Langsung ke konten utama

(GoVlog-Umum) Berbahaya: Kentut Sambil Berkendara

Sumpah itu judulnya? Iya itu emang judulnya. Ini berkaitan dengan tertib yang sebelumnya membahas tentang bahayanya penggunaan ponsel selama berkendara. Apa hubungannya dengan kentut coba?
Baiklah, ini mulai aneh? Tapi semua orang pasti pernah kentut. Ya iya-lah. Siapa yang tidak pernah kentut angkat tangan. Ehehehe… pasti tidak ada yang angkat tangan ya? Kentut itu sangat penting dalam kehidupan manusia. Pernah kan dengar seseorang yang baru saja dioperasi baru boleh makan atau minum setelah kentut? Bayangkan apabila mereka tidak juga kentut sampai berhari-hari. Tidak makan dong? Tidak tahu juga sih bagaimana keputusan dokter, apakah memberikan suntikan untuk memancing pasiennya supaya bisa kentut. Satu hal yang pasti, kentut bisa jadi adalah sesuatu yang sederhana tapi bisa juga jadi hal yang sangat luar biasa.

Kentut juga bisa membahayakan seseorang yang berada di jalan raya. Kenapa eh kenapa? Karena eh karena *dangdut mang, tariiiik*.
Serius Nteee…

Iya, sekarang resapi setiap bau kentut kata yang muncul di bawah ini.


1.      Kentut bisa membuat sepeda motor oleng
Untuk teman-teman pengendara sepeda motor usahakan untuk membuang angin pada saat sepeda motornya tidak bergerak karena untuk memosisikan tubuh agar angin keluar dengan sempurna itu bukanlah hal yang mudah. Kendaraan terus bergerak dan bisa saja oleng karena teman-teman berusaha keras untuk mengeluarkan angin dari perut teman-teman.
2.      Kentut bisa membuat kecelakaan
Teman-teman masih bisa dikatakan beruntung apabila kendaraan hanya oleng tidak sampai terjadi kecelakaan, tapi bisa saja terjadi sesuatu yang tidak diinginkan oleh siapa pun di dunia ini. Yaitu kecelakaan. Tidak percaya kentut bisa membuat kecelakaan? Bisa lo, karena ketika seseorang berkonsentrasi untuk membuang angin, dia tidak sepenuhnya lagi berkonsentrasi pada kendaraannya. Apalagi jika kentutnya agak susah untuk dikeluarkan.
3.      Kentut bisa merusak acara
Ketika seseorang kentut ini juga bisa membuat acara yang akan dia hadiri batal. Mengapa? Pernahkan dengar yang namanya icipricit atau kentut sambil buang air besar. Buangnya sih sedikit. Ini biasanya terjadi pada penderita diare. Nah, apabila memang sedang dalam perjalanan untuk menghadiri sebuah acara penting jangan membuang angin sembarangan ya, apalagi kalau teman-teman tahu sedang diare atau sakit perut. Teman-teman tidak mau kan menghadiri acara dengan keadaan celana yang sedikit basah dan berbau? Yakkk!
4.      Kentut bisa membuat malu
Saat berkendara di jalanan yang ramai ada baiknya teman-teman kentut setelah mencari tempat yang sesuai untuk berhenti dan menuntaskan pembuangan angin tersebut. Karena pastinya teman-teman tidak mau kan ketika sedang enak-enaknya mengeluarkan angin dari perut ternyata ada lawan jenis yang juga sedang berkendara mendengarnya. Kentutnya pasti jadi sesuatu yang sangat memalukan.
Teman-teman pasti menganut paham kentut yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ada yang suka mengeluarkannya dengan keras, diam, dan pelan tapi bunyi. Tapi ternyata bahaya yang terkandung di dalamnya biasanya yang diam. Tidak ada bunyi, tanpa ekspresi yang jelas tapi baunya bisa membuat orang di sekitarnya pingsan.

Kita tidak pernah tahu kapan kita ketemu jodoh kita, jadi jangan sampai kentut membuat jodoh kita melayang jauh dari kehidupan kita.
  
Kentut juga menyegarkan anus yang terjepit di tempat yang gelap dan sempit jadi usahakan untuk tidak risih mengeluarkan anginnya tapi perhatikan juga tempat dan waktunya. Jangan sampai sembarangan juga. Apalagi di ruangan yang kedap bau (emang ada?) berbahaya buat orang di dalamnya.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan