bulan puasa dan lebaran.

Meriam-meriam raksasa yang berada di pinggir sungai dan meledak bersahut-sahutan. Membuat suasana lebih terasa mau lebarannya. Walaupun sebenarnya saya lebih suka berada di rumah dan jauh dari letusan meriam karbit ini. Suaranya terlalu nyaring dan menakutkan bagi saya. Tak tahan untuk berada terlalu dekat apalagi terlalu lama.

Tapi dibandingkan menggunakan kembang api dan petasan yang tentunya harganya mahal. Bukannya lebih seru menggunakan meriam karbit? Apalagi dengan menyediakan meriam karbit komersil yang bisa digunakan oleh pengunjung yang ingin ikut mencoba membakarnya bisa membuat pemilik meriam karbit mendapatkan penghasilan tambahan.


Ini hanya saran sih. Tak tahu apakah nanti akan ada yang membacanya di blog ini. Hehehe...

Tahun Baru Tanpa Petasan dan Kembang Api


Honeylizious.com – Saya yakin larangan penggunaan kembang api dan petasan sudah ada sejak lama. Sudah banyak pula musibah yang terjadi gara-gara dua benda ini. Tapi yang aneh adalah orang yang melanggar itu tak jarang juga pejabat pemerintah. Seperti di Pontianak beberapa waktu lalu. Saya tidak protes soal perayaan hari besar. Saya hanya protes perayaan hari besar yang menggunakan petasan dan kembang api. Apa pun perayaannya.

Mengapa harus menggunakan kembang api dan petasan? Selain mubazir uangnya. Bukankah itu juga berbahaya? Bagaimana kalau ada tempat yang terbakar gara-gara petasan dan kembang api tersebut? Apalagi dibakarnya di dekat jalan raya. Itu juga tak kalah berbahaya. Pernah terbayangkan jika kembang apinya meledak mengenai orang-orang yang sedang berkendara?

Bagaimana kalau mulai tahun ini kita merayakan tahun baru tanpa kembang api dan petasan? Saya sendiri sebenarnya tak merasa ada yang berbeda dengan hari-hari lainnya. Sama saja hari pergantian tahun di dalam hidup saya. Saya juga tak merayakannya. Sebab selama ini saya lebih suka sendiri dan menulis di kamar jika memang ada waktu luang. Kalau memang pada akhirnya berada di tempat umum dan ikut menyaksikan perayaan tahun baru ya memang sudah risiko keluar di malam tahun baru bukan?


Apalagi tahun ini sudah punya keluarga besar di Pontianak yang membuat acara syukuran sederhana di rumah mertua. Ada lontong dan lauk-pauk di sana. Kalau makan-makan sih saya tak keberatan. Berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar itu tentu sangat menyenangkan. Apa pun momennya. Saya sendiri tidak akan membeli kembang api dan petasan karena saya pikir buat apa bakar-bakar uang bukan?

Game Anak Berbahaya


Honeylizious.com – Selama ini saya memang tidak jago main playstation sehingga tak benar-benar pernah memperhatikan dengan baik apa saja yang menjadi permainan di playstation tersebut. Apalagi di rumah memang tidak ada PS, baik PS1 atau PS2 apalagi PS3. Setelah menikah ternyata di rumah suami ada PS. Tapi sebelum adik bungsu saya liburan ke sini suami tak pernah menggunakannya. Dia sendiri memang cukup sibuk dan tak punya waktu untuk bermain PS. Apalagi saya sendiri tidak terlalu tertarik untuk main PS. Jadinya PS di rumah dianggurin.

Sampai akhirnya Fahd datang ke Pontianak untuk liburan dan satu-satunya permainan yang bisa dimainkannya di rumah ya hanya PS itu. Saya tidak menemani sewaktu mereka membeli gamenya di toko. Lalu ketika sudah berada di rumah Fahd mulai memainkan game yang sudah dibeli. Satu di antaranya adalah Mortal Combat.

Untuk pertama kalinya saya menyadari betapa berbahayanya game ini. Kesadisannya yang tak henti-henti membuat saya bergidik ngeri. Beberapa kali saya harus dibuat terkejut dengan cara membunuh di dalam game tersebut. Tentu saja pada akhirnya saya harus melarang Fahd memainkan game yang berbahaya tersebut dan memintanya menggantinya dengan game yang lebih masuk akal untuk anak-anak. Seperti balap sepeda atau balap mobil saja.

Game anak yang saya pikir adalah hal yang menghibur anak-anak ternyata jauh sekali dari hal tersebut. Saat melihat isinya yang hanya mengejar musuh lalu membunuhnya dengan sadis. Padahal rasanya dulu saat melihat PS di rumah teman waktu kecil, mereka mainnya Mario Bros. Memang sudah lama sekali itu. Namun saya masih berharap adik saya memainkan game yang seperti itu.


Bukan game anak yang berbahaya.

Banyak Ide Dalam Waktu Singkat


Honeylizious.com – Untuk mendapatkan banyak ide untuk tulisan di blog dalam waktu singkat sebenarnya bisa mudah bisa juga susah. Bergantung pada diri kita sendiri. Tetapi keterdesakan biasanya bisa membuat seseorang mendapatkan banyak ide dalam waktu singkat. Apalagi kalau misalnya dirinya memang membutuhkan banyak ide tersebut. Contohnya seperti membuat tantangan untuk diri sendiri.

Bisa saja kita membuat tantangan menulis di blog sendiri dalam jumlah yang banyak sehingga kita harus mendapatkan banyak ide untuk blog kita. Sebab kalau kita membuat jadwal atau tantangan setidaknya kita punya target, punya tujuan. Kalaupun pada akhirnya target kita tidak tercapai seutuhnya. Kalau sudah bisa tercapaui setengahnya bukankah itu sudah cukup baik?

Mengumpulkan banyak ide dalam waktu singkat hanya masalah di dalam kepala kita sendiri. Jika kita mau menggunakan kepala kita untuk menemukan ide tersebut. Saya yakin ide sebanyak apa pun bisa kita dapatkan. Banyak sekali hal-hal yang bisa kita tuliskan. Barangkali menurut sebagian orang sangat sederhana. Tetapi tak ada salahnya menuliskan hal-hal yang sederhana.


Katakanlah akan adayang mengatakan tulisan tersebut terkesan seperti curhat colongan. Tetapi apa memang ada yang salah dengan yang namanya curhat? Selama tidak melanggar hukum negara dan hukum agama. Saya rasa kita berhak menuliskan ide apa pun yang kita pikirkan.

30 Desember 2013

Malas Menyalakan PC

Seperti yang teman-teman ketahui, tapi barangkali juga ada yang belum tahu sama sekali. Saya menggunakan PC untuk ngeblog. Sebab selain PC lebih tahan banting, saya sudah ngerusak sekitar 4 laptop. Jadi ketika ingin beli perangkat buat ngeblog saya jadi tak ingin beli laptop lagi. Mendingan PC saja. Pikir saya seperti itu. Sebab PC perangkatnya kan terpisah-pisah tuh. Jadi kalau menulis terlalu cepat dan menekan tombol ketiknya terlalu cepat saya hanya akan merusak papan ketik saja. Bukan seluruh perangkatnya. Seperti yang terjadi pada laptop dan netbook yang saya gunakan sebelumnya.

Hari ini datang bulan lebih cepat dari bulan lalu. Jadinya konsentrasi saat siaran agak terpecah. Ngilunya paling terasa waktu siaran siang tadi. Jadinya ngeblognya saya putuskan menggunakan smartphone saja. Tak begitu depresi kalau hanya mengetik satu postingan.

Hari ini lumayan sibuk. Siaran empat jam. Kemudian mengambil dagangan dan mengirimkannya ke ekspedisi. Lalu mampir ke tempat teman di Uncle Food House. Di lain postingan akan saya ceritakan soal makanan di Uncle Food House ini. Itung-itung nambah postingan kuliner.

Senangnya sih hari ini siarannya dipuji. Kata Ibu Temi siaran saya jauh lebih bagus dibandingkan sebelum menikah dulu. Ternyata memang ada bedanya ya siaran sebelum dengan sesudah menikah. Tak terasa sudah mau masuk tahun ke-lima saya di Radio Volare. Begitu cepat waktu berlalu.

Saat melihat ke belakang mengingat kembali diri saya yang belasan tahun lalu mengumpulkan uang untuk membeli walkman. Karena saya ingin merekam suara saya di kaset. Lalu mendengarkannya kembali. Berpura-pura menjadi penyiar radio. Dulunya hanya angan-angan. Sekarang menjadi kenyataan yang saya jalani sampai hari ini.

Impian yang dulu rasanya tak mungkin sekarang malah menjadi rutinitas sehari-hari.

Hidup itu memang penuh misteri. Hanya gara-gara malas menyalakan komputer saya bisa bercerita seperti ini. Semoga saja apa yang saya tuliskan bermanfaat. Selamat beristirahat teman-teman. Sudah hampir tengah malam soalnya.

He Is The One



Agustus lalu, baru beberapa bulan berlalu. Tepatnya 28 Agustus 2013. Tak pernah terlintas sedikit pun akan menemukan sang tambatan hati. Dari WeChat kami berkenalan. Lalu tiga hari bertemu meyakinkan dirinya untuk melamar dan ternyata saya menerima begitu saja. Kalau ingat beberapa bulan, bahkan lebih dari setahun sebelumnya yang sudah lewat di belakang, jangankan mengenal, kami bahkan masih meyakini orang lain yang akhirnya akan menjadi jodoh kami.

Dia masih dengan perempuan yang lain yang akhirnya meninggalkannya. Saya sendiri? Masih dengan laki-laki yang sama yang saya tanya hampir setiap hari dengan pertanyaan paling membosankan sedunia, setidaknya untuknya. Kapan Bang kita akan menikah? Jawabannya hanya sebuah senyuman tipis yang tak bisa saya maknai dengan utuh. Apa sebenarnya yang dia inginkan dari hubungan seperti itu. Bertemu setiap hari. Makan siang dan malam di luar bersama. Bercerita tentang banyak hal dan sudah lebih dari setahun tak ada jawaban mengenai kapan-Bang-kita-akan-menikah?

Perempuan tidak semuanya menggunakan perasaan. Saya tak terlalu menggunakan perasaan dalam berhubungan ketika saya sadari bahwa nikah itu ibadah. Ibadah. Pembuktian cinta kita kepada Allah. Kalau tak kunjung menjadi kenyataan dengan orang yang kita sayang tetapi muncul orang lain yang mau menjadikannya nyata, saya pikir langkah terbaik saya memang menerima. Banyak yang meragukan bahwa pernikahan kami akan baik-baik saja.


Bukankah memang tak akan ada sepasang manusia berlainan jenis yang akan benar-benar cocok di dunia ini? Seiring berjalannya waktu saya rasa saya bisa belajar untuk mengompromikan banyak hal dengan seseorang yang akan menikahi saya. Menikah dengan si kapan-bang-kita-akan-menikah atau dengan si hey-kita-kenal-lewat-wechat-dan-baru-tiga-hari-kenalan-di-dunia-nyata-menikah-yuk ujung-ujungnya pun saya tetap akan belajar untuk menyesuaikan dengan laki-laki yang menjadi imam saya tersebut. Sama saja kan? Bedanya ada satu yang lebih siap untuk nekad menikah dengan saya dan ada satu lagi yang terus-menerus hanya menyunggingkan senyuman di bibirnya.

Pertanyaan yang paling saya ingat hingga sekarang adalah kamu yakin mau menikah dengannnya?

Saya tetap menjawab yakin kok. Bahkan hingga hari ini, saya mensyukuri semua berkah yang ada di dalam pernikahan kami dan semua masalah dihadapi dengan kesabaran. Dia sangat sabar. Bukan PNS. Mencoba memahami setiap kebiasaan buruk saya. Selalu mau mencoba resep masakan yang saya coba. Dia yang setia menjadi sahabat saya akhirnya. Saya yakin Allah akan melancarkan semua urusan yang baik. Kalau memang dia bukan yang terbaik untuk saya, Allah lebih punya cara untuk menggagalkan pernikahan kami.

Walaupun berbekal uang seadanya. Tak dapat gedung. Hanya punya 6 minggu untuk mempersiapkan semuanya. Sekarang kami sudah sah secara hukum negara dan agama sebagai pasangan suami istri. Padahal saya kira saya tak akan menikah secepat ini. Memang, kalau Allah sudah berkehendak, pasti terwujud. Janji kami, untuk menjadi suami istri, bukan hanya janji kosong. Ada ijab dan kabul di sana sebagai perjanjian terkuat yang akan mengikat kami selamanya. Hingga maut memisahkan.

Buat siapa pun di luar sana yang belum menemukan tambatan hatinya. Percayalah, jodoh tak akan lari ke mana, pasti ketemu di KUA.


Suami Impian, Bukan PNS


Honeylizious.com – Sejak pertama mengharapkan seorang pendamping hidup saya selalu percaya dan yakin saya tidak menginginkan seorang PNS yang hadir sebagai jodoh saya. Jika memang Tuhan tahu yang saya butuhkan bukan seorang PNS tentu dia akan memberikannya. Ternyata sekarang saya memang menikah dengan seorang yang sama sekali bukan PNS.

Mendapatkan uang belanja harian seperti yang selama ini saya harapkan. Yap! Suami saya seorang pedagang yang bisa libur kapan saja dia mau. Sama seperti saya. Jadi saat kami ingin liburan ke mana pun kami dengan mudahnya mendapatkan waktu luang untuk itu. Walaupun itu tandanya, kami tak akan mendapatkan penghasilan jika tak berdagang.

Waktu pertama kali bertemu dengannya dan tahu dia bukan PNS saya senang bukan kepalang. Saya rasa memang dia calon suami yang sangat cocok buat saya. Berdagang sama-sama. Membuka usaha yang lebih besar berdua. Lalu menikmati hasilnya bersama keluarga. Susah dan senang dibagi rata. Jam kerjanya juga lebih fleksibel. Sama seperti jam kerja saya. Kecuali jam bersiaran seminggu tiga kali yang tak ada perubahan.

Paling menyenangkan suami selalu membantu saya di rumah. Jika dia mencuci saya yang menjemur bajunya. Kalau dia mencuci piring saya bagian membersihkan piring dengan spon dan sabun. Beres-beres rumah saya bagian menyapu dan suami yang akan mengepelnya. Menyenangkan. Walaupun semuanya masih dikerjakan tanpa asisten rumah tangga, saya rasa semua bantuan yang diberikan suami sudah lebih dari cukup untuk meringankan beban saya.

Tak terbayangkan jika menikah dengan PNS yang kerja dari pagi sampai sore, Senin – Sabtu pula. Bisa-bisa saya kelelahan mengurus rumah dan bangun lebih pagi setiap hari. Suami impianku, bukan PNS. Bagaimana dengan suami impianmu?


:)

Malu dengan Diri Sendiri


Rasanya sudah tak mampu lagi mengatakan diri ini manusia biasa makanya melakukan kekhilafan. Memang manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Tapi apakah lantas saya harus terus berada di dalamnya? Setidaknya berusaha mencuci semua dosa yang sudah terlanjut menempel di diri ini. Beberapa waktu yang lalu saya tak sengaja menemukan sebuah tulisan yang sederhana, Cuma sudah lupa di blog yang mana. Di sana tertulis tentang 10 manusia yang tak diterima salatnya.

Menegakkan salat 5 waktu dengan khusyuk saja masih terus belajar.

Ternyata ada satu orang yang tak diterima salatnya jika dia tak menutup auratnya. Sudah belajar agama sejak duduk di bangku sekolah dasar dan sudah diajari bahwa yang bukan aurat perempuan hanya telapak tangan dan wajah. Selama ini saya memang tidak menggunakan kaus kaki kecuali saat kuliah. Itu pun kadang rok yang dikenakan suka melayang-layang saat naik motor sehingga betis ke mana-mana. Terlihat oleh banyak orang di jalanan. Wah berarti salat saya? Amalan saya?

Sekarang sudah mulai memeriksa lemari dan menyisihkan semua celana panjang. Sebab ternyata perempuan yang menutup aurat itu yang bentuk tubuhnya tak terlihat. Kalau pakai celana tentu saja tercetak nyata bentuk kaki dan pantatnya. Apalagi yang saya miliki adalah celana jeans. Sayang sekali untuk membuang celana yang masih bagus tersebut. Makanya saya berpikir untuk mengubahnya menjadi rok yang dibuat dengan mesin jahit mungil di rumah. Masih terus belajar memperbaiki diri namun semoga saja Allah mengizinkan saya mengubah diri menjadi seseorang yang lebih baik dari kemarin.


Saya pikir menutup aurat ya sekadar tertutup saja. Jilbab juga dulunya tipis dan tak terulur ke dada dan belakang. Padahal fungsinya di depan untuk menutupi bentuk payudara dan di belakang untuk menutupi tali bra. Syukur-syukur suatu hari nanti saya bisa mendapatkan hijab yang lebih lebar dan menutupkan bagian pantat. Jadi malu sekali dengan diri sendiri ini. Rasanya sedemikian hina selama ini bahkan sekarang pun rasanya masih banyak yang harus diperbaiki untuk menjadi seseorang yang lebih beruntung ke depannya. Beruntung di dunia dan akhirat.

TabunganKu BCA


Saya sudah lama sebenarnya punya rekening BCA reguler. Lebih familiar dengan sebutan Tahapan BCA. Waktu itu memang karena saya membutuhkan rekening BCA untuk transaksi. Masa' pedagang hanya punya satu rekening kan? Kurang lucu sekali rasanya. Tetapi ternyata saya akhirnya meminta suami untuk membuat satu rekening lagi di BCA. Kali ini rekening yang lebih hemat. Tanpa potongan bulanan dan tetap merupakan rekening BCA. Itu sih yang terpenting. Setoran awal cukup 20.000 saja. Setoran selanjutnya 10.000 minimal dan saldo minimal yang tersisa 20.000 di rekening tersebut.

Namanya TabunganKu. Buku tabungan dan ATM-nya berbeda dengan Tahapan BCA. Warna putih dengan motif kuning. Seperti batik. Lucu warnanya. Saya suka. Tapi sayangnya rekening ini bukan untuk transaksi saya. Melainkan saya buat untuk mertua saya. Jadi kalau suami ingin memberikan uang pada ibunya tak perlu lagi repot menggunakan uang tunai. Bisa langsung transfer setiap awal bulan. Mau digunakan atau tidak tak jadi masalah.

Rekening TabunganKu ini ATM-nya hanya bisa digunakan 4 kali secara gratis di mesin ATM BCA setiap bulannya. Jika lebih akan ada biaya transaksi sebesar 2.500. ATM-nya juga tak bisa digunakan sebagai kartu debet untuk berbelanja dan tak bisa pula digunakan di mesin ATM lain. Banyak memang kekurangannya. Tapi kelebihannya yang tak ada potongan setiap bulan yang membuat saya tertarik untuk membuatkannya sebagai pegangan ibu mertua. Kapan dia perlu uang dia tinggal tarik saja di ATM. Tak perlu lagi menunggu suami datang mengantarkan uang bulanan ibu mertua.


Apalagi mengingat ibu mertua sudah lama menjanda dan tak punya anak laki-laki lain kecuali suami saya. Tanggung jawab penuh suami soal penghidupan ibu mertua saya ini bukan?

Sayur Sop Jamur Hitam


Saya selalu suka dengan jamur. Dulu Uwan (nenek) sering meminta saya mengambil jamur yang tumbuh di kayu-kayu lembab di samping rumah. Warnanya putih susu dan saya selalu membayangkan rasa jamur yang Uwan masak dengan potongan cabai itu. Rasanya sedap sekali. Sayang suami bukan pecinta jamur sehingga dia tak terlalu tertarik untuk meminta saya memasak sayuran jamur di rumah. Tapi tetap saja saya tergoda untuk membeli jamur. Kali ini yang saya beli jamur hitam yang kering.

Jamur kering seperti ini bisa disimpan di rumah lebih lama dibandingkan jamur yang masih basah dan harus segera dimasak. Di dalam kulkas saya menemukan beberapa sayuran lain yang bisa dijadikan teman jamur hitam ini. Saya memasaknya menjadi sop. Sop jamur hitam dengan kentang dan brokoli. Kentang saya potong dadu dan brokoli saya potong sesuai selera saya saja. Jamur dan kentang saya rebus lebih lama sebelum memasukkan brokoli. Supaya kentang dan jamurnya benar-benar masak. Brokolinya juga tetap garing.

Untuk bumbunya saya menyiapkan potongan bawang merah, bawang putih yang saya tumis hingga kecoklatan. Sambil merebus saya memasukkan seujung sendok lada putih. Setelah diberi bumbu jamur yang mengandung garam, saya memasukkan bawang goreng beserta sedikit minyaknya. Diaduk merata lalu diangkat setelah mendidih. Tak ada kaldu ayam yang saya gunakan untuk sayuran sop ini. Tapi ternyata tetap enak dan semua tamu yang datang ke rumah menyukainya. Ini masakan yang sangat sederhana dan saya yakin banyak ibu rumah tangga pemula seperti saya yang bisa menyediakannya. Ini bahkan lebih mudah dari membuat telur sambal yang saya hadirkan sebelumnya. Ini bahkan lebih mudah dari membuat telur sambal yang saya hadirkan sebelumnya.

Selamat mencoba.


Mereka yang Berulang Tahun Hari Ini



Honeylizious.com – Selama ini hanya satu orang yang saya kenal lahir tanggal 30 Desember. Namanya dapat dipastikan adalah Desi. Namun berbeda dengan Desi lainnya. Desi yang ulang tahun ini namanya Desilva Ridhailah. Jadi kebanyakan temannya memanggilnya 'Desilva'. Bukan Desi. Nama yang terlalu pasaran kedengarannya dengan panggilan Desi.

Hari ini adik perempuan saya satu-satunya itu berulang tahun yang ke-25. Usia yang sudah cukup matang dan sebenarnya usia yang kayaknya sudah pantas untuk menikah. Saya dulu juga resah saat belum menikah diusia yang sama. Namun karena memang adik saya terikat kontrak kerja yang tak membolehkannya menikah selama dua tahun, mau tidak mau dia hanya bisa menikah nanti tahun 2015 saat usianya sudah 27. Sama dengan saya :D

Satu orang lagi yang berulang tahun hari ini adalah Ganis. Sahabat yang saya kenal gara-gara siaran di Radio Volare dan twitter. Dia pendengar setia Radio Volare dan juga aktif ngetwit. Sekarang dia masih berstatus Listener of The Month Radio Volare sehingga bulan Desember ini sering sekali bertemu dengannya. Sebab selama satu bulan penuh dia berkesempatan untuk bersiaran dengan penyiar mana pun yang dia inginkan dan di program yang sesuai.


Buat mereka saya ingin mendoakan semoga panjang umur, sehat, sukses, bahagia dilimpahkan oleh Allah. Berharap apa yang mereka cita-citakan cepat tercapai dan selalu semangat untuk mengejar impiannya.

Telur Sambal


Saya sebenarnya tak pernah belajar memasak secara khusus dan ibu saya tak pernah mengajari saya secara khusus pula. Saya waktu kecil dulu sering membantu Uwan (nenek) saya memasak di rumah. Entah itu bagian menumbuk-numbuk atau memotong-motong sayuran. Dari banyak latihan memasak tersebut saya bisa menarik kesimpulan untuk cara membuat masakan yang seperti sekarang saya buat. Satu di antaranya telur sambal ini.

Telur sambal ini dibuat dengan cara yang sangat mudah. Apalagi jika teman-teman di rumah sudah punya cabai kering yang dihaluskan dan dibumbui. Ini cabai kering yang saya gunakan memang sudah dihaluskan dengan ditumbuk manual sebelumnya. Kemudian ditumis dan diberi terasi di dalamnya. Sehingga bisa digunakan untuk memasak makanan apa pun yang ingin dibumbui dengan sambal tersebut.

Paling sering sih saya gunakan untuk membuat nasi goreng kampung khas Uwan saya. Sambal ini memang resep turun-temurun keluarga dan banyak keluarga di Jawai yang punya resep serupa. Mereka menyebutnya 'sambal bajak'. Ada pula di beberapa tempat yang menyebutnya 'sambal bejek'.

Untuk membuat telur sambal saya hanya menumis potongan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay, setelah harum saya tambahkan sambal bajak yang sudah disiapkan sebelumnya. Ditambah segelas air. Kemudian telur diceplok satu-persatu ke dalam sambal yang sudah mendidih tersebut. Kasih sedikit garam dan gula sesuai selera. Jadi deh. Mudah bukan?


Saya sebenarnya tak pinter masak, ini hanya masakan sederhana yang bisa saya temukan di rumah Uwan saat kecil dulu. Selamat mencoba.

Mempersiapkan Pernikahan (1)


Baiklah karena akhirnya ada yang menanyakan tentang bagaimana persiapan menikah saya dan suami yang sudah lewat beberapa bulan yang lalu, saya akan menuliskannya melalui postingan ini. Persiapan pernikahan kami hanya membutuhkan waktu 6 minggu tentu saja ini waktu yang lumayan singkat. Mengingat 6 minggu itu hanya 42 hari. Persiapan sama sekali belum ada waktu itu. Sedikit mengingatkan buat teman-teman yang akan mempersiapkan pernikahan dalam waktu 6 minggu. Apalagi jika musim lebaran haji, jangan berharap untuk mendapatkan gedung yang bisa disewa. Jadi usahakan menyewa gedung itu yang dipesan beberapa bulan sebelumnya. Sebab banyak sekali orang yang memesan gedung untuk pernikahannya setahun sebelum pernikahan dilangsungkan.

Terkejut? Saya juga. Jadi ketika banyak gedung sudah penuh saya rasa tak perlu buang waktu untuk berburu gedung yang masih bisa digunakan untuk pesta pernikahan.

Persiapan pertama yang harus dilakukan oleh calon pengantin adalah administrasi. KUA adalah tempat pertama yang harus didatangi sebelum mempersiapkan pernikahan. Sebab kita tak mau kehilangan jadwal penghulu dan tak sempat ikut pembekalan untuk pengantin. Apalagi pengantin perempuan diwajibkan suntik imunisasi tetanus. Karena saya berasal dari kabupaten yang berbeda tentu saja saya harus membawa surat keterangan dari Kabupaten Sambas supaya bisa menikah di Pontianak. Mengikuti suami.


Surat pengantar dari KUA dan puskesmas saya bawa ke Pontianak sehingga saya bisa menikah dan imunisasi tetanus di Pontianak. Jadi kalau teman-teman memang akan menikah dengan orang yang berbeda kabupaten, pilih kabupaten yang akan dijadikan lokasi untuk pernikahan lalu persiapkan surat-menyurat dari kabupaten yang satunya untuk memenuhi persyaratan pernikahan tersebut. Tanpa surat pengantar teman-teman akan kesulitan untuk menikah di kabupaten atau kota yang berbeda karena KTP calon pengantin akan menunjukkan kabupaten domisili dirinya.

Putus Cinta Minum Madu Aja!


Madu, minuman yang selalu saya inginkan ada di rumah. Di dalam kulkas. Paling sering saya minum madu kalau sedang diare atau batuk-batuk. Madu banyak sekali manfaatnya. Saya juga pernah punya luka lecet di lutut yang sulit kering, eh pas dikasih madu ternyata lukanya cepat sekali kering. Terus kalau kehabisan masker buat wajah, madu juga bahan yang paling gampang digunakan sebagai penggantinya. Tinggal panasin terus oles ke muka. Selesai.

Masih banyak lagi manfaat madu bagi manusia. Istimewanya lagi madu adalah makanan tanpa pengawet yang paling awet di dunia. Sebab madu tak bisa membusuk. Hebat kan? Ciptaan Allah memang hebat-hebat.

Saya jadi kepikiran soal anak muda jaman sekarang yang pacaran sana-sini. Terluka oleh banyak lelaki. Bagaimana kalau mereka putus cinta obati sakit hati yang terluka dengan madu saja. Siapa tahu bisa cepat kering lukanya dan sembuh seketika. Apalagi madu kan rasanya enak dan menyehatkan. Tentu saja yang diminum harus madu yang asli. Supaya khasiatnya benar-benar bisa didapatkan.

Itu hanya pemikiran saya sih. Siapa tahu memang manjur dan membuat banyak orang yang tadinya galau karena cinta yang patah menjadi bersemangat kembali untuk menemukan cinta sejati yang lebih hakiki. Saya sudah menghabiskan hampir setengah botol madu di rumah karena diare tak kunjung berhenti. Ketika menuliskan ini saya sudah lumayan sehat walaupun diarenya masih berlangsung. Memang sedang musim diare sih di Pontianak sini. Kakak ipar saya aja ada yang lagi diare juga.


Putus cinta atau tidak, jika teman-teman sedang diare ada baiknya minum madu. Saya pernah baca tuh Rasulullah yang menyarankan diare diobati dengan madu. Memang nggak langsung berhenti buang air besarnya. Sebab buang air itu untuk mengeluarkan bakteri penyebab diare. Jika bakterinya sudah keluar semua diarenye berhenti kok. Jadi madu membantu tubuh kita mengeluarkan semua bakteri itu.

Menembus Jalan Tikus


Haloooo pecinta Honda Scoopy. Eh teman-teman, tentu saja ini sama sekali bukan postingan yang akan mengiklankan sepeda motor saya yang baru saya miliki beberapa bulan lalu dari LINE. Bukan sama sekali. Sebab saya tak membahas soal hondanya. Melainkan sepeda motor tersebut hingga hari ini masih juga belum ada platnya. Kece badai kan? Padahal sudah 6 bulan. Itu tandanya sepeda motornya selama 6 bulan pula ke mana-mana, keliling Pontianak, bahkan sudah keliling kampung saya tanpa plat.

Alhamdulillah hingga hari ini masih aman sentosa. Belum, kalau bisa jangan sampai, ditilang bapak polisi. Alasan platnya belum ada karena saya belum punya KTP Pontianak dan saya belum meminta lembaran faktur pajak yang baru dari Honda. Sebab di faktur lama tertera tulisan sepeda motor itu menggunakan nama saya dengan alamat lama di kampung. Itu artinya saya harus pergi ratusan kilo meter dari Pontianak hanya untuk membuat plat baru. Padahal pajak motor harus dibayar setiap tahun. Bagaimana ceritanya saya harus bolak-balik Pontianak-Sambas hanya untuk bayar pajak motor.

Walaupun saya ingat omongan seorang teman yang sudah almarhumah yang mengatakan saya lebih baik menggunakan barang yang pajaknya masuk kas Kabupaten Sambas. Demi pembangunan daerah katanya. Tapi kalau merugikan waktu dan tenaga saya sama juga bohong dong ya? Makanya hingga hari ini saya sedang menunggu KTP baru saya jadi. E-KTP tepatnya. Sebab sekarang saya menjadi warga Pontianak setelah menikah.

Cieeeee...


Untuk menghindari penilangan atau razia, saya atau suami akan melewati jalan yang memang tidak dimampiri sama polisi untuk razia. Jalan tikus tentunya. Untuk datang ke Radio Volare saya akan lewat Jalan Selayar, Jalan Karnasosial, kemudian menembus ke Gang Sederhana. Sampai deh di Radio Volare. Kalau mau masuk jalan besar biasanya kami menggunakan sepeda motor tanpa plat ini malam hari. Sudah tak ada razia lagi saat malam hari.

Ngapain Ngeblog?

Judul tulisan ini sebenarnya kalimat seorang teman. Kalimat pertanyaan lengkapnya adalah 'ngapain ngeblog nggak menghasilkan uang juga'. Waktu itu saya geram mendengarnya. Sebab saya sejak awal ngeblog bukan karena ingin dapat uang seperti kebanyakan blogger yang disebut mastah atau master oleh blogger lainnya. Saya ngeblog karena saya suka menulis.

Sesederhana itu. Saya suka. Habis perkara. Ini bukan soal uang. Bukankah setiap orang punya hobi di dunia ini. Untuk hobi kita biasanya rela menghabiskan uang, waktu, dan tenaga. Tak peduli hobi itu memberikan keuntungan atau tidak buat kita. Kita menyukainya. Makanya kita lakukan dan berkorban demi hobi tersebut.
Saya bertanya-tanya di dalam hati waktu itu. Apakah semuanya memang harus dinilai dengan uang? Kalau semuanya harus dinilai dengan uang dapat dipastikan tulisan di blog ini tak akan sampai pada angka ribuan. Sebab 90% postingan di sini tidak ada nilai uangnya. Hanya catatan kehidupan yang ingin saya tinggalkan kepada anak-cucu saya nantinya.

Ngapain ngeblog kalau nggak ada uangnya?

Saya suka menulis. Selain itu saya ingin punya kenangan. Suatu hari anak-cucu saya akan mengenang saya lewat semua tulisan yang saya tinggalkan. Saya akan terus hidup melalui tulisan-tulisan di sini. Dibandingkan menuliskannya dengan pena dan kertas menulis secara digital tentu saja akan lebih aman. Tak akan menghilang dengan mudahnya.

Walaupun ternyata sumber uang memang berasal dari sini. Dari tempat yang saya pikir hanya akan saya isi dengan kenangan untuk masa depan. Sekarang saya tak hanya akan menjawab saya ngeblog karena ingin mencatat sejarah saya, namun ngeblog juga ada kok uangnya kalau mau kerja keras di dalamnya.

Jangan harap satu dua hari setelah membuat blog dengan satu dua tulisan lalu menghasilkan uang. Kalau tak dapat uang dari satu dua tulisan itu kemudian membuat kesimpulan dalam bentuk pertanyaan pada orang yang terus setia dengan blognya.

"Ngapain ngeblog nggak juga menghasilkan uang?"

Saya ngeblog dan berhasil dapat uang di dalamnya walaupun tujuan saya bukan itu sebenarnya.

29 Desember 2013

Just Another Bad Face

Bingung mau foto bagaimana jadinya foto yang seperti ini. Enjoy!

Absen Menulis


Honeylizious.com – Ternyata muncul rekor baru absen menulis di blog ya. Sampai dua hari berturut-turut saya tidak menghadirkan satu tulisan pun di blog ini beberapa hari yang lalu. Padahal rasanya saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menulis setiap hari. Tapi bukan berarti saya menyesali apa yang saya lakukan selama absen menulis tersebut.

Saya absen menulis karena saya liburan di tempat yang jaringan internet smartphone saya tidak jalan. Di Jawai. Kartu Tri memang kesulitan tersambung dengan internet sehingga mau tak mau saya harus update blog di warnet atau di desa yang ada jaringan internetnya. Padahal saya sudah berlangganan paket data. Ternyata tetap tidak memungkin untuk mengisi blog dengan tulisan.

Akhirnya saya membiarkan saja blog ini kosong dalam beberapa hari tersebut. Sebab saya harus menikmati masa liburan bersama suami. Membuat 12 postingan terjadwal untuk 4 hari tentu bukan hal yang mudah mengingat sekarang saya sudah menikah dan punya kewajiban yang harus dilakukan. Walaupun banyak sekali pekerjaan saya yang masih dibantu oleh suami. Terutama bagian mencuci piring dan baju. Kami melakukannya berdua.



Lauk Favorit Fahd


Honeylizious.com – Fahd, adik bungsu yang sebelumnya pernah tinggal bersama saya kali ini datang lagi ke Pontianak karena sekolahnya sedang libur. Tentunya dia sudah kangen dengan mall dan juga suasana Kota Pontianak yang dulu pernah menjadi tempat tinggalnya hampir dua tahun.

Fahd ini termasuk anak yang susah makan. Kalau dulu waktu kecil makannya harus disuapi barulah dia akan makan. Walaupun sempat waktu usia 2 tahun dia menolak untuk disuapi. Tetapi dengan disuapi semua yang ada di piring akan masuk ke dalam perutnya. Berbeda cerita kalau dia makan sendiri. Kecuali yang dimakan adalah nasi dan sarden. Dapat dipastikan dia akan makan dengan lahap bahkan bisa sampai dua piring.

Sarden memang lauk favorit Fahd. Dia tak pernah menolak makan ikan kalengan itu. Saya waktu kecil juga suka sekali dengan ikan dalam kaleng tersebut. Bisa makan dua tiga kali nambah. Walaupun ikannya kadang hanya kebagian satu ekor, kebanyakan yang di dalam piring adalah nasi dan kuah sarden, tapi saya yang masih sangat kecil tetap makan dengan lahapnya. Berbeda dengan sekarang. Satu kaleng biasanya saya masak untuk Fahd saja. Mengingat dia sangat kurus dan saya rasa dengan makan lebih banyak tubuhnya akan lebih berisi.

Kurusnya tentu akan didiagnosa oleh ahli gizi di rumah sakit sebagai kurang gizi atau lebih jauh lagi sebagai gizi buruk. Padahal di rumah selalu diberi makan. Tetapi ya itu, dia makannya terlalu memilih. Apalagi saat bersama Umak di Jawai. Dia akan memesan nasi goreng favoritnya. Nasi goreng merah. Dibuat dengan cabai kering yang dihaluskan. Ada bawang merah bawang putih dan ikan teri goreng. Memang dia makan dengan lahap. Tapi tak ada sayuran di dalamnya karena dia menolak makan sayur.

Berbeda dengan di Pontianak, saya akan memasukkan beberapa potong sayur ke dalam piringnya. Jadi mau tak mau dia juga harus menghabiskannya dan di sini tak ada kompromi. Tak ada alasan tidak suka. Sebab dia sudah cukup besar untuk diberikan pemahaman bahwa dia membutuhkan sayuran bagi tubuhnya. Begitu juga dengan air putih. Memang repot harus meletakkan segelas air di dekatnya setiap kali saya ingin dia minum air putih. Tapi dibandingkan dia tidak minum air putih kan?


Nah favorit Fahd adalah ikan sarden dalam kaleng. Bagaimana dengan masa kecil teman-teman?

Selamat Datang Internet


Honeylizious.com – Satu hal yang paling terasa saat berada di Jawai adalah jaringan internet yang sama sekali tak bersahabat. Mau tak mau kalau memang butuh akses internet yang baik harus mampir ke warnet terdekat yang dapat dipastikan akan sangat penuh dan ribut. Banyak penggunanya memang anak-anak.

Mereka datang untuk bermain game. Walaupun banyak warnet sudah menyediakan headphone sehingga bunyi game tak akan mengganggu orang lain tetap saja penggunanya tak bisa menutup mulutnya sendiri ketika bermain game. Entah itu ngobrol dengan orang di sebelahnya atau hanya berbicara sendiri.

Saat berada di Pontianak terasa sekali bedanya. Jangankan jaringan internet yang terpasang di rumah dari Wigo WiMAX. Internet yang digunakan di smartphone pun sudah lebih dari cukup kalau hanya untuk mengakses sosial media atau membuka email. Sekarang sudah berada di Pontianak. Internet memang sangat memanjakan di sini.

Makanya ketika banyak teman-teman selesai kuliah dan menikah akan kembali berkumpul bersama keluarga besarnya. Saya lebih memilih menetap di Pontianak dan membangun rumah tangga bersama suami tanpa keluarga besar saya. Bahkan rumah kami lumayan jauh dari rumah keluarga besar suami. Apalagi keluarga besar di Sintang. Semuanya karena jaringan internet merupakan sumber penghasilan saya. Banyak hal yang bisa saya dapatkan dengan melimpahnya jaringan internet di sini.

Sebab dapat dipastikan jika pulang kampung, saya mau tak mau harus ke warnet setiap hari hanya untuk membuka email atau mengupdate blog. Padahal kita tidak tahu kapan ada ide yang bisa dituangkan ke blog dan akan menyebalkan ketika ide datangnya tengah malam dan tak ada warnet yang buka lagi. Sebab memang kebanyakan warnet di Jawai tidak buka sampai 24 jam. Berbeda dengan banyak warnet di kota besar.


Bahkan di rumah kita sendiri. Kita bisa mengakses internet dengan bebas tanpa batasan waktu.

Honeylizious Hiatus?


Honeylizious.com – Beberapa hari sempat kosong dari tulisan. Memang menikmati liburan di Jawai itu bisa benar-benar dilakukan sebab jaringan internet yang lebih mudah diakses melalui komputer di warnet membuat saya kesulitan menyesuaikan dengan jadwal liburan kali ini. Pilihannya adalah liburan maksimal atau mencuri waktu untuk ngeblog.

Karena warnet lebih sering penuh oleh anak-anak yang bermain game online, saya hanya bisa mencuri waktu dua jam di antara 4 hari liburan kemarin. Menyelesaikan sekitar 20 tulisan dan pulang. Karena jemari saya ternyata lumayan kaku saat digunakan untuk mengetik di papan ketik yang lain dengan kecepatan yang biasanya saya gunakan untuk ngeblog di rumah.

Apalagi harus mengetik puluhan postingan menggunakan papan ketik di smartphone. Itu juga lumayan menyulitkan. Akhirnya menyerah dengan menerima banyaknya hutang di blog yang sekarang harus dibayar sebelum masa tantangan di blog berakhir. Jadi sebenarnya bukan hiatus. Sebab hari-hari kosong tersebut akan saya isi dengan tulisan pada hari yang lain. Memundurkan beberapa tulisan hari ini ke hari-hari sebelumnya supaya semua hari bisa terisi dengan banyak tulisan sesuai dengan tantangan.


Hiatus? Enggak dong!

Sawi dan Tomat Tumis Teriyaki


Menyediakan berbagai saus yang bisa digunakan sebagai bumbu di rumah sangat berguna untuk ibu rumah tangga pemula seperti saya. Sebab dengan menyediakan entah saus tiram atau saus yang lain saya memudahkan urusan masak-memasak. Jadi tak ada masakan yang sama setiap kali menyediakannya buat suami dengan bahan yang sama dengan yang kemarin. Apalagi jika ibu rumah tangganya seperti saya yang suka membeli sayuran untuk edisi satu minggu.

Paling sering saya menyediakan brokoli, kembang kol, buncis, tomat, dan kentang. Semuanya bisa disimpan sampai seminggu sehingga saya tak perlu repot bolak-balik pasar untuk membeli sayuran. Apalagi tukang sayur lewat saat saya belum siap untuk berlari keluar dari pintu dan memintanya berhenti.

Keajaiban saus yang saya sediakan tersebut satu di antaranya adalah saus teriyaki. Jadi saat ada sawi dan tomat, saya jadikan sayur tumis lalu ditambahkan satu sachet saus teriyaki. Memberikan rasa yang berbeda untuk sayuran ini. Bukan ditumis biasa yang membuat suami bosan. Ya pastinya suami tak ingin menemukan sayuran itu-itu saja modelnya di meja makan bukan. Beruntungnya suami saya tak pernah protes mengenai hal tersebut. Sehingga menyediakan sayuran yang sama dengan kemarin tetap dimakan sampai habis.


Saus praktis membuat masakan yang saya masak berbeda sekali dengan yang sebelumnya saya sediakan. Walaupun kadang sayurnya itu lagi itu lagi. Hari ini misalnya saya memasak capcay dengan saus tomat, besoknya capcay dengan saus tiram, besoknya lagi capcay dengan saus teriyaki. Begitu terus sampai semua sayurannya khatam kami makan. Hehehehe....

Fungsi Asam Folat Prenagen Juice


Sudah tahu mengenai Prenagen Juice yang mengandung asam folat dan vitamin C yang tinggi? Memang di Pontianak sendiri produknya belum ada. Masih coming soon. Tapi saya beruntung telah mendapatkan sampel untuk dicoba sendiri. Rasanya asam manis dan enak. Memang standar enak tidak enak itu kembali lagi ke individu masing-masing. Tapi terlepas dari enak tidaknya Prenagen Juice menurut teman-teman, kandungan asam folatnya yang tinggi tentu sangat bermanfaat.

Apa sih asam folat itu? Mungkin banyak di antara teman-teman yang belum familiar dengan namanya yang satu ini. Asam folat adalah satu jenis vitamin B yang merupakan kunci perkembangan dan metabolisme sel. Folat merupakan kandungan alami dalam seluruh makanan, sementara folic acid adalah bentuk sintetisnya yang bisa kita temukan dalam suplemen dan produk-produk yang sudah diperkaya. Satu di antaranya produk yang sudah diperkaya dengan asam folat adalah Prenagen Juice.

Bagi kita yang sedang hamil atau berencana ingin hamil, mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat merupakan keharusan, karena pada masa kehamilan itu terjadi pertumbuhan sel-sel baru dan perawatannya. Asam folat juga dapat menurunkan risiko preeclampsia dan kelahiran prematur, serta mengurangi risiko cacat lahir hingga 50–70 persen.


Nah saatnya untuk memasukkan daftar cemilan sehat yang mengandung asam folat di dalam kulkas kesayangan di rumah. Satu di antara cemilan sehat itu tentu saja Prenagen Juice yang dibuat berbentuk juice yang praktis dalam kemasan. Bukan susu dan bukan pengganti susu.

Welcome To Pontianak

Tiga malam di Jawai sekarang kembali lagi ke Pontianak dengan tubuh lumayan lelah. Namun memang kalau naik bus kelelahannya lebih rendah dibandingkan naik sepeda motor. Pertama kali bolak-balik Pontianak-Sambas menggunakan sepeda motor Scoopy saya ambruk dua mingguan. Jatuh sakit karena kelelahan. Makanya ketika suami mengajak pulang kampung menggunakan sepeda motor saya menolak. Saya tak ingin mengulangi pengalaman sakit yang lama itu sejak pulang dari kampung. Banyak hal yang bisa saya selesaikan waktu itu jadi tertunda.

Makanya saya lebih memilih untuk naik kendaraan umum dan beristirahat di dalamnya. Tidur dengan nyenyak sepanjang perjalanan. Sengaja pula memilih bus yang berangkat dini hari dari Pontianak. 

Tadi malam saya sudah kembali ke rumah kami di Pontianak dan menikmati tempat tidur yang sama untuk beristirahat. Menyenangkan bisa kembali ke rumah dan beraktivitas seperti biasa. Apalagi mengingat betapa banyaknya utang tulisan yang harus saya selesaikan bulan ini. Sudah akhir tahun dan kesempatan saya semakin sempit.

Welcome to Pontianak everybody.

Prenagen Juice Sumber Asam Folat


Barangkali banyak ibu-ibu yang sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil yang kesulitan mencari sumber asam folat yang bisa dijadikan cemilan yang mudah dibawa ke mana-mana. Biasanya memang banyak ibu yang sedang hamil disarankan untuk makan buah sebagai sumber asam folat namun tak semua ibu yang sedang hamil atau yang merencanakna kehamilan bisa makan buah selama beraktivitas.

Apalagi jika beraktivitas di luar rumah yang membutuhkan cemilan yang lebih praktis. Inilah untungnya memiliki Prenagen Juice yang bisa dijadikan cemilan sehat bagi ibu hamil atau ibu yang sedang merencanakan kehamilan dan ingin mendapatkan asupan asam folat yang tinggi. Tidak perlu repot dan bisa ngemilnya kapan saja. Sebab Prenagen Juice dikemas dalam botol praktis yang bisa dibawa ke mana saja.

Bisa diminum dalam keadaan dingin atau suhu normal. Sama-sama enak. Walaupun Prenagen Juice ini bukan pengganti susu dan tidak berbentuk susu, namun kandungan asam folatnya yang tinggi sangat baik untuk ibu hamil dan yang sedang merencanakan kehamilan. Rasanya sedikit asam dan manisnya pas.

Cocok buat yang sedang mengidam dan ingin merasakan cemilan yang asam tapi tetap sehat.

Prenagen Juice Bukannya Untuk Ibu Hamil?


Prenagen memang identik sekali dengan yang namanya ibu hamil. Lebih identik lagi dengan susu. Setiap kali mendengar orang menyebut prenagen memang yang terbayang adalah segelas susu dan seorang perempuan hamil yang sedang meminumnya sambil mengusap perutnya yang membuncit. Jadi tak heran ketika saya mengatakan sedang ngemil Prenagen Juice banyak yang bertanya-tanya, apakah saya memang sudah 'isi'?

Padahal Prenagen Juice sama sekali bukan susu dan tidak hanya diperuntukan bagi ibu hamil. Ibu yang sedang merencanakan kehamilan juga bisa ngemil Prenagen Juice. Dibandingkan harus ngemil makanan lain yang kurang sehat. Memang lebih baik ngemil Prenagen Juice yang mengandung asam folat dan vitamin C yang tinggi.

Apakah Prenagen Juice bukan susu?

Ini juga beberapa kali ditanyakan oleh teman-teman sesama ibu yang sedang hamil dan ada juga yang sedang merencanakan kehamilan. Tak dapat dipungkiri, prenagen memang berhasil mengeluarkan produk susu untuk ibu hamil dan melekat kuat di benak banyak orang. Jadi ketika keluar produk Prenagen Juice, orang bertanya-tanya apakah ini adalah turunan dari susu kehamilan mereka yang terkenal itu?

Prenagen Juice, saya tegaskan, sama sekali bukan susu, jadi buat ibu yang sedang hamil atau merencanakan kehamilan tak perlu ragu untuk mengonsumsinya sebagai cemilan. Apalagi buat ibu yang kurang suka dengan susu. Ada baiknya memang menyediakan cemilan sehat ini di rumah. Prenagen Juice juga sangat praktis untuk di bawa beraktivitas di luar rumah. Kemasan botolnya sangat mudah dimasukkan dalam tas sebab ukurannya tak begitu besar.

Yang perlu diingat oleh banyak ibu dan calon ibu adalah Prenagen Juice ini bukan susu dan tidak diperuntukkan sebagai pengganti susu.


Sudah ngemil Prenagen Juice hari ini?

Memberikan Saran Bagi Diri Sendiri


Dari banyak orang di dunia ini, saya memang hanya yakin sama diri saya sendiri untuk memberikan saran terbaik jika saya punya masalah. Saya lebih suka berpikir dan berdiam diri. Berusaha berbicara dengan hati saya sendiri jika masalah tersebut tak kunjung bisa saya selesaikan. Sebab saya yakin tak ada orang yang bisa memberikan saran lebih baik. Yang punya masalah saya, yang mengalami saya, tentunya saya punya cara terbaik untuk menghadapinya. Selesai atau tak selesai.

Makanya saya termasuk orang yang jarang sekali menggunakan pendapat orang lain. Kalaupun ada biasanya hanya untuk hal-hal yang sesuai dengan pendapat saya sendiri. Seandainya ada yang memberikan saran yang berbeda dengan jalan yang ingin saya tempuh, saya lebih memilih pendapat saya sendiri. Walaupun demikian tak selamanya apa yang saya ambil dari pendapat tersebut berlangsung mulus dan baik. Bahkan ada yang bilang saya itu orangnya ngotot. Biar salah tetap ngotot apalagi benar. Apabila saya sudah yakin sama sesuatu ya yakin saya. Tak ada cerita itu kemudian salah atau benar di mata orang lain.

Itu sebabnya saya menjadi diri saya yang sekarang. Seseorang yang saat ini menuliskan tulisan ini. Karena saya mengambil semua keputusan yang saya percaya dan memegang teguh hingga akhir.

Ketika saya butuh saran. Saya juga kadang mengambil cermin. Melihat diri saya yang berada di dalam cermin tersebut kemudian mencari jawabannya di sana. Saya yakin bayangan saya itu punya jawaban yang bisa membuat saya menyelesaikan pertanyaan yang saya ajukan sendiri. Itu sebabnya saya termasuk orang yang suka berbicara sendirian. Sekarang sudah saya lakukan dengan suara keras apabila ada suami. Saya akan berbicara dalam hati supaya dia tak terganggu dengan aktivitas saya tersebut. Kadang kala masih dia menemukan saya yang berbicara sendiri saat dirundung masalah. Hahahaha...


Bingung mau minta saran sama siapa? Tanya sama diri sendiri saja.

Menyelesaikan Draft


Setiap kali masukin tulisan baru di blog saya suka mandangin jumlah draft yang semakin bertambah. Mendekati angka 100 sekarang. Itu pun karena banyak di antaranya yang sudah saya selesaikan menjadi tulisan dan dipublikasikan. Makanya sekarang yang harus saya lakukan adalah menulis lebih banyak sesuai dengan draft yang sudah saya sediakan di dashboard. Apalagi banyak di antara draft tersebut hanyalah tulisan yang baru ada judulnya. Daripada saya kemudian lupa dengan isi tulisan tersebut memang saya lebih baik menyelesaikannya saat saya mulai ingat apa yang harus saya masukkan di sana.

Mulai sekarang saya akan menyelesaikan paling tidak satu draft setiap kali memutuskan akan membuat tulisan baru. Supaya tak ada lagi draft yang terbengkalai di sana. Termasuk draft cerbung yang belum saya selesaikan. Kalau berkaitan dengan cerbung biasanya sudah mulai kepikiran soal 'eh bagus nggak sih' atau 'kok gini ya?' bisa jadi juga begini 'iiih apa deh ini yang saya tulis'.

Setiap hari adalah tantangan. Walaupun sekarang tantangannya lebih ringan dari sebelumnya. Targetnya menulis novel belum dilaksanakan. Masih menyusun kesehatan di tubuh yang gampang sekali sakit ini dan masih belum bisa mengurangi jadwal siaran lagi hingga jadi satu minggu satu kali saja supaya bisa lebih fokus menulis novelnya. Nanti kita pertimbangkan lagi soal itu. Kalaupun tidak berarti akan ada hari saya lebih banyak kegiatannya di luar dan di rumah dalam satu hari. Semoga tidak sakit.


Saya yakin banyak blogger di luar sana yang juga memiliki masalah yang sama dengan saya. Punya draft yang tak kunjung diselesaikan dan segera dipublikasikan. Yuk beres-beres isi dashboard.

28 Desember 2013

Ngomongin Soal Menghasilkan Uang dari Blog (4)


Job pertama tak akan pernah terlupakan. Impian saya akhirnya dikabulkan ditahun yang sama saya berharap mendapatkan job menulis review. Senang bukan kepalang. Rasanya memang saya akan bisa tersenyum seharian. Bersujud syukur. Berkali-kali tak percaya. Ketawa sendiri. Lalu menulis dengan semangat. Senang bukan kepalang.

Lalu saya mulai berburu job review lainnya. Mencari-cari celah untuk menulis dan mendapatkan uang. Sampai akhirnya ada seorang teman yang memesan produk makanan khas Pontianak. Waktu itu saya langsung berpikir, ini bisa dong jadi sumber ladang uang berikutnya. Jadilah saya membuat blog buat memajang dagangan. Oleh-Oleh Pontianak. Masih gratisan. Hehehe...

Walaupun menggunakan blog gratisan alhamdulillah hingga sekarang terus menghasilkan. Buat teman-teman mungkin bisa memikirkan dagangan yang bisa dipamerkan di blog sebagai sumber penghasilan di dunia online. Atau menawarkan untuk menjadi penulis di berbagai web juga bisa. Saya juga menawarkan jasa perpanjangan whatsapp di blog saya yang saya promosikan melalui twitter juga.

Sampai sekarang pelanggan terus bertambah. Paling penting doa dan usaha. Bersabar dan bersyukur juga harus. Sebab tak ada usaha yang tak butuh proses. Ada waktu yang harus dilalui. Ada yang butuh 1 bulan ada yang setahun ada yang lebih dari itu. Jika ingin cepat lakukan usaha yang lebih keras yang bisa dilakukan orang pada umumnya dalam satu tahun. Potong kompas. Tapi butuh energi yang tak kalah besar. Jika gagal jangan berhenti. Sebab kegagalan adalah pembelajaran paling penting bagi kita untuk menghadapi tantangan berikutnya.


Saya pernah rugi. Ditipu. Bahkan bangkrut. Namun saya mengalaminya saat masih menjadi tanggungan orang tua. Ketika saya bangkit dari semua kebangkrutan itu dan dibantu orang tua lagi, saya sudah lebih kuat dan sekarang saatnya untuk memetik semua hasil dari benih yang saya tanam.

Ngomongin Soal Hasilkan Uang dari Blog (3)


Honeylizious.com – Topik soal cara menghasilkan uang dari blog memang tak ada habisnya dikupas. Selalu ada hal baru yang bisa kita lakukan di dalamnya. Tentu saja blog bisa menghasilkan uang tapi tak setiap blog bisa mendapatkannya. Banyak orang akan bertanya pada orang yang sudah bisa menghidupi dirinya dari blog kiat-kiat untuk menghasilkan uang dari blognya.

Bagi saya sendiri tak semua kita bisa kita gunakan secara efektif. Karena setiap kita berbeda. Tentu saja kita ingin membuka 'bisnis' yang berbeda dari blog. Awalnya saya tak tahu apa yang sebaiknya saya bisniskan di blog selain saya hanya terus mengisinya. Karena sejak awal saya hanya butuh tempat untuk mencurahkan dan menyimpan semua tulisan saya. Tak terpikirkan akan mendapatkan teman. Tak pernah terpikirkan juga akan banyak yang baca. Bahkan tak jarang banyak yang memuji dan menghina tentunya.

Ada yang melakukannya terang-terangan ada pula yang gelap-gelapan seperti seorang pengecut. Tapi selama itu tidak mempengaruhi periuk nasi saya, tak perlu repot-repot mencari tahu semua hal yang buruk yang membicarakan kita.

Pertama yang saya lihat dari cara menghasilkan uang dari blog adalah ditawari job review. Wih waktu itu saya pikir keren sekali ya blogger yang mendapatkan job menulis review, menulis di blog dengan bahasa sendiri lalu dapat uang. Mulai dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah. Siapa yang tak mau uang bukan? Selama halal dan bisa dimanfaatkan dengan baik, uang sebanyak apa pun rasanya tak akan pernah cukup.


Mulailah waktu itu saya mendaftar untuk mendapatkan job review. Waktu itu saya hanya tahu Idblognetwork. Alias IBN istilah kerennya. Menunggu diapprove saja sudah bikin deg-degan. Apalagi sampai ditawari job review. Doa saya waktu itu, yang penting pecah telor, sekaliiiiii aja udah cukup. Udah bangga sekelurahanlah pokoknya kalau sampai bisa dapat job review. Padahal saya tak tahu bahwa satu kali saja saya mendapat kesempatan buat nulis review itu tandanya selanjutnya job yang lain akan berdatangan.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design