11 Agustus 2011

(GoVlog-Ramadhan) Kuliner Kalimantan Barat: Es Krim Petrus dan Srikaya Sukahati


Saya bersyukur sekali bisa hidup di kota yang tidak mengenal kata macet. Untuk mengelilingi Kota Pontianak yang panas ini tidak membutuhkan waktu yang lama karena jarak 10 kilometer saja bisa didatangi dalam waktu 10 menit dengan sepeda motor. Apabila memang banyak kendaraan yang berlalu-lalang paling 15 menit sudah sampai. Bayangkan dengan di Jakarta. Belum lagi polusi, kemacetan harus menjadi makanan sehari-hari.

Tugu Khatulistiwa


Nah, ngomong-ngomong soal makanan nih, di Pontianak ada dua kuliner lagi yang terkenal. Es krim Angie atau yang lebih akrab disebut Es Krim Petrus karena terletak di depan sekolah Santo Petrus. Lokasinya di Jalan KS. Tubun. Tidak begitu jauh dari Jalan M. Sohor atau Sumatera tempat saya bekerja (Radio Volare).
Suasana Jalan KS Tubun saat waktu pulang sekolah, kalau tidak berniat beli es krim jangan lewat jalan ini.


Es krim ini adalah es krim buatan pemilik warung yang benar-benar memperlihatkan ini adalah satu di antara banyak kuliner nusantara karena es krim buatan rumahan ini berisi campuran seperti es campur. ada kacang merah, cincau hitam yang dipotong kecil-kecil, agar-agar serut dan lelehan cokelat. Rasa es krim yang ditawarkan bermacam-macam, yaitu sebagai berikut.
1.      coklat
2.      vanila
3.      strawberry
4.      durian,
5.      cempedak
6.      nangka. 


Penyajian es krimnya tergantung porsi yang dipilih, bisa pakai gelas biasa atau cup, atau disajikan di atas batok kelapa mudaSaya sih lebih suka memilih yang menggunakan gelas biasa karena lebih murah Rp8.000/cup-nya. Seingat saya yang menggunakan batok kelapa harus nambah Rp5.000/porsi jadi harganya itu Rp13.000. Sayang duitnya… *anak kos banget*


Di sini tidak hanya menyediakan es krim tapi banyak kue seperti bolu, brownies, kluper tart (apakah benar tulisannya nih), dan macem-macem lainnya. Harga bervariasi, tapi masih kuat di kantong. Ehehehe..

 
Selain es krim ada lagi yang terkenal di Pontianak yaitu Selai Kaya Suka hati, atau dikenal di luar Pontianak sebagai srikaya Suka Hati. Banyak warung kopi yang menjual pisang goreng srikaya menggunakan selai yang satu ini. Selain karena rasanya yang enak, selai ini dibuat tanpa bahan pengawet sehingga untuk menyimpannya agar lebih tahan lama harus di dalam kulkas. Ketahanan selai yang tidak disimpan di dalam kulkas hanya sampai seminggu. Pisang goreng istimewa ini sudah dibuka cabangnya di Tangerang.


Srikaya ini juga terkenal sekali. Sampai-sampai ada yang meminta sama saya barternya adalah srikaya ini. Hmmmm… buat teman-teman yang pengen mencicipi pisang goreng srikaya Suka Hati ini bisa datang ke Warkop Suka Hati di Jalan Tanjung Pura, Warkop Winnie di Jalan Gajah Mada (ini tempat nongkrong saya), dan warkop di dekat Hotel Orient.

Warkop Winnie Pontianak

Tertarik untuk berbuka puasa dengan dua sajian menarik ini?




Related Posts

(GoVlog-Ramadhan) Kuliner Kalimantan Barat: Es Krim Petrus dan Srikaya Sukahati
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).