11 Oktober 2011

SAYA BLOGGER DARI TANAH BORNEO


Buka di tab baru untuk ukuran sebenarnya, saya yang mengenakan jilbab kuning di sebelah Mbak Ollie.
Foto ini diambil pada acara ON|OFF di Pontianak.


Saya pernah dengar ucapan seseorang yang mengatakan lebih mudah mencapai impian apabila kamu ada di Jakarta. Semuanya ada di sana. Kamu bisa menjadi apa pun yang kamu mau. Bakat yang dimiliki tidak akan sia-sia. Kamu bisa terkenal sebagai penulis. Kamu bisa jadi penyiar radio ternama. Kamu bisa menjadi reporter media massa yang besar. Kamu bisa berdagang apa saja. Menjalani pendidikan yang kamu mau. Semuanya ada di depan mata. Beda dengan di Pontianak. Apalagi di desa.

Iya, saya berasal dari sebuah desa kecil yang dapat dikatakan sebagai pedalaman. Bahkan pernah merasakan hidup tanpa listrik saat duduk di bangku sekolah dasar. Jangankan penerbit, radio, koran, apalagi pasar yang besar. Angkutan umumnya juga sangat sederhana.

Tapi saya selalu percaya dengan mimpi-mimpi yang saya rajut setiap malam. Saya berkeyakinan suatu hari saya akan berhasil menjadi seorang penulis tanpa meninggalkan tanah Borneo. Di sini saya dilahirkan, di sini saya dibesarkan, dan di sini saya akan membuktikan saya bisa tanpa menggadaikan hidup saya di Jakarta.

Cepatnya pertukaran informasi di dunia internet membuat semua mimpi bisa ditembus hingga seluruh dunia dengan mendigitalkannya. Tulisan berbentuk digital, suara digital, dan foto digital. Tak tersentuh oleh raga tapi bisa dinikmati siapa saja. Itulah indahnya ketika memilih menjadi seorang blogger. Saya bangga mengatakan bahwa saya seorang blogger perempuan dari tanah Borneo yang punya mimpi dan cita-cita besar.

Gambar pinjam di sini.
Mimpi saya? Sederhana. Menjadi penulis, penyiar radio, reporter, dan seorang pedagang. Alhamdulillah sekarang memang semuanya tercapai. Meskipun belum maksimal. Semuanya bisa saya capai melalui dunia internet. Gara-gara facebook saya bisa berinteraksi lebih intim dengan pihak Radio Volare dan membuat saya jadi penyiar Soda Gembira dan reporter. Saya juga bisa menerbitkan karya saya karena suka ngetwit dan menemukan nulisbuku. Saya juga pedagang online. Tidak dapat saya bayangkan bagaimana susahnya menggapai semua impian saya tanpa internet.

Menjadi penulis di blog ini selama empat bulan lebih membuat saya banyak belajar hal-hal yang tidak akan saya temui di dunia nyata. Menemukan banyak orang yang tidak ada di dekat saya dan menjadi sahabat bagi mereka.

Sekarang saya punya impian ingin mengelilingi Indonesia. Saya ingin menaklukan setiap tanah yang mengibarkan bendera merah putih dan mendigitalkannya ke dalam blog saya. Tapi tentu saja semua pembaca blog ini akan menemukan tulisan tentang Borneo. Saya ingin semua orang tahu tentang Bumi Khatulistiwa yang sekarang menjadi tempat bernaung saya. Di sini saya jatuh, bangun, merangkak, berjalan, dan berlari dengan kehidupan saya.

Pinjam gambar di sini.
Saya ingin bisa menemukan blogger di luar sana ketika menyatu di pertemuan BloggerNusantara yang bangga dengan tanah mereka juga dan membagi cerita tentang tanah masing-masing. Membuat kenangan baru bahwa mereka pernah kopi darat dengan seorang perempuan dari tanah Borneo yang ternyata tidak kanibal.

Di sini di tanah Borneo ini banyak orang-orang hebat yang menambah semangat ngeblog saya. Seperti Blogger Borneo, Natalius, Irhamna yang menyatu dengan saya di Komunitas Beleter. Saya bangga bisa menjadi bagian dari mereka.
Gambar pinjam di sini.
Sampai sekarang hanya satu pertanyaan saya, kenapa blog saya tidak bisa menembus ID Blog Network (IBN). Saya kadang melihat teman-teman membuat review sebuah produk dan mendapatkan bayaran untuk tulisannya. Bukan jumlah uangnya yang menurut saya menggoda, lebih dari itu saya menganggap menembus IBN adalah sebuah prestasi tersendiri untuk seorang blogger. Ini impian saya ketika telah berada di ranah blog ini.

Gambar dari sini.

Saya mencoba untuk berpikiran positif hingga sekarang meskipun sedikit kecewa tidak menjadi bagian IBN  Padahal di dunia nyata saya terkadang mendapat gelar duta untuk beberapa provider. Namanya juga menggunakan produk tidak hanya satu pastinya saya membandingkan semuanya sekaligus dan tahu kekurangan dan kelebihanya. Maaf bagian ini sedikit curhat. Mungkin konten saya kurang cocok dengan persyaratan yang diinginkan oleh IBN. Tapi tenang, tembus atau tidak pintu IBN oleh saya, saya sih tetap akan menulis di blog ini. Saya akan menceritakan apa yang saya tahu untuk semua yang mampir.

Ini cerita impian saya sekarang, apa impianmu?

Followers

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Blog Archive