#28 Surat Pertama Tahun 2012



Assalamualaikum Dear Jodohku

Tumblr_luuhh7mvmx1qckcrwo1_500_large
Gambar dari sini.
Lama tak menulis surat untukmu bukan berarti aku tak mencintaimu. Aku masih mencintaimu karena kita jodoh bukan? Walaupun kamu tak tahu siapa jodohmu sekarang dan begitu juga aku masih tak tahu siapa kamu.

 Tumblr_lvuichgmqt1qlxzhbo1_500_large
Banyak hal yang terjadi. Hari-hari terus berlalu dan sekian lama pula aku tak menuliskan surat untukmu. So, bagaimana kabarmu?

Tumblr_lyn3c55ab61qf1gz5o1_500_large
Gambar dari sini.

Beberapa bulan terakhir ini berat badanku turun. Aku memang tak menimbangnya tapi aku tahu, aku semakin terlihat kurus. Kamu mungkin belum tahu beban hidup yang harus aku jalani sekarang. Banyak yang harus diselesaikan dan aku benar-benar kelelahan.

164108_1805485981487_1370024175_4011041_6978607_n_large
Gambar dari sini.


Padahal tahun ini aku berharap sudah bertemu denganmu. Menikah dan berada di rumah impian kita selama ini. Kamu bekerja, aku di rumah, kamu pulang, kita makan bareng, hal sederhana yang begitu aku impikan. Melihat wajahmu yang masih terlelap di bantal ketika aku membuka mata.

Beberapa minggu yang lalu aku dengar abah berkata yang buruk lagi tentangku. Yah, kamu harus tahu, aku bukanlah anak kesayangan kedua orang tuaku. Lebih pada bagian terbuang. Kamu tahu kan sejak umur 2 tahun aku telah tinggal bersama kakek dan nenekku? Itu jika kamu membaca ceritaku di blog ini.
6778961653_7b9bf0ce30_b_large
Gambar dari sini.

Kamu tahu dia bilang apa sama Umak? Dia bilang dia tidak mau jadi wali pernikahanku jika ada yang melamarku nanti. Siapa juga yang akan meminta dia menjadi wali? Kamu tidak keberatan kan jika pernikahan kita tidak seperti pernikahan orang lain pada umumnya? Cukup ke KUA, acara makan-makan di panti asuhan, lalu pulang ke rumah kita. Aku tak peduli jika itu rumah kontrakan atau kreditan.
Tumblr_lyb0op0hrc1qlcy40o1_500_large
Gambar dari sini.

Aku cuma pengen bilang, aku butuh kamu dalam kehidupanku yang sekarang. Aku hampir putus asa menunggu. Aku kelelahan, hampir tercecer usia di sepanjang jalan. Kamu di mana? Apakah kamu telah lelah menungguku pula? Jangan bunuh diri sekarang jika kamu tak sanggup menunggu, berikan Tuhan waktu untuk mempertemukan kita, karena aku juga akan bersabar untuk menunggumu dan menghalau jauh-jauh keinginan bunuh diri itu sebelum benar-benar bertemu denganmu.

Tumblr_lynb0esyy21qex2i4o1_500_large
Gambar dari sini.

Gadis yang mencintaimu,
Honeylizious
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes