9 September 2011

Ini Cerita Jilbabku


Membaca lini masa yang menyertakan tagar ‘ceritahijabku’ akhirnya membuat saya menuliskan postingan ini. Iya saya ingin cerita, tentang jilbab yang sekarang saya kenakan. Saya tidak menyimak semua cerita yang lewat dengan tagar yang sama sih. Ingin nulis di twitter tapi kok jadi sayang banget ya dengan karakter yang harusnya bisa dirangkai menjadi postingan malah harus disia-siakan di lini masa orang yang following kita.

Kenapa saya memutuskan mengenakan jilbab? Kerennya disebut hijab apa jilbab sih? Pokoknya saya senang menyebutnya jilbab. Ehehehe..


Saya mengenakan jilbab karena saya waktu kecil pernah ingin mengenakannya. Iya, dulu waktu masih duduk di bangku sekolah dasar saya senang sekali melihat perempuan yang mengenakan jilbab. Terlihat lebih cantik dan rapi. Menurut saya sih.

Saya juga pernah meniatkan diri saya untuk mengenakan jilbab dan tidak akan dilepas lagi apabila lolos seleksi masuk Universitas Tanjungpura. Universitas negeri yang termurah biaya kuliahnya. Ternyata saya lolos.

Sebenarnya saya sudah mengenakan jilbab sejak duduk di bangku SMA. Tahun 2001. Tepat 10 tahun sudah saya mengenakannya. Tapi waktu itu masih bongkar-pasang a.k.a celang-celop. Jadi kadang pake kadang tidak. Nakal ya?

Kemudian ada tiga kejadian yang membuat saya menguatkan hati untuk mengenakannya. Saya pernah hampir diperkosa tiga kali. Oleh tiga orang berbeda. Di waktu yang berbeda pula. Saya tahu itu adalah teguran kepada saya untuk menjilbabi aurat saya. Sekarang? Saya nyaman sekali mengenakannya. Dulu pernah berpikir, kalau saya mengenakan jilbab nanti saya akan terlihat lebih tua. Eh ternyata sekarang mengenakan jilbab telah menjadi trend fashion ya?

Ini cerita jilbabku, bagaimana ceritamu?


Related Posts

Ini Cerita Jilbabku
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).