1 Juli 2011

3 Blog yang Jarang Saya Komentari

Sebenarnya saya sangat suka bisa meninggalkan komentar di blog yang saya baca. Apalagi blog tersebut adalah blog personal yang tidak copas sana-sini isi postingannya. Berikut adalah beberapa jenis blog yang jarang saya komentari, jarang ya? Saya tekankan, hanya jarang, kemungkinan saya masih meninggalkan komentar di sana. Tapi komentar saya sedikit. Teman-teman jangan marah kalau saya jarang berkomentar, saya masih berusaha untuk membaca postingan di blog teman-teman semua kok.


1.      Blognya berat

Ada beberapa hal yang menyebabkan sebuah blog membutuhkan waktu yang lama untuk dibuka. Kebanyakan widgets, memasang header yang berat, memasang lagu, atau streaming radio bisa menjadi penyebab sebuah blog berat. Saya sampai sekarang masih mendapatkan komentar bahwa blognya saya berat. Terima kasih sudah ada beberapa blogger yang mengingatkan sehingga saya selalu berusaha memasang widget yang benar-benar penting dan tidak berat.

Blog yang berat bagaimana mungkin bisa saya komentari ya? Soalnya mau membacanya saja kadang susah. Kalau beruntung saya masih mendapatkan kesempatan untuk membaca postingan di sana. Jika kurang beruntung? Ya layar lappy saya tidak akan menampilkan apa pun di sana.

Bukannya sombong tidak mau berbalas komentar, tapi ini karena keterbatasan saya sebagai seorang blogger newbie yang pas-pasan.


2.      Verifikasi kata

Nah, saya kan tidak selamanya menggunakan lappy untuk berinternet ria. Kadang saya suka menggunakan ponsel jadul saya si nokia 6120 classic yang di dalamnya ada opera mini 6. Karena menggunakan ponsel yang tidak begitu canggih, saya harus bisa menerima beberapa kekurangan pada kegiatan berinternet ria saya. Jika menampilkan gambar di opera mini 6 butuh waktu yang lumayan panjang untuk membuka sebuah blog, saya akhirnya memilih untuk menyembunyikan gambar pada saat internetan.

Memang loadingnya akan sangat cepat. Soalnya setiap halaman hanya butuh kapasitas beberapa kb. Sayangnya ini akan menyusahkan saya ketika akan mengomentari blog yang menggunakan verifikasi kata. Saya tidak bisa memilih gambar mana yang akan saya tampilkan karena pada saat saya memilih pengaturan opera mini yang menampilkan gambar, semua gambar akan muncul di sana. Butuh waktu yang sangat panjang untuk membukanya. Terkadang opera mini saya malah langsung tertutup. Karena blognya terlalu berat dengan sekian banyak gambar.

Jadi saya juga jarang meninggalkan komentar di blog yang menggunakan verifikasi kata. Saya takut ponsel saya ngambek dan tak mau hidup lagi apabila saya memaksa dia bekerja terlalu berlebihan.

Makanya di twitter saya sering tuh bilang saya teman-teman yang lain untuk tidak menggunakan verifikasi kata. Supaya saya bisa blogwalking ke blognya sekalian meninggalkan sepatah dua patah kata di blog mereka. Tapi saya mengerti sih apabila verifikasi itu masih digunakan, katanya Kimi sih buat menghindari komentar spam gitu, walaupun saya kurang paham maksudnya apa. Saya juga tidak merasa mendapat komentar spam dengan meniadakan verifikasi. Namanya juga blog baru ya? Buat yang pengen tahu usia blog ini berapa bulan (belum tiga bulan sebenarnya) bisa cek di http://whois.net.

3.      Menggunakan form komentar yang sulit dikomentari
Ini mutlak kekurangan saya, karena saya tidak paham beberapa form komentar. Biasanya saya sudah berusaha meninggalkan komentar di blog yang menggunakan form komentar yang berbeda dari yang biasanya lalu gagal.

Sebenarnya kalau saya berada dijaringan yang memungkinkan dan menggunakan perangkat yang mumpuni saya tetap akan berusaha meninggalkan jejak. Minimal di kotak shoutmix dan sejenisnya. Tapi kalau saya gagal juga dalam meninggalkan tulisan saya, saya akan dengan senang hati mem-follow blog yang menurut saya cocok dengan kriteria blog yang saya baca setiap harinya.

Lagi pula komentar bukanlah sebuah tolak ukur pasti yang menandakan blog tersebut banyak didatangi oleh pembaca. Bisa jadi blog yang tidak menyediakan kotak komentar juga banyak disinggahi pembaca. Memang sih, dengan adanya komentar bisa menambah semangat ya? Sekarang kembali lagi ke tujuan kamu menulis di blog itu apa?

Sekian.

Related Posts

3 Blog yang Jarang Saya Komentari
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).