Hari Ibu: Ibuku Penjual Bubur Ceker Ayam

Selamat hari ibu buat semua perempuan yang ada di dunia ini. Termasuk buat ibu saya yang sama sekali tidak mengenal yang namanya perayaan Hari Ibu. Beberapa minggu sebelumnya saya mendapatkan gambar dua orang perempuan yang menjadi penjual bubur di Jalan M. Sohor tidak begitu jauh dari lokasi Radio Volare. Pagi-pagi buta mereka harus menyiapkan segalanya.

 
Mereka adalah dua orang perempuan yang saya tidak tahu namanya. Mereka penjual bubur yang bersahaja dan harus membayar uang pada Satpol PP agar mereka tidak digusur dan tetap bisa berdagang demi membantu suami. Supaya anak-anaknya bisa terus sekolah.


Mereka menjual bubur ceker yang sangat saya suka. Tapi lucunya mereka memilih untuk sarapan gado-gado bukan makan bubur mereka sendiri. Mungkin mereka bosan harus mengonsumsi dagangan mereka sendiri yang setiap hari mereka lihat dan buat bersama.

 
Potret ini di ikut sertakan dalam Kontes Perempuan dan Aktivitas yang 

Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes