18 Oktober 2012

Membully Sampai Mati


Kebebasan berekspresi sejatinya jangan sampai melanggar HAM. Karena ekspresi yang kita keluarkan tidak hanya bisa membuat sebuah perubahan pada kehidupan kita tapi bisa saja membuat kehidupan orang lain ikut berubah. Seperti yang baru-baru ini diberitakan, seorang remaja, Amanda Todd meninggal karena bunuh diri. Penyebabnya dibully. Lengkapnya di video berikut ini.


Semakin lama bullying yang dia rasakan semakin membuatnya putus asa. Tidak hanya dilakukan di dunia nyata. Bahkan di dunia maya, Amanda harus membaca banyak tulisan yang ditujukan untuknya dan foto-foto yang ditandai di akun facebooknya. Semua membuatnya tersudut.

Sebelum Amanda akhirnya bunuh diri untuk kesekian kalinya dan kali ini berhasil menghilangkan nyawanya.

Apakah sedemikian rendah hati nurani orang yang menyerang orang lain? Baik melalui tulisan dan gambar di media sosial. Sehingga membuat seseorang, yang entah orang keberapa harus mengakhiri hidupnya. Kebebasan berekspresi harusnya tidak kebablasan seperti ini. Masih banyak lagi Amanda Todd yang bisa jadi sedang berada di ambang keputusasaan.


Apa yang orang pikirkan ketika menuliskan sesuatu untuk mengekspresikan pendapatnya dan melupakan hak asasi manusia lainnya? Kita semua sama-sama. Sama-sama punya hak untuk berekspresi tapi ingat, kita juga punya hak asasi yang tidak boleh dilanggar. Bebaslah berekspresi selama itu tidak melanggar HAM.

Yuk bebas mengekspresikan segala sesuatunya untuk membuat kehidupan kita dan orang lain menjadi lebih baik.

Related Posts

Membully Sampai Mati
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).