Nekad [Bagian 10]



Aku termangu di depan cermin. Aku menatap wajah yang rasanya semakin asing. Mata yang semakin sayu dan cahayanya semakin meredup. Jalan mana yang harus kupilih. Aku harus memilih antara dua orang yang kini berada di Indonesia. Apakah aku harus memilih Adam? Atau Rama?

Rama, seseorang yang entah bagaimana rupanya. Seseorang yang telah mencuri hatiku sejak setahun yang lalu aku mengenal dunia maya. Tak sengaja membaca tulisannya yang membuat hidupku lebih bermakna. Menjadi seseorang yang bisa mensyukuri apa yang ada.

Ternyata dia juga mencintaiku? Bagaimana mungkin? Lantas kenapa dia tidak mengatakannya sejak awal? Sejak pertama aku mengirim e-mail untuknya? Kenapa? Ada apa denganmu Rama? Apa yang menghalangimu?


Kubuka lembaran e-mail yang kukirim untuknya. Dari balik air mataku yang menggenang aku menangkap sesuatu yang aneh di sana. Alamat penerima e-mail itu rasanya berbeda. Bukankah seharusnya alamatnya bukan itu? Apakah Bryan telah mengacaukan alamat e-mail yang aku simpan di kontak? Apakah tidak cukup dia melukai hati Rama sehingga harus mengacaukan semuanya?

Gambar dari sini.

Ternyata begitu. Rama tidak pernah tahu isi hatiku. Dia tidak pernah tahu. Dia tidak pernah membaca e-mail dariku. E-mailku tidak pernah sampai padanya. Itu sebabnya tidak pernah menjawabnya. kuhempaskan ponselku ke ranjang dan membiarkan air mata menenggelamkanku.

Bagaimana sekarang?

Indonesia bukanlah jawaban paling tepat. Aku tidak akan pernah bisa memilih antara Adam dan Rama. Mereka sama sekali bukan untuk dipilih. Rama…

***

Please.”

“Kamu tidak berhak menghalangiku.”

Aku tidak peduli dengan Bryan yang berlutut di hadapanku. Aku sudah siap. Apa pun risiko yang harus kutanggung.

I must go.”

I love you Liz, please.”

Gambar dari sini.
I know.”

Please don’t go.”

I am so sorry Bryan, you are my best friend, I love you as a best friend.”

***

Untuk kesekian kalinya, aku menjejakkan kaki di tanah Jogja. Aku menghirup udara di negara Indonesia. 

Bersambung...

Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes