Langsung ke konten utama

SMS DI ATAS MOTOR (BISA JADI NGETWIT, NGESBUK, POKOKE ONLINE)

stop penggunaan ponsel di jalan raya
Ini adalah fenomena alam.

Ini adalah dampak negatif murahnya tarif SMS-an dan perang bonus SMS dari banyak operator.

Ini adalah dampak mewabahnya virus online.

Ini adalah dampak dari anak-anak yang pengen tetap eksis.


Awalnya orang-orang yang memiliki hobi mengendarai motor sambil SMS-an tidak begitu mengganggu karena status saya masih sebagai penumpang. Sering kali saya melihat baik itu cewek maupun cowok mengetik SMS dengan tangan yang kiri sedangkan tangan kanan memegang stang gas di kanan. Mereka menyalahi aturan. Ingin sekali menegur mereka. Asal mereka tahu, akibat yang bisa mereka timbulkan itu lebih banyak dampak negatifnya yaitu seperti di bawah ini.

1. Kecelakaan lalu lintas
Bayangkan kalo pada saat mereka hanya bertahan dengan satu tangan untuk mengendarai sepeda motor terus bertemu dengan jalan yang berlubang, sepeda motor oleng dan jatuh. Ini memang berbahaya pastinya untuk mereka. Tapi jangan lupa efek kartu domino. Pengendara di belakang bisa ikut celaka apabila tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya karena jatuh yang mendadak itu.

2. Jadi korban tindak kriminal
Kalo SMS-annya pake hape yang harga jualnya udah nggak sampe 100 ribuan sih mungkin nggak akan menarik minat jambretters untuk menjangkaukan tangannya pada handphone anda. Tapi kalo SMS-an menggunakan hape yang akan terjual ke penadah lebih dari satu juta. Bahkan berjuta-juta, sebentar lagi anda akan benar-benar kehilangan hape yang setia nempel di tangan kiri anda selama mengendarai kendaraan bermotor.

3. Membuat orang yang melihat anda was-was dengan keselamatan anda dan dirinya
Anda bisa bilang anda akan aman selama di jalan raya walaupun sambil SMS-an. Bisa jadi sih anda memang pengendar a ulung yang sudah mahir banget SMS-an sambil mengendarai motor karena sudah sering melakukannya. Tapi orang-orang sekitar anda tetap akan cemas melihat perilaku menyimpang anda.

4. Polisi akan menangkap anda
Perilaku seperti ini adalah perilaku yang menyimpang dan harusnya memang dianggap menyalahi aturan. Untungnya sudah ada peraturan yang mengatur tentang pengemudi yang nakal seperti ini. Razia! Razia! Tangkap dan jebloskan ke penjara (nah Lo! Esmosi jadinya nih)!
Kalo polisi menangkap anda, ini bukan dampak negatif untuk kami. Melainkan berita baik. Berkurang lagi orang-orang yang seharusnya tidak mengemudi dan sibuk dengan handphonenya. Tapi pastinya ini berita buruk untuk anda. Hahahahhaha….


Saran saya, berhentilah sejenak untuk mengecek SMS ataupun panggilan masuk di handphone anda. Kalo bisa lebih aman kenapa harus menempuh bahaya yang mengancam tidak hanya nyawa anda tapi juga nyawa orang lain?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan