19 September 2011

Makanan Enak di Piring yang Kotor 2


Menyambung artikel saya yang sebelumnya menyinggung masalah pengunaaan EYD di dalam blog. Saya ternyata tidak berhasil menyampaikan dengan baik apa yang ada di dalam kepala saya. Baiklah coba baca tulisan di bawah ini.

Sa ya suk a ma kan ik an.

Bagaimana rasanya apabila menemukan blog dengan penulisan yang demikian? Pastinya penulisannya melanggar rambu-rambu EYD. Saya tidak akan menyebutkan sebuah blog yang memiliki penulisan yang nabrak seperti ini. Saya hanya ingin berbagi pengalaman dari kebiasaan ‘seseorang’ ini. Saya tidak mengutip tulisan ini dari blog beliau. Ini hanya sebuah contoh. Tapi memang dia suka menulis yang tidak sesuai dengan EYD.

Misalnya menuliskan kata depan dan imbuhan itu dalam satu format. Saya yakin dia tidak tahu. Bukan sengaja melakukan kesalahn tersebut. Siapa coba yang tidak pernah melakukan kesalahan? Kita melakukan kesalahan setiap hari, sadar tidak sadar. Jadi kita harus memaklumi kesalahan yang dilakukan orang lain. Semoga saja kesalahan tersebut bisa menjadi pembelajaran tidak hanya untuk beliau, tapi juga untuk kita.

Memang hak paten kita sebagai seorang blogger untuk menulis seperti yang kita mau. Itu hak yang tidak bisa diganggu gugat. Tapi alangkah sayang apabila tulisan anda yang bagus menjadi tidak enak dibaca gara-gara penulisan yang menjauh dari EYD. Seperti kata ‘gw’ yang tidak baku dalam bahasa Indonesia juga bisa ditulis sesuai EYD dengan tidak memisahkannya menjadi ‘g      w’.

Inilah maksud saya mengenai EYD di dalam dunia blogging. Apakah postingan ini masih menyinggung atau sulit diserap? Silakan ajukan pertanyaan.

NB: suwer tekewer-kewer deh blogger yang menginspirasi saya untuk membahas ini tidak pernah mampir lagi ke sini.

Related Posts

Makanan Enak di Piring yang Kotor 2
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).