2 Juni 2011

PENYEDEKAH JEMPOL

jempol

(gambar dari sini)

Di FB saya ada seseorang yang selalu dengan senang hati memberikan jempolnya di status yang saya buat. Apa pun isinya. Awalnya saya tidak begitu menyadari kelakuan baiknya ini karena jarang update status. Beberapa bulan berlalu dia tetap dengan setia memberikan jempolnya kepada status saya. Sampai akhirnya saya tidak enak hati ketika melihat update-an statusnya. Dengan senang hati saya akan memberikan jempol di sana. Bahkan terkadang kalo memang statusnya menarik saya langsung mengomentari setelah sebelumnya memberikan jempol.


Saya pernah memposting tentang orang-orang yang senang mengirimkan pesan di chat FB saya yang isinya ‘likes status aku dong’. Waktu itu saya terpana. Kok ada ya yang seperti ini. Itu waktu pertama kali saya mendapat pesan itu. Kemudian pesan-pesan yang seperti dejavu itu berlanjut tanpa henti. Saya langsung akan mengambil tindakan yang (maaf) agak arogan ya? Saya akan membalas pesannya dengan kata-kata yang tidak bersahabat. Memangnya bisa dapat uang ya kalo statusnya ada yang likes?

Kembali pada penyedekah jempol tadi. Dia ternyata tidak hanya memberikan jempol pada status saya, melainkan pada status teman-teman FB-nya. Sekarang jempol yang mampir di statusnya bisa mencapai 30-an bahkan lebih. Waw… dia mendapatkan apa yang memang dia inginkan bukan? Kalo memang dia menginginkan statusnya mendapat banyak jempol dia berusaha untuk memberikan jempol terlebih dahulu distatus orang.

So buat pengemis jempol, belajarlah dari orang ini. Dia memberi terlebih dahulu baru menerima. Tanpa ia minta banyak orang dengan senang hati memberikan jempol pada statusnya.

Related Posts

PENYEDEKAH JEMPOL
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).