9 Oktober 2012

Surat Buat Takita



Selamat Malam Takita
Sebenarnya sejak kemaren pengen balas suratnya soalnya kakak banyak energi untuk menulis akhir-akhir ini. Sayangnya postingan yang mengisi draft itu membuat surat ini harus dijadwalkan ulang. Tetapi keinginan buat balas mengalahkan segalanya dan kakak posting dua tulisan di hari yang sama.

Sudah lama sekali kakak tidak membuat podcast untuk Takita ya? Kekurangan alat untuk membuat rekaman membuat kakak harus membatalkannya. Beruntung, kakak sekarang punya ponsel baru dan kakak sudah menginstall aplikasi buat merekam suara kakak. Meskipun nanti hasilnya tak sebagus podcast yang dulu, setidaknya kakak sudah bisa membuat Takita gembira lagi dan banyak anak Indonesia yang akan mendengarkan cerita dari kakak.

Bahkan kakak sudah menyiapkan buku cerita lama yang kakak sewa dari tempat penyewaan buku. Sekarang sulit sekali mencari buku kumpulan dongeng dalam satu buku. Beberapa majalah anak hanya menampilkan beberapa cerita.


Takita tahu tidak, sejak dulu sampai sekarang kakak masih sangat suka membaca dongeng-dongeng dengan bahasa yang ditujukan anak-anak. Apalagi kalau dongengnya tentang Tuan Putri yang baik hati yang pada ujungnya akan menikah dengan Pangeran Tampan.

Perasaan seperti itu hanya bisa didapatkan dengan membaca cerita. Sekarang kakak sudah besar dan sudah saatnya kakak untuk menjadi orang yang membagi perasaan seperti itu pada adik-adik kakak di seluruh Indonesia.

Doakan kakak konsisten menyumbang cerita buat Takita ya.

Peluk cium buat Takita.

Related Posts

Surat Buat Takita
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).