21 Juni 2011

Ganti Template Baru


Sebenarnya dari kemarin sudah melirik-lirik template bawaan blogger yang ini. Tapi takut untuk menggantinya, soalnya settingan di kotak html akan hilang semuanya dong ya? Kecuali widget yang dipasang dengan kotak gadget tersendiri. Jujur. Saya takut untuk melakukan itu. Saya takut kehilangan banyak editan yang saya pasang di html-nya.


Hingga akhirnya ada yang protes blog saya lebih berat dari sebelumnya. Padahal umurnya baru sebulan sembilan belas hari. Memangnya naik berapa kilo? Sampai berat begitu? Emangnya bayi ya? Hahahaha..

Sebenarnya saya juga merasakan blog ini berat. Tapi kemarin saya mengaturnya itu butuh berhari-hari. Bahkan hingga hitungan minggu saya masih merasa ada yang kurang dengan blog saya. Karena banyaknya yang saya atur di pengeditan htmlnya, blog saya menjadi buerrattt.

Hari ini saya mengalah dan mengembalikan pengaturannya ke default dengan mengubah beberapa hal. Hal-hal yang saya pikir tidak membuat blog saya berat. Widget masih lengkap seperti sebelumnya karena saya yakin blog saya tidak berat dengan widget itu. Ada beberapa widget yang saya perpendek biar makin sesuai dengan tampilannya.

Halaman yang bisa melipat di bagian kanan akhirnya tidak saya pasang lagi. Saya pikir itu berat. Toh saya sudah memajang novel tulisan saya di halaman tersendiri. Kalau memang ada yang akan beli pastinya dia akan beli kok. Tidak perlu menyisipkan promo yang terlalu banyak. Di twitter juga bisa promo kan? Malah lebih efektif di sana.

Tulisan untuk postingan juga berubah. Lebih sederhana kan? Lebih enak dibaca dong. Ukuran tulisan untuk komentar yang masuk saya biarkan kecil begitu. Biar tidak mengalahkan tulisan postingannya. Auto read more-nya juga tidak saya gunakan lagi. Sudah cukup nyaman seperti ini. Bagi saya. 

Ada beberapa hal yang mengharuskan saya untuk mengoprek htmlnya. Paling penting adalah anti copas yang meminimalisir plagiat tulisan saya. Walaupun saya tidak tahu apakah ada orang yang berniat untuk menjiplak tulisan saya. *serasa seleb*. Dua tombol penting yang harus ada dalam tiap postingan ada tombol ‘share via FB’ dan ‘share via twitter’. Ini juga harus mengoprek html. Terakhir yang mengharuskan saya mengoprek html adalah divider tercinta yang sangat saya sayangi. Soalnya saya tidak memasang header untuk blog saya.

Sebenarnya saya tidak begitu cerewet soal template yang bisa membuat saya jatuh cinta. Paling penting buat saya adalah template tersebut ujung-ujungnya tidak runcing. Saya suka yang membulat. Karena ujung yang  tajam membuat saya tidak betah berlama-lama di sebuah blog. Apalagi blog saya akan saya miliki selamanya dan update setiap hari.

Akhirnya inilah template yang saya gunakan sekarang. Kalaupun nanti saya mengubahnya lagi, tema yang saya pilih kayaknya masih yang ini sih. Mudah-mudahan. Hehehe…


Related Posts

Ganti Template Baru
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).