Langsung ke konten utama

SAPARDI, LEMBU YANG PUNYA SUSU, SAPI YANG PUNYA NAMA

sapardi djoko damono

Nah loe, makin lama postingan di blog ini judulnya makin aneh-aneh aja. Jangan aneh-aneh deh Hani. Kkkkkkk…. :D

Apa hubungannya coba Sapardi dengan susu? Bahkan penghasil dan pemilik mereknya sekalipun. Postingan aneh!


Tidak! Tidak! Saya tidak sedang membuat sesuatu yang aneh sodara-sodara. Saya hanya ingin berbagi sesuatu tentang Sapardi Djoko Damono. Saya mendengar curhat beliau pada saat diundang ke kampus saya. Saya tidak pernah membayangkan sebelumnya saya akan bertemu dengan sosok yang sangat saya kagumi tersebut. Yah… dibanding ketemu dengan artis saya sangat senang bisa bertemu beliau. Sosoknya sangat menyenangkan dan mirip dengan kakek saya. Lagi-lagi saya selalu ingin menangis menceritakan tentang diri saya yang sangat suka dengan sosok kakek. Laki-laki tua adalah kenangan terindah buat saya. Setiap kali melihat sosok laki-laki yang rambutnya mulai memutih saya pasti akan langsung menyukainya. Tidak ada cowok ganteng mana pun yang akan mampu mengalihkan perhatian saya dari sosok seorang kakek. Huhuhuhuu *berlinang air mata*….

Saya sangat menyukai puisi Sapardi Djoko Damono. Saya paling suka puisi ‘Aku Ingin’. Saya bahkan menghapalnya. Ironisnya adalah ketika banyak orang membaca karya beliau, terutama puisi, semua tidak akan mengira bahwa itu adalah karya Sapardi Djoko Damono. Ada beberapa orang yang mengira itu adalah karya Kahlil Gibran. Seperti yang beliau pernah ceritakan.

“Saya tidak pernah marah orang menggunakan puisi saya untuk ditulis dan dipajang di media apa pun. Saya hanya minta tolong dicantumkan nama saya sebagai penulis puisi tersebut.”

Dari banyak puisi yang beliau tulis, puisi ‘Aku Ingin’ memang sering digunakan orang diberbagai undangan pernikahan. Entah sudah berapa banyak, ratusan atau ribuan, undangan yang mencantumkan puisi tersebut. Alih-alih mencantumkan nama Sapardi Djoko Damono, yang terpampang malah nama Kahlil Gibran.

Ini sama seperti pepatah yang mengatakan


Lembu yang punya susu, sapi yang punya nama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma