26 Oktober 2012

Kita Putra dan Putri Indonesia

Selama dua tahun ini di media penyiaran banyak sekali menemukan istilah-istilah yang sebenarnya bukan berasal dari Bahasa Indonesia tetapi populer digunakan di udara. Awak siar menjadi sosok yang cukup kuat untuk mempopulerkan banyak istilah yang jauh dari Bahasa Indonesia. Bahkan ada yang jelas-jelas bahasa asing. Pada akhirnya kita terbiasa menjadi warna negara Indonesia yang lebih suka menggunakan bahasa asing di negaranya sendiri. Untungnya Radio Volare mulai menyadari potensi yang membuat anak bangsa ini terbiasa berbahasa asing, sehingga kami sebagai awak siarnya sering diingatkan untuk menggunakan Bahasa Indonesia sebaik mungkin. Setidaknya jangan sampai mencampuradukkan Bahasa Indonesia dengan bahasa asing.


Saya, satu-satunya penyiar Radio Volare yang kuliah di Program Studi Bahasa Indonesia tentunya senang dengan kenyataan ini. Bahwa saya bekerja di media yang peduli dengan jati diri bangsanya sendiri. Bahkan saya sendiri mengasuh program AKSARA untuk beberapa bulan sebelum akhirnya diberikan pada penyiar yang lain. Program AKSARA ini adalah program yang menyiarkan bincang-bincang antara penyiar dengan ahli bahasa dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat. Banyak sekali yang dibahas untuk dibagikan kepada pendengar yang ingin tahu tentang Bahasa Indonesia.


Mungkin apa yang kami lakukan ini tidak banyak mengubah kenyataan yang ada di negara kita. Bahwa posisi Bahasa Indonesia sebagai persatuan seakan-akan dilupakan. Tapi alangkah baiknya, apa yang kami lakukan tidak hanya sekadar siaran dan berbagi setiap minggunya. Kami berharap sekali banyak orang di luar sana mau ikut menggunakan istilah Bahasa Indonesia untuk menggantikan istilah asing yang sudah biasa kita gunakan. Membiasakan diri untuk menjadi pemilik bahasa yang sebenarnya.


Setiap kali menulis saya mencoba menggunakan beberapa istilah yang tidak populer dalam Bahasa Indonesia dan menampilkannya di blog ini. Dengan harapan memperkenalkannya pada orang lain. Kalau saja istilah tersebut diteruskan oleh banyak orang, lama-kelamaan istilah yang ada dalam bahasa akan menjadi lebih populer dari istilah asing yang sudah biasa kita gunakan. 

Hari ini saya masih terus belajar untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik secara lisan maupun tulisan. Tidak hanya sebagai perayaan Hari Sumpah Pemuda tapi karena kita-lah putra dan putri Indonesia.


Related Posts

Kita Putra dan Putri Indonesia
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).