20 Oktober 2012

Menikah Denganmu 16


 Tumblr_mbrhzcwhce1qhu2ryo1_500_large


Tumblr_mc5w25iy0o1rn5nnio1_500_large

Awan menggenggam tanganku sambil membawa tas kami meninggalkan hotel yang menjadi saksi bisu babak baru dalam hidupku. Sesaat aku merasa menjadi orang yang paling beruntung di dunia karena benar-benar menemukan orang yang mau mencintaiku setulus dirinya. Sebegitu lama dia menunggu. Sepanjang jalan di dalam mobil, sambil menyetir, Awan masih sesekali menatapku. Tatapan yang membuatku berdebar-debar.

“Dulu, aku selalu berpikir aku tidak akan menjadi diriku yang sekarang.”

“Apa maksudmu, Wan?”

1350257218152925_large

“Sejak kecil aku ingin segera menikah denganmu, Sya.”

“Tahu apa kamu tentang pernikahan saat itu, Wan?”

“Aku memang belum mengerti, tapi aku rasa sejak dulu aku ingin menjadi orang yang pertama menciummu dan selamanya hanya aku lelaki yang akan kamu cium.”

Tumblr_mc5j2hdsa81rzaud5o1_500_large

Aku menggigit bibirku dan menyembunyikan senyumanku.

“Aku sayang banget sama kamu, Sya.”

Pertama kalinya di dalam hidupku aku merasakan debaran sekencang ini mendengar seorang lelaki mengatakan perasaannya padaku. Aku tak tahu harus menjawab apa.

“Kamu tak usah mengatakan apa-apa, Sya. Aku tidak sedang meminta pernyataan perasaanmu.”

“Kamu sungguh-sungguh tak ingin tahu perasaanku yang sebenarnya?”

“Apa pun itu, sekarang kamu milikku seutuhnya.”

“Terima kasih sudah menungguku sejauh ini, Wan.”

“Mungkin karena aku begitu menginginkanmu, sampai-sampai akal sehatku pun tak lagi bisa digunakan. Aku terus menunggumu dengan harapan kamu akan menyadariku suatu hari nanti. Berharap kamu melihatku sebagai seorang lelaki. Lelaki yang sebenarnya.”

483100_515896638421246_31251585_n_large
“Aku melihatnya sekarang, Wan. Semuanya sangat jelas.”

“Bukan dengan cara sseperti itu.”

“Tapi sekarang aku benar-benar membuktikan kamu memang lelaki yang sesungguhnya.”

“Terserah apa katamu.”

Awan terlihat malu aku membahas hari pertama kami benar-benar menjadi suami istri. Tak ada lagi keraguan tentang itu. Jika memang ini jalanku, untuk mendapatkan cinta sejatiku, aku rela patah hati sesakit itu karena penawar cinta yang aku rasakan sangat manis. Lebih manis dari apa pun. Ketika menyadari bahwa cinta sejatiku telah menungguku sejak kecil, di jendela seberang sana, aku hampir tak mempercayai takdirku sendiri. Terlalu indah buatku.

420785_476949272326905_1872153526_n_large
Mobil Awan berhenti tepat di halaman rumah orang tuaku. Kami tergesa turun. Awan menggenggam tanganku seakan tak ingin kehilangankulagi untuk yang kedua kalinya. Kami berjalan masuk melewati pintu depan yang terbuka. Sepertinya semua orang telah menunggu kami. Nenek, ayah, bunda, tiga saudara lelakiku, dan sepasang suami istri yang tak ingin aku lihat hari ini.

Mataku melihat sesuatu yang tidak mengenakkan. Apalagi waktu melihat semua foto yang ada di meja. Fotoku bersama Rama. Semua foto kenangan hubungan kami. Aku memang belum membuangnya. Tepatnya aku tak ingat untuk menghancurkannya. Setidaknya aku sangat ingat menyimpannya dengan rapi di tempat rahasiaku. Tapi aku tak perlu menebak siapa yang melakukannya. Sudah pasti Diana. Dia memang tidak ingin aku bahagia. Sebenci itukah dia membenciku? Sampai-sampai sekarang dia ingin menghancurkan rumah tangga yang baru aku bina.

“Sekarang kami semua meminta penjelasanmu tentang hubunganmu dengan Rama yang sebenarnya. Kami tak hanya ingin mempercayai semua foto ini.” Suara ayah terdengar sangat kecewa.

Aku tahu aku tak akan bisa menyembunyikan kenyataan yang sebenarnya seumur hidupku. Semuanya akan terbongkar juga. Apabila detik itu tiba aku hanya berharap bahwa Diana bukan orang yang menyebabkannya. Tak bisakah sekali saja dalam hidupnya merelakan kebahagiaanku? Membiarkan aku menikmati cinta yang baru saja aku tanam benihnya di hatiku. Tangan Awan menguatkanku.

Tumblr_m5ytkbtbji1qa46zqo1_1280_large

Aku menarik napasku sangat panjang sebelum mulai membuka rahasia yang ingin aku simpan, setidaknya bukan ingin aku bongkar sekarang. Awan mengangguk memberikan isyarat agar aku jujur. Jujur pada semua orang yang menyayangiku. Aku tak pernah mengecewakan mereka, kali ini rasanya aku akan benar-benar membuat mereka kecewa.

Related Posts

Menikah Denganmu 16
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).