15 September 2011

[kontes] A Story Pudding: Fobia Terhadap Pernikahan


Apakah postingan ini layak untuk ikutan dipajang dalam daftar peserta? Entahlah. Saya hanya bingung mencari pernikahan yang bisa saya ceritakan. Pernikahan yang selama ini saya lihat bukanlah pernikahan yang layak untuk diceritakan. Kehidupan pernikahan yang membuat saya ada di dunia ini bukanlah pernikahan yang normal.

Ketika semua anak di dunia ini melihat ayahnya mencari nafkah pontang-panting demi keluarganya, saya tidak pernah melihat itu. Saya hanya melihat seorang perempuan yang setia terhadap seorang lelaki yang sebenarnya tidak layak untuk dinikahi. Seumur hidupnya, dimulai pada usianya  yang ke-18, seorang perempuan itu telah mempertaruhkan masa depannya demi seorang lelaki. Apakah pernikahan yang salah?

Saya tahu Tuhan tidak pernah salah. Saya tahu itu.


Pernikahan itu telah membuat seorang perempuan yang harusnya menikmati kebersamaan dengan keluarganya damai menjadi seorang pekerja keras. Dia harus menjadi guru, tukang pijat, penjual bakso, penjual mie ayam, penjual buah, penjual pakaian, dan penjual bahan bakar minyak. Dia yang hanya punya satu tubuh, bekerja melebihi lelaki mana pun untuk lima anaknya dan seorang parasit yang semakin menua di rumahnya.

Kesetiaannya hanya berbeda tipis dengan ketol*lan.

Lima buah hatinya kemudian tumbuh dengan keadaan menjadi saksi untuk semua penderitaan ibunya. Satu di antaranya tumbuh dengan sebuah fobia yang sulit untuk dihilangkan. Dia takut menghadiri pesta pernikahan. Dia membenci undangan. Dia menangis tersedu ketika tanjidor melintas dengan sepasang pengantin.

Semua undangan selalu dia hindari. Dia hanya pernah menghadiri pernikahan yang benar-benar yang tak bisa dihindarinya. Dia benci pesta. Dia benci pernikahan. Tidak aneh memang jika Tuhan tidak mendekatkan seorang lelaki pun untuk menikahinya. Dia takut. Takut mengulangi sejarah yang sama dengan ibunya. Dia tidak mau menjadi budak di dalam masa depannya. 




Kisah ini diikutsertakan dalam A Story Pudding for Wedding yang diselenggarakan oleh Puteri Amirillis dan Nia Angga.

Related Posts

[kontes] A Story Pudding: Fobia Terhadap Pernikahan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).