Blog Contest

10 September 2012

Cerita Panjang 6



Panjang sekali cerita yang saya hadirkan kali ini. Pagi Senin saya masih memiliki kegiatan sebagai tukang foto keliling di rumah pengantin. Tradisi setelah malam pertama, melakukan hubungan atau tidak sang pengantin, tradisi ini tetap dijalankan.

Ada istilah ‘Umak Pengantin’ yang bukan benar-benar ibu kandung pengantin melainkan seperti seorang dukun beranak di mata saya. Seorang nenek, perokok, keriput, dengan fashion ala dukun beranak, kain dan kebaya menutupi tubuh tuanya. Dari kamar pengantin diambillah ‘ndulangan’ yang terdiri dari beberapa tingkat wadah. Ada yang diisi padi, beras, gula, lilin.

Sebelum acara bermain ‘lompat tali’ dan memutar ndulangan pada kedua pengantin, nenek ini akan menjadi memandikan kedua pengantin dengan ‘kasai-langger’. ‘Kasai-langger’ ini adalah sesuatu yang berwarna putih yang dicampur dengan ‘langger’ sejenis tanaman. Biasanya digunakan di pedesaan untuk orang yang mandi hadast besar.

Selesai mandi mereka diajak untuk ‘bermain’ lompat tali. Talinya sejenis benang putih yang harus dilompati dan akan diangkat hingga melewati kepala pengantin. Dilompati hingga beberapa kali. Saya tidak menghitung karena sibuk memotretnya. Kemudian setelah ‘ndulangan’ yang dikelilingkan di tubuh kedua pengantin, ada acara lomba tiup lilin. Nenek akan menghidupkan lilin dan meminta kedua pengantin untuk meniupnya. Tentu saja, teman saya yang perempuan yang menang. Saya sudah melihat di wajah suaminya yang berniat membiarkan istrinya yang meniup lilin tersebut hingga padam.

Kata teman saya masih ada acara lain lagi yang disebut sebagai penyatuan ras antara kedua teman saya yang menikah tersebut karena memang berasal dari suku yang berbeda. Sebenarnya meskipun sama sukunya acara penyatuan ras tetap dilangsungkan. Alasannya? Karena sudah adatnya.

Sayang saya harus segera buru-buru meninggalkan rumah pengantin karena harus melanjutkan perjalanan dan masih ada empat tempat yang harus saya kunjungi. Jadi cerita adat istiadat yang berkaitan dengan pernikahan hanya itu yang saya rekam gambarnya.

Besok kita lanjutkan kembali cerita perjalanan saya mengelilingi rumah sahabat saya yang lain.

Followers

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Blog Archive