Langsung ke konten utama

SIAPA YANG BEKERJA LEBIH, AKAN MENDAPATKAN LEBIH –[BAGIAN SATU (1)]–


Sumber gambar dari sini.

Beberapa waktu yang lalu pernah membuatkan iklan di Radio Primadona. Kemampuan mengedit iklan saya sih masih jauhhhhhhhh dari mahir. Tapi kalo hanya untuk mengisipkan beberapa lagu diantara suara penyiar yang mengisi iklan tersebut saya sih masih bisa diandalkanlah…


Bahkan 14 dongeng yang saya ikut sertakan dalam lomba mendongeng di Indonesia Bercerita semuanya saya edit sendiri. Hasilnya? Masih bisa didengarlah walaupun beberapa ada yang pecah dan kurang enak didengar. Saya hanya berusaha. Membuat sesuatu yang sama sekali belum pernah saya buat untuk mengikuti perlombaan.

Menang? Saya belum tahu sih… Saya memang berharap bisa menang dan dapat gadget sejuta umat Indonesia itu. Blackberry hadiah utamanya. Ponsel saya memang sudah lama sekali tidak diganti. Ponsel yang sering saya gunakan untuk berinternet ria sering kali error dan aneh. Biasa mati-mati sendiri begitu. tapi masih bisalah digunakan. Saya sih tidak berniat menjualnya. Sudah terlanjur cinta dan banyak kenangan bersamanya. *halah*

Setelah saya mengerjakan iklan tersebut dengan sepenuh jiwa walaupun hasilnya tidak seberapa, hal paling penting buat saya adalah saya sudah berusaha. Sangat berusaha menyimak dan mengedit. Saya juga tidak berpikir bahwa karya saya tersebut layak untuk mendapatkan bayaran.

Suatu waktu ada yang menegur saya karena mau mengerjakan iklan tersebut tanpa bayaran.

Saya tercenung beberapa saat. Selama saya berada di Radio Volare, saya lebih banyak mengerjakan sesuatu karena saya ingin belajar. Begitu banyak hal yang bisa saya pelajari di sini. Paling esensial buat saya lagi adalah menjadi bagian dari keluarga besar Radio Volare. Itu adalah hal yang tidak bisa semua orang miliki. Itu hal termahal yang siapa pun mungkin rela membayar untuk ikut memiliki posisi saya.

Pengalaman yang saya dapatkan di sini tidak dapat dibandingkan dengan uang yang bisa saya dapatkan di tempat lain. Untuk orang yang sudah berpengalaman sih, semua ilmu yang saya pelajari melalui banyak orang di Radio Volare tidak ada apa-apanya. Buat saya? Itu harta karun yang tidak akan saya tukar dengan apa pun.



Bersambung ke sini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan