Saya Bintitan (lagi?)


Pinjam gambar di sini.


Seumur hidup kamu pernah tidak menghitung berapa kali kamu terkena penyakit kutukan ini? Atau malah belum pernah saya sekali? *berdoa mudah-mudahan yang belum kena ikutan terjangkit* amieeen.


Begini ceritanya, saya sudah tiga hari terkena penyakit ini. Mata saya bintitan, lagi, yang sebelah kanan. Bayangkan. Sudah berapa kali mata kanan saya yang jadi korban? Tak terhitung. Menyebalkan banget pastinya. Merusak penampilan yang memang sudah rusak. Saya juga agak susah melihat dengan mata kanan. Mata perih kadang gatal. Nah, ada yang bisa mengajari saya untuk mengggaruknya tanpa menyebabkan bola mata saya ikutan tergaruk?

Bisa?

Tidak bisa?

Ya sudahlah. Saya semakin menderita dengan keadaan saya. Saya kemudian mencari cara penyembuhannya dengan gugel. Ada yang menyarankan mengompresnya dengan kain yang dibasahi air garam hangat. Lumayan mendingan sih. Minimal tidak terlalu jelas. Malu juga ada yang bilang: “Tante habis ngintipin siapa hayo!”

Memangnya saya Tante apaan sampai punya hobi mengintipin orang. Mata saya sakitttt banget nih. Soalnya bintitannya di dalem kelopak pinggiran dalam mata kanan. Seperti sariawan pada bibir tapi yang ini mengembang dan membulat. Menggatal juga. Sebeeel ihhhh…

Apakah saya harus ke dokter untuk melakukan operasi kecil pada kelopak mata saya? Ini mulai menyebalkan.

Cerita di atas adalah cerita bintitan saya beberapa hari yang lalu. Sekarang sudah sembuh kok. Tidak mendatangi dokter mana pun dan rumah sakit terdekat. Tapi bintitannya hanya mengempes bukan pecah. Apabila saya tidak menjaga kebersihan mata saya pasti saya bisa terkena bintitan lagi.

Pernah terkena bintitan? Ini cerita bintitanku, apa cerita bintitanmu?
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes