Langsung ke konten utama

Dasar-Dasar Template: Cara Mudah Membuat Header Blog

Membuat header untuk blog sendiri adalah impian saya selama ini. Tetapi menggambar secara digital belum menjadi keahlian saya sehingga pilihannya adalah mencari gambar yang paling sesuai untuk dijadikan header blog. Awalnya saya selalu menggunakan kata kunci 'header blog' atau 'cute header blog' dan kata kunci lain yang membuat saya mendapatkan header yang manis untuk blog ini. Tidak terlalu berat tapi tidak pula membosankan.

Ada yang pernah bilang blog butuh gambar orang supaya tidak terlampau sepi. Sehingga setiap header saya selalu ada manusianya. Meskipun hanya manusia dalam bentuk gambar animasi setidaknya membuat suasana blog ini lebih ramah.



Terkadang yang menjadi masalah tentunya adalah header yang kurang sesuai dengan ukuran blog kita. Belum lagi kemungkinan orang menggunakan header yang sama. Namanya juga mengambil dari internet, siapa saja bisa melakukannya bukan? Itulah kemudian yang membuat saya memilih untuk membuat header sendiri. Bukan dengan menggambar tetapi dengan kemampuan memodifikasi sebuah gambar yang sudah ada menjadi header.

Gambar yang ada di header blog ini sebenarnya ukurannya besar. Potongannya lebih mirip dengan wallpaper untuk netbook atau background blog. Di sinilah kita membutuhkan kemampuan memotong dengan aplikasi yang ada di netbook.

Langkah-langkah membuat header adalah sebagai berikut.
  1. Siapkan gambar
    Unduh gambar yang resolusinya besar dan memiliki panjang yang cukup untuk lebar blog. Tidak masalah jika nantinya gambarnya ternyata lebih panjang dari blognya. Saya mengunakan kata kunci 'cute wallpaper' untuk mendapatkan gambar yang sekarang ada di atas blog saya. Silakan gunakan kata kunci yang paling sesuai. Jika ingin wajah sendiri yang terpajang di sana. Cari foto yang resolusinya baik dan bukan foto close up.

  2. Potong
    Ambil bagian yang ingin dijadikan header dengan memotongnya. Gambar yang saya gunakan dimensinya 1262x381px. Ukurannya 245.5kb. Usahakan foto tidak lebih dari 250kb sehingga blog tidak terlalu berat.

  3. Unggah
    Buka 'tata letak' dan unggah gambar yang telah teman-teman Honeylizious potong tadi dan isi judul serta deskripsi blog. Simpan.

  4. Sesuaikan
    Header yang telah digunakan apabila memang ukurannya belum sepenuhnya pas dengan ukuran blog bisa segera diedit. Bisa dengan membuat ukuran headernya mengikuti blog atau membuat ukuran blog yang sesuai dengan header. Apabila headernya yang ingin diperbaiki bisa dengan memperkirakan bagian yang harus dipotong lagi dengan mengukurnya di tampilan blog. Ganti gambar sebelumnya dengan gambar yang sudah dipotong kembali untuk menyesuaikan. Jika masih kurang puas, lakukan hal yang sama hingga benar-benar pas. Nah, lebih mudah menyesuaikan ukuran template agar mengikuti header karena sambil kita mengubah ukuran template tampilan blognya bisa dilihat di bagian bawah 'Desainer Template'.

Selamat mencoba. Good luck!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan