15 Oktober 2012

How To Recovery Jolicloud?


Baiklah judul tulisan inilah yang saya ketik ketika menemukan masalah dengan Jolicloud saya. My lovely Robby. Yup! Nama distro Linux yang sekarang saya gunakan adalah Robby. Pantesan saya jatuh cinta dengannya, ternyata dia cowok. Not her, but him. Tapi bukan itu yang akan saya ceritakan. Robby berulah lagi. Tidak tahu apa penyebabnya. Cuman beberapa minggu sebelumnya saya mengganti DDR-nya yang hanya 2GB menjadi 4GB. Wat fo? Biasalah, pengen loadingnya lebih cepet dan bisa membuka aplikasi yang berat tanpa membuat netbooknya kelelahan. Apa pemikiran saya ini benar? Tidak tahu juga sih, yang saya tahu yakin pasti adalah saya pengen DDR-nya 4GB.

Waktu berada di toko komputer, teknisinya sedikit kesulitan memasang DDR yang baru. Karena untuk memasangnya harus membuka bagian bawah netbooknya secara keseluruhan. Biasanya dia menemukan netbook yang lebih mudah dikerjakan dan membukanya tak serumit Lenovo Ideapad S110. Saya akui itu bisa jadi kekurangan dan kelebihan Lenovo. Sulit menggantinya berarti sulit untuk membuatnya rusak secara hardware bukan? Tidak mudah lepas maksudnya. Poin saya di sini bisa jadi benar atau salah. Sayangnya tulisan ini bukan akan membahas soal Lenovo-nya tapi melainkan Si Robby.

Ada apa dengan Robby?

Jadi ketika DDR baru telah berada di dalam dirinya, muncul masalah. Tiba-tiba Si Robby tidak mau gerak. Kehabisan memori katanya. Seperti yang biasa kita temukan di Chromium saat membuka terlalu banyak website dalam satu waktu. Pastinya yang punya netbook pernah mengalaminya kalau suka membuka banyak website seperti saya. Nah, kalau masalah seperti itu terjadi pada Chromium mudah saja, tinggal tutup tab yang membuat memori habis. Kemudian saya bingung untuk menghentikan Robby. Robby kan sistem operasinya. Kalau saya menghentikan sistem operasinya sama saja saya menghentikan netbook saya bekerja. Satu-satunya jalan restart dong.

Tidak mungkin saya harus merestart netbook saya setiap hari bukan. Sama sekali tidak lucu dan mengesalkan menghadapi masalah seperti itu. Meskipun tidak lucu saya masih melakukannya karena saya telah menyimpan sekitar 200GB data yang tidak ingin saya hapus jika harus menginstall ulang Robby. Cukup dengan puluhan, mungkin ratusan kali, reinstall, itu lebih tidak lucu lagi. Jadi saya membiarkan Robby, Jolicloud saya kehabisan memori, restart, gunakan kembali.

Saya pikir bisa jadi penyebabnya DDR yang saya gunakan belum 'kawin' atau 'jatuh cinta' dengan Robby. Baiklah itu tidak masuk akal, tapi hingga bagian ini, bahasa saya masih bisa dimengerti kan? Karena kemudian muncul masalah baru. Icon Jolicloud yang ada di sisi kiri atas layar menghilang. Masih tak merasakan yang aneh saya membiarkannya saja.

Kemudian hari ini, saya menginstall program windows dan menggunakan Wine untuk membuka. Beberapa kali eror. Saat saya ingin menginstall ulang wine dan meng-klik bagian dengan simbol + di desktop, saya tidak bisa membuka aplikasi yang harusnya muncul di sana. Aplikasi yang sudah diinstall dan belum.

Barulah saya menyadari, netbook saya berada dalam bencana. Robby tak hanya belum 'jatuh cinta' dengan DDR yang saya masukkan ke dalam rumahnya, Robby bahkan menghilang. Lenyap. Bagaimana saya mengembalikan Robby. Agar dia mau tetap berada di netbook saya? Sepenuhnya? Bukan sisa kepingan yang bisa saya gunakan dan sisa setengahnya dia bawa pergi bersama patah hatinya. Saya tahu kalimat saya semakin tak masuk akal.

Detik itulah saya langsung menemui Mbah Google dan mengetik 'How ToRecovery Jolicloud?”. Karena sebelumnya beberapa kali setiap saya merestart Jolicloud ada pemberitahuan agar saya menekan huruf tertentu untuk merecovery Robby, tapi saya menekan cancel karena prosedurnya terlalu lama. Saya memang tidak sabaran dan tak sadar bahwa prosesnya membutuhnya koneksi ke internet. Jadi saya tidak menyambungkan netbook saya ke jaringan dan membiarkan netbooknya saya mencoba merecovery tanpa internet. Tentu saja itu tidak mungkin.

Setelah saya menemukan cara untuk merecovery Jolicloud di sini. Saya langsung deh mengembalikan semuanya seperti semula tanpa menghapus data apa pun. Saya berharap netbook saya selain normal kembali, Jolicloud muncul di sisi kiri atas, mudah-mudahan bonusnya adalah saya bisa mendapatkan monitor dengan resolusi 1024:600. Tetapi ternyata saya salah besar. Robby masih pada kemampuan awal, hanya memberikan resolusi monitor dengan perbandingan 800:600.

Tak mengapa, saya sudah terbiasa dengan layar yang lebih lebar dari biasanya. Jika teman-teman menemukan masalah yang sama, silakan ikuti langkah berikut ini.

Tekan Ctrl + Shift + F10 untuk membuka Jolicloud Restore Utility.


Akan muncul jendela seperti di bawah ini. Tinggal tekan OK. Tunggu beberapa saat hingga selesai. Restart dan jangan sampai netbooknya tidak terhubung ke jaringan internet. Kemudian Jolicloud akan kembali normal sama seperti pertama diinstall. Semoga ini bisa membantu karena pengguna Jolicloud di Indonesia masih belum sebanyak pengguna Ubuntu. Jika ada yang ingin dibagi berdasarkan pengalaman menggunakan Robby silakan tinggalkan komentar.

Related Posts

How To Recovery Jolicloud?
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).