Langsung ke konten utama

Daftar Kado Pernikahan dari Honeylizious



Kado Pernikahan dari Honeylizious? Pasti penasaran kan dengan maksud tulisan saya kali ini. Baiklah sebelumnya saya ingin jujur dengan hati saya sendiri. Saya sebenarnya kurang sreg dengan acara pernikahan zaman sekarang. Resepsi terus amplop-amlopan, terus apa bedanya coba dengan makan di restoran? Hanya ada sepasang raja dan ratu sehari menghiasi pelaminan. Baiklah sodara-sodara. Saya juga sedikit takut untuk hadir di pesta pernikahan di kampung saya, karena saya fobia dengan satu benda, Tanjidor. Cerita fobia saya ada di sini.


Saya suka dengan acara pernikahan itu di masa kecil karena di desa saya semua orang mengadakan pesta pernikahan pasti ada pakatannya. Pakatan itu bisa dikatakan sejenis patungan. Semua orang di desa akan berkumpul di rumah mempelai dan memberikan apa yang mereka mampu sebagai hadiah di hari kecil. Normalnya yang dibawa adalah seekor ayam, sekilo beras, dan sekilo gula pasir. Hadiah pernikahan dari penduduk desa ini akan dijadikan makanan untuk ‘hari besar’. ‘Hari besar’ ini jika di kota akan disebut resepsi.


Kado pernikahannya keren kan? Bayangkan. Kadonya ayam, gula, dan beras.

Bedanya di pesta pernikahan di desa dan di kota adalah kebersamaannya. Di desa kental sekali dengan gotong royongnya. Semuanya dibantu oleh penduduk terdekat. Makan pun menyenangkan karena ada acara makan ‘saprahan’. Saprahan adalah acara makan secara berkelompok dengan mengelilingi makanan. Satu saprah (satu kelompok) terdiri dari enam orang atau setengah lusin piring. Makannya juga bukan di kursi melainkan lesehan. Penuh kebersamaan banget kan?

Pinjem gambar di sini.
Sumber gambar dari sini.

Sumber gambar dari sini.
Saya suka acara pernikahan yang ada saprahannya seperti ini.

Saya sampai sekarang memang belum menikah dan belum merencanakan pernikahan dengan siapa pun. Jadi untuk teman-teman yang mampir ke sini dan akan menikah silakan kirim undangan berserta souvenir khusus buat saya ke alamat saya yang bisa ditanyakan ke email saya di listia_19@yahoo.com, karena saya menyiapkan daftar untuk kado pernikahan teman-teman.

1.      Buku saya.
3.      Lempok durian.
4.      Sotong pangkong.
5.      Ikan teri goreng tepung.
6.      Stik keladi (stik talas).
7.      Rekaman suara saya (bisa request mau dongeng atau cerita).
8.      Postingan di blog.
9.      Memasang banner pernikahan teman-teman di blog ini.
10.  Aksesoris flanel Honeylizious.

Saya bingung mau memberikan kado pernikahan apalagi. Tapi apabila teman-teman menginginkan kado pernikahan yang tidak ada di daftar tersebut, silakan kirim e-mail ke saya. Pilih satu saja ya kadonya. Ehehehehe... Apabila memungkinkan saya akan memberikannya. Sekian.


”Artikel ini saya tulis sebagai  Wedding Anniversary Gift  bagi para sahabat yang mensyukuri hari ulang tahun pernikahannya pada bulan Juli 2011”

Photobucket

Ikutan kontes ADUK yang diadakan Pak Dhe lagi. Menang atau tidak yang penting ikut meramaikan.

Asyik terdaftar.

Flower Card

Di Aduk!


Makasih Pak Dhe.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan