MENULIS ITU SAMA SEPERTI MEMASAK

memamah jantungmu


Perumpamaan menulis dan memasak mencuat begitu saja di kepala saya. Bukan karena saya suka menulis dan memasak. Saya malah sudah lama tidak memasak saat saya benar-benar disibukkan dengan kegiatan menulis, siaran, dan mengajar. Jadi? Maksudnya apa tuh judulnya? Saya habis berbincang-bincang dengan Mas Joko dan membahas tentang tulisan fiksi saya.


Dia bilang sebenarnya tema yang saya angkat biasa. Istimewanya pada penyajian dari saya. Cara saya menuliskannya. Ibaratkan makanan sih sebenarnya bergantung pada lidah masing-masing. Tapi sebelum Mas Joko mengatakan hal tersebut saya telah menerima review yang intinya mengatakan hal yang sama. Tebegaya, satu diantara banyak pembeli buku saya, juga mengatakan bahwa saya mengangkat tema yang sebenarnya biasa dalam novel saya ‘MEMAMAH JANTUNGMU’. Cerita tentang sebuah penemuan yang akan mengubah seisi dunia apabila berhasil. Kemudian penemuan itu diperebutkan banyak orang dan ada petualangan. Menurut Tebegaya itu terlalu biasa.

Sayangnya dia harus terkagum-kagum pada semua konflik yang saya bangun dalam novel itu. Sebenarnya saya masih belajar untuk menulis. Pertama kali melihat lima novel tersebut sampai ke tangan saya, saya sangat gembira. Euforianya hanya sebentar karena saya kemudian menciut. Apa yang harus saya lakukan dengan lima buku yang saya tak yakin akan meledak di pasaran?

Sayangnya petidakpedean saya kalah oleh insting dagang saya. Saya menjualnya meskipun agak tidak percaya diri. Padahal saat saya menulis postingan ini saya telah mencetak untuk yang keempat kalinya. Saya mencetaknya memang tidak banyak. Hanya 5 tiap sekali cetak. Semuanya habis di minggu yang sama. Saya gembira. Ini adalah langkah awal yang akan membuka jenjang karier saya yang berikutnya. Saya masih tidak menempatkan PNS diurutan 5 besar karier yang paling saya inginkan. Saya masih ingin menjadi penyiar, penulis, pedagang, guru bimbel, dan blogger berbayar. Hahahhaa… cita-cita macam apa itu? Entahlah… saya sekarang sedang mengusahakan untuk membuka rekening di Bank Mandiri untuk memudahkan bisnis saya.

Mohon doa dari semua orang yang membaca tulisan ini.
:D
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes