Langsung ke konten utama

Internetan Irit Ala Anak Sekolah Melalui Layanan Kartu As-Nya Telkomsel


Sumber gambar dari sini.

Saya telah menjadi pelanggan Telkomsel sekitar 5 tahun. Saya ingat pertama kali saya memiliki ponsel itu pertengahan 2006 karena sinyal di kampung saya juga sudah lancar sehingga ibu saya mengizinkan saya memiliki ponsel agar dia bisa menghubungi saya dari Jawai yang butuh waktu sekitar 6-7 jam perjalanan.


Kartu yang pertama saya miliki adalah kartu as. Iya kartu as. Waktu itu memilihnya karena tarifnya yang sangat murah. Maklum anak kost harus irit dong ya? Walaupun pada akhirnya saya bersyukur memilih kartu yang masa aktifnya tidak habis-habis ini. Kenapa bersyukur? Karena menurut saya ini adalah kartu dengan tarif termurah yang memenuhi kebutuhan saya.

Murahnya memang lebih banyak murah apabila berhubungan dengan sesama. Tapi semua provider memang begitu kan ya?

Sekarang internetan bukan lagi menjadi sesuatu yang aneh untuk pengguna ponsel. Tidak terkecuali saya. Makanya saya harus jeli pada saat memilih provider untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Saya paling sering menggunakan opera mini dan ebuddy. Kalau ebuddy biasanya bisa hidup 10-15 jam perharinya. Memang saya sering dihubungi via Y!M atau facebook chat. Jadi saya mulai jarang SMS-an. Untuk telpon-telponan saya mendaftarkan kartu as saya di layanan telpon murah yaitu dengan tarif Rp20/30 detik. Sekarang sih sudah tidak bisa daftar lagi. Tarif menelpon murah ini berlaku sampai malam. Tapi untuk tarif sore sampai jam 5 pagi ada perbedaan yaitu Rp50/30 detik. Saya sih tidak begitu lama menelpon untuk kepentingan saya. Biasanya hanya beberapa menit. Jadi pembatasan 30 menit/hari untuk layanan ini tidak memusingkan saya.

Ebuddy sendiri saya daftar layanan bulanan dengan tarif Rp8.800/bulan (sudah termasuk pajak). Opera mininya menggunakan paket FLASH dengan tarif Rp10.000/35.840kb. Biasanya paket flashnya ini bisa habis dalam waktu 3 mingguan. Tapi tidak masalah karena bisa dibeli lagi dengan harga yang sama dan masa aktif diperpanjang sesuai tanggal pembelian terakhir.

Beberapa bulan ini penggunaan pulsa as saya tidak lebih dari Rp30.000/bulannya. Murah sekali bukan? Tapi tarif paket flash ini adalah paket flash komunitas sekolah. Jadi kartu asnya harus terdaftar dulu di komunitas tersebut. untuk kartu simpati sendiri harus terdaftar di komunitas kampus. Tenang. Tarif flashnya sama kok. Jadi internetannya murah banget.

Paket flash ini cukup banyak buat saya karena hanya digunakan untuk berkicau di twitter, cek e-mail, dan cek blog. Untuk facebookan saya lebih sering menggunakan http://0.facebook.com yang digratiskan untuk pelanggan telkomsel walaupun kadang tetap memotong beberapa kb dari paket flash. Sedikit kok.

Ini adalah internetan irit saya. Sudah pakai telkomsel? Coba dong tarif yang saya gunakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma