Langsung ke konten utama

Bukan Tutorial: Cara Membuat Favicon

Sumber gambar dari sini.


Menjawab pertanyaan teman seperjuangan saya yang cantik dan manis Si Armae yang kebingungan dengan cara membuat favicon sesuai keinginan saya harus membuat postingan ini. Tidak menyusahkan sih sebenarnya. Tapi sudah beberapa postingan saya buat yang isinya kayaknya tutorial ya? Tapi saya jamin ini bukan tutorial kok. Ini hanya jawaban pertanyaan. (padahal isinya tetap tutorial ya?)


Sebelumnya saya telah menjawab pertanyaan Kimi yang menanyakan bagaimana caranya mengganti favicon 'B' di blog ini dan menjadikan kue yang lezat bertengger di sana. Kenapa saya memilih kue? Karena ada yang bilang 'Honeylizious' itu terdengar lezat. Makanya jadi ada gambar makanan di sini.

Ingat ya? Sebelum membuat favicon kamu sudah memiliki gambar yang ingin dijadikan 'favicon' blog kamu.

Saya menggunakan gambar ini sebagai contoh.


Langsung saja, tidak berlama-lama ya?

Cara membuat favicon dari gambar yang kita inginkan langkah-langkahnya sebagai berikut. 



1. Masuk ke favicon.cc



Pilih 'impot image'. Untuk membuat favicon dengan gambar yang kita miliki kita tidak perlu mendaftar di situs ini. Langsung saja membuat favicon yang kita inginkan.

2. Kemudian pilih 'pilih berkas'


Ada dua pilihan hasil yang disediakan. Pilihan pertama 'keep dimensions' yang artinya hasil 'favicon' dari gambar kita sesuai dengan dimensi gambar yang kita unggah. Karena gambar yang ingin saya jadikan favicon menurut saya sudah seimbang antara tinggi dan lebarnya saya memilih 'keep dimensions'.

3. Selanjutnya buka berkas gambar yang ingin kita jadikan favicon tersebut.


4. Setelah itu unggah.


Tunggu beberapa saat.

5. Hasilnya seperti ini.



Jangan takut ketika melihat hasilnya pecah seperti ini karena ini ditampilkan dalam ukuran yang terlalu besar. Kita kan tidak membutuhkan gambar sebesar itu untuk logo blog. Sekarang saatnya mengunduhnya. Pilih download.

6. Akhirnya



Inilah hasil dari favicon yang telah kita buat tadi. Ingin tahu cara mengganti logo blogger (B) yang ada di samping alamat blog kita? Gampang kok. Klik Cara Mengganti Favicon.

Semoga postingan ini bermanfaat dan menjawab pertanyaan teman-teman blogger yang ingin membuat favicon dan menggunakannya sebagai favicon blognya.

Sekian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan