ANTARA AKU, GANJA, DAN LINDSAY LOHAN

lindsay lohan

Aku sejak pertama kali melihat sosok Lindsay Lohan dan mendengarnya menyanyi sudah jatuh cinta padanya. Lagu yang paling membekas dalam ingatan saya waktu itu adalah Confessions Of a Broken Heart (Daughter To Father).
Saya merasa ada kesamaan emosional antara saya dan dirinya. Bahasa Inggris saya memang patah-patah tapi melihat sosoknya dalam video klip itu saya tahu satu hal. Lindsay kecewa terhadap ayahnya. Entah sedalam saya kecewa pada ayah saya atau tidak saya tidak pernah tahu. Tapi setiap melihat video klip itu dan mendengar teriakan senandungnya, saya seakan-akan melihat diri saya. Saya melihat cerminan yang sangat nyata.

Satu dunia boleh membenci Lindsay, dia memang salah memilih drugs sebagai pelariannya. Sayangnya saya tidak pernah mampu untuk membencinya. Saya sangat menyukainya. Apa pun pilihan yang dia lakukan. Saya mungkin juga akan memilih yang sama apabila saya memiliki uang dan akses untuk mendapatkan drugs yang dia gunakan. Untungnya saya bukanlah artis remaja yang memiliki banyak uang dan segudang masalah. Saya hanya seorang remaja yang dibesarkan dengan penuh cinta oleh nenek dan kakek saya. Sepasang suami istri yang membuat saya berpikir puluhan kali untuk memilih jalan yang salah.

Lindsay, dimana pun kamu berada sekarang. Saya pasangan kembar emosional kamu hanya bisa berharap suatu hari kamu akan kembali lagi dan menunjukkan prestasi yang lebih baik dari sebelum keterpurukan kamu. Seandainya kamu tidak memilih narkoba dan lebih memilih ganja. Ya, ganja saja. Saya baru tahu tentang dampak ganja itu berbeda dengan narkoba, sehingga menurut saya ganja adalah pilihan yang jauh lebih baik daripada narkoba. Tidak ada ketergantungan. Kamu tidak akan kehilangan banyak dengan ganja. Harganya juga murah Linds. Saya membaca tulisan tentang ganja yang membuka pikiran saya tentang ganja itu sendiri. Klik aja di tulisannya Aryo Wibisono biar jelas.

Seandainya kamu hanya memilih ganja, Linds. Kamu mungkin sekarang telah berada di puncak karier. Sama seperti saya. Karier saya memang tidak besar. Tapi saya menjadi orang yang lumayan dibutuhkan di beberapa perusahaan. Sedikit buka kartu Linds, usia kita sama. Bintang dan shio yang sama. Beda nasib aja sih kita. Mungkin dulu aku akan iri denganmu. Sekarang? Aku sangat kasihan padamu. Semoga kamu bisa mendapatkan yang lebih baik dari sekarang. Ayah yang mengecewakan seharusnya tidak membuat kamu menghancurkan hidupmu. Kamu harusnya membuktikan kalo kamu bahkan bisa lebih baik dengan orang yang ayahnya adalah ayah teladan. Asal kamu tahu Linds, kamu tetap dapat posisi istimewa di hatiku. Bagiku kamu hanya tersesat. Kamu hanya butuh uluran tangan. Kalau kita bisa bertemu, aku mau mengulurkan tangan untukmu. Sebagai anak yang juga punya ayah seorang BIG LOOSER!
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes