7 September 2011

Jawai itu Jawai Ada ‘I’-nya



Jawai itu bukan Jawa salah ketik ya? Memang ada huruf ‘i’-nya. Banyak yang mengira saya salah sebut atau salah ketik ketika menyatakan akan mudik ke Jawai. Sekilas namanya mirip dengan Hawaii. Namanya mirip bagaimana dengan tempatnya? Mirip juga dong! Jawai terkenal dengan pantainya. Namanya ada dua, Pantai Jawai atau Pantai Putri Serayi.

Sewaktu kecil saya sering main ke pantai tersebut karena memang rumah kami yang merupakan rumah kontrakan berada di jalan masuk menuju pantai. Tapi saya tidak bisa berenang bahkan saya pernah hampir tenggelam di pantai. Ahahaha…

Apa saja sih yang menarik di Jawai? Kampung kelahiran saya, tepatnya di Bakau, Jawai.


1.      Bahasanya
Apabila berada di Jawai bisa jadi akan serasa berbicara dengan orang Betawi karena menggunakan ‘e’ taling untuk berkomunikasi. Berbanding terbalik dengan Pontianak yang memang menggunakan bahasa Melayu mirip dengan bahasa Malaysia. Tapi tidak menggunakan sapaan ‘lo-gue’.

2.      Toko Kelontongnya
Di Jawai tidak ada yang namanya Mini Market, Super Market, apalagi Mall. Di sini hanya ada toko kelontong yang menyediakan beragam kebutuhan masyarakat. Jadi jangan heran apabila di sini tokonya mirip dengan toko serba ada karena masyarakat hanya bisa berbelanja di sana.

3.      Sekolahnya
Sekolah di Jawai kita harus siap untuk berbaur dengan suku Tionghoa karena pengalaman saya selama sekolah di SMP 1 Dungun Laut, semua siswa tidak boleh duduk dengan teman yang berasal dari suku yang sama. Apalagi di sekolah ini memang siswanya seimbang antara suku Tionghoa dan Melayu.
 
4.      Makanan khasnya
Makanan khas Jawai adalah bubur pedas yang terdiri dari bermacam sayuran. Rasanya tidak pedas karena tidak ada cabai di dalamnya. Kecuali ingin menambahkan air cabai atau saus. Namanya memang ada ‘pedas’-nya karena bubur ini isinya campur aduk. Saya pernah dengar bubur pedas yang asli menggunakan 40 macam sayuran. Saya tidak tahu apa saja karena sekarang jenis sayurnya hanya sekitar 10 macam.

5.      Pantainya


Suka dengan pantai? Di Jawai tiap desa punya pantai yang sering di sebut dengan ‘bawah’ dan ‘darat’ untuk lawan tempat yang bukan menuju ke pantai. Jadi saya terbiasa dengan pemandangan pantai selama berada di Jawai.

 
6.      Angkutan Umumnya
Opletnya mirip dengan mobil pick up yang menggunakan atap. Itu untuk angkutan darat. Angkutan airnya ada tiga, motor air, feri, dan perahu. Jawai memang dikelilingi air yang membuatnya terpisah dengan Pontianak, Singkawang, dan Pemangkat.

7.      Tugu Ketupat Berdarahnya
Di Pontianak ada Tugu Khatulistiwa, di Jawai ada Tugu Ketupat Berdarah yang merupakan peringatan tragedi pembunuhan berbeda etnis pada 1 Syawal tahun 1999. Saya waktu itu masih SMP dan menjadi saksi bisu peperangan warga yang memang sangat menyedihkan. Rumah terbakar dan kepala melayang di seluruh desa.

Itu cerita saya tentang Jawai, apa ceritamu tentang kampung halaman masing-masing?




P.S: Siapa saja yang kemaren mau barteran? Tolong kirim alamatnya ke 085654626686 ya? Ditunggu...


Related Posts

Jawai itu Jawai Ada ‘I’-nya
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).