Langsung ke konten utama

SELULAR: SILENT KILLER

kecelakaan karena handphone



(gambar minjem di sini)

Sesuatu yang paling dekat dalam kehidupan kita adalah sesuatu yang memiliki potensi paling besar untuk membunuh kita. Saya yakin. Handphone adalah benda yang paling berpotensi untuk membunuh kita. Secara nggak sadar kita telah memelihara harimau yang setelah dewasa akan menelan kita hidup-hidup. Saya akan memaparkan sebab-musababnya sebagai berikut.


1. SMS-an di atas motor

Ini adalah fenomena yang sangat mengganggu saya sejak saya menjadi pengendara sepeda motor. Enggak hanya remaja tanggung yang melakukannya. Malahan kakek-kakek pun telah terkena imbasnya. Saya melihatnya dengan mata kepala saya. Kalo yang SMS-an itu yang digonceng sih terserah ya? Tapi sambil pegang kemudi motor? Jangan dong!

2. Facebookan dan twitteran di atas motor

Ini jauh lebih berbahaya daripada SMS-an karena kalo SMS-an paling hanya baca kemudian balas. Nah kalo facebookan atau twitteran, tiba-tiba ngebaca sesuatu yang lucu? Pasti lebih bahaya tuh, konsentrasi semakin buyar, stang motor bisa aja oleng. Jatoh sendiri sih nggak masalah ya? Kalo membahayakan nyawa orang? Jangan dong!

3. Telpon-telponan di atas motor

Selain pendengaran kamu nggak konsen, tangan kamu juga nggak konsen. Pake handfree? Jangan maksa deh, mendingan pinggirin motor baru angkat telpon. Selain kemungkinan akan ditilang kamu juga membahayakan nyawamu dan orang lain. Jangan dong!

4. Dengerin musik di atas motor

Sepertinya memang mengasyikkan ya? Nggak pernah baca berita mahasiswa yang jalan kaki, nyebrang, terus ditabrak kereta gara-gara denger musik pake headset? Udah deh… ntar aja semua itu napa? Jangan dong!


Tuh bener kan apa yang tante bilang. Handphone tuh pembunuh berdarah dingin. Belbahaya, bukan untuk maenan. Sinih hapehnya!
emoticon .gif
(emo pinjem lagi di sini)

pesan-pesan ini buat semua pengendara kendaraan. nggak hanya yang pake motor, yang pake mobil, dan sepeda juga.

Saya kasih contoh motor karena saya pake motor dan nggak pernah maen hape di atas motor. Kalo mobil belum punya saya!

ok?

Keep writing!

Happy blogging!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan