17 Juni 2012

Seandainya Adik Saya Bukan Fahd

Sudah lebih dari setahun kami melewati hari-hari tanpa berada di sisi orang tua. Sampai hari ini pun saya merasa sangat beruntung adik saya adalah Fahd.

  1. Fahd sangat mandiri


  2. Fahd sangat cerdas


  3. Fahd sangat lucu

  4. Fahd sangat baik

Tak dapat saya bayangkan apabila adik saya bukan Fahd. Dia hari ini tidak mengeluh ketika hanya bisa saya belikan nasi seharga Rp5.000 untuk kami berdua. Maklum uang habis buat dibelikan dagangan. Isinya hanya sepotong tahu, sebutir telur goreng, dan beberapa potong pacri nanas. Padahal setiap harinya dia sangat suka makan telur asin dan malamnya makan pecel lele. 


Tadi dia bilang besok pengen makan nasi kayak tadi siang. Mungkin dia takut makan nasi dengan telur asin membuat uang saya cepat habis. Padahal nasi dengan telur asin, sayur, dan tahu/tempe hanya Rp6.000. Beda seribu saja dari nasi yang tadi dia makan. Seandainya saya diberikan adik yang lain. Saya tak bisa membayangkan bagaimana reaksinya menghadapi kehidupan yang harus dia jalani. Saya sekarang mungkin mendapatkan adik yang terbaik di dunia untuk menemani kehidupan sepi saya.

Related Posts

Seandainya Adik Saya Bukan Fahd
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).