TRAGEDI DI BANDARA (ASEAN BLOGGERS CONFERENCE DI BALI [BAGIAN 5])


Bagian 1.
Bagian 2.
Bagian 3.
Bagian 4.
Waktu saya dan Mas Yudi transit di Jakarta pada hari keberangkatan saya mendengar cerita dari Sandy dan Mas Sony bahwa mereka ketinggalan pesawat dan untuk menyelamatkan 3 tiket pesawat lainnya mereka harus merogoh kocek 500ribu rupiah. Mereka membeli tiket yang bisa membawa mereka mengejar pesawat kedua di Jakarta. Gara-gara macet mereka terlambat beberapa menit untuk check in sehingga ketinggalan pesawat.

 Miss Bone Emoticons 1
Nah, kejadian itu membuat saya sedikit panik saat Mas Yudi dibawa jalan-jalan dulu sebelum pulang. Kami harus check in lo. Dan print out tiket hanya ada sama Mas Yudi. Saya sama sekali tidak memegang satu lembar pun. Di tengah kepanikan saya yang terpisah dengan Mas Yudi saya harus ditambah kesal dengan Mas Sony yang sibuk mau minta foto-foto. Ya Allah, saya takut ketinggalan pesawat dan dia masih berpikir untuk berfoto ria sepanjang perjalanan menuju bandara? Bali macet banget lagi.
 Miss Bone Emoticons 7
Apalagi supir taksi yang membawa kami juga masih baru, itu semakin menakutkan buat saya. Bagaimana kalau dia nyasar? Bagaimana kalau dia salah arah? Salah fokus dan kami terjebak macet. Ketinggalan pesawat dan tidak bisa pulang?
 Miss Bone Emoticons 5
Kami kemudian tiba di bandara setelah harus membuat saya berdebar-debar karena singgah di beberapa tempat buat foto-foto dan belanja oleh-oleh. Di Krisna lagi. Untung saya semalam sudah berbelanja di sini sehingga saya bisa membawa Mas Sony ke tempat-tempat yang dia inginkan. Terutama belanja baju buat istrinya. Pilihan saya, dijamin Mas Sony senang melihat istrinya mengenakan pakaian rumahan itu. Di kamar. Berdua. Ahahahahahah..
 Miss Bone Emoticons 35
Di bandara saya mulai pucat. Mas Yudi belum tiba. Sepertinya dia terjebak macet. Saya sama sekali tidak suka mendengarnya. Saya tidak suka seperti ini. Saya dilanda ketakutan. Kemudian Sandy mengabarkan jika check in akan ditutup 15 menit lagi. Apa? Apa? APA?!
 Miss Bone Emoticons 98
Darah saya rasanya berhenti mengalir. Saya tidak ingin terjebak di sini. Karena pukul 14.00 Obama akan datang. Dapat dipastikan bagaimana kacaunya penerbangan di Bali nantinya. Saya harus check in sekarang! Tapi bagaimana? Saya hanya punya file pdf tiket saya di laptop.
 Miss Bone Emoticons 81
Saya memberanikan diri mencoba untuk melewati petugas dengan memperlihatkan tiket digital tersebut. saya lewat di pemeriksaan pertama dan pas di loket check in saya beruntung, petugasnya melayani kami tanpa mempermasalahkan laptop saya yang nangkring di mejanya. Saya bahkan diizinkan men-check-in-kan Mas Yudi tanpa membawa KTP-nya dan orangnya.
 Miss Bone Emoticons 107
Saya berhasil! Waktu itu hampir saya loncat-loncat. Debaran saya kembali teratur dengan sendirinya. Kami bertiga kemudian melewati petugas boarding pas. Baru beberapa menit duduk Mas Yudi akhirnya datang. Ternyata loket check in sudah ditutup. Untung saya bisa check in untuk kami berdua. Jika tidak, saya harus membeli tiket baru untuk tiba di Jakarta.
 Miss Bone Emoticons 140
Saya terburu-buru waktu mengambil tiket Mas Yudi agar dia bisa melewati petugas boarding pass. Saya lupa membawa tiket saya sendiri dan ketika saya akan lewat saya ditahan. Diminta memperlihatkan boarding pass saya. Padahal petugas itu barusan melihat boarding pass saya, masa dia lupa dengan perempuan dengan pakaian batik yang mirip pramugari ini? *ASAH PISAU*
 Miss Bone Emoticons 154
Baiklah, saya hanya membawa sebuah ponsel. Dengan berat hati saya bilang: “Pegang ponsel saya dulu ya? Saya ambil boarding pass saya di dalam.” Saya waktu itu belum tukeran nomor ponsel dengan Sandy atau Mas Sony yang sedang menjaga tas saya. Betapa bodohnya saya waktu itu. Setelah itu saya harus berlari mengambil boarding pass saya dan menebus ponsel saya.
 Miss Bone Emoticons 167
Akhirnya setelah beberapa lama menunggu kami berempat pun naik pesawat yang sama. Terbang menuju Jakarta. Bagaimana kisah saya ikut berbaring bersama tiga jejaka di Bandara Soetta? Berapa gelas kopi yang kami minum bersama? Ikuti kisahnya besok ya!

Miss Bone Emoticons 194

Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes