DUA DETIK: DUA NYAWA HAMPIR MELAYANG

pengendara motor


Terkadang aku suka berpikir apa sih salahnya untuk bersikap lebih sabar. Cukup dua detik aja. Misalnya saat kamu melihat lampu merah akan berganti hijau dua detik lagi. Hanya dua detik agar warna merahnya benar-benar hilang dan berubah jadi hijau.
Tapi entah kenapa ya pengendara motor sekarang nggak sabaran banget.

Dua detik juga bisa kita sedekahkan pada seorang penyeberang jalan yang kesusahan. Kenapa nggak berikan kesempatan agar dia bisa berlari menyeberangi jalan? Ngeremlah dua detik agar dia bisa lewat?

Dua detik aja…

Karena tadi aku hampir menjadi saksi sebuah kecelakaan maut saat dua buah motor dari arah berlawanan saling mendahului. Untung dua-duanya sempat ngerem. Mereka sama-sama nggak tahu ada motor melaju ke arahnya karena dihalangi sebuah truk. Apabila mereka terlambat dua detik mungkin nggak akan ada yang namanya kehidupan lagi buat mereka. Ada yang sedang membawa keluarganya lagi. Aku nggak mau melihat kejadian seperti itu di depan mata kepalaku. *bergidik ngeri*

Sedekahkanlah dua detik waktu kita untuk kehidupan kita sendiri dan orang lain. Dua detik lebih cepat nggak akan membawa perubahan lebih. Tapi dua detik yang ingin kita miliki dengan ketergesaan pasti bisa merenggut nyawa orang. Dua detik saja! Berikanlah kesempatan untuk membuat lalu-lintas negara kita menjadi lebih baik lagi.

Keep blogging!

Happy writing!
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes