Langsung ke konten utama

ROHANI SYAWALIAH: 10 ALASAN NGEBLOG

rohani syawaliah

Banyak orang memulai acara ngeblognya hanya karena keisengan semata. Kalo saya sejak awal memang sudah memiliki alasan kenapa saya memilih untuk menjadi seorang blogger. Terutama blogger personal. Setiap orang bisa mengatakan apa pun sebagai pemicu utama dia ngeblog. Kalo saya punya alasan seperti di bawah ini.


1. Saya sangat suka menulis

Awalnya saya hanyalah seorang anak yang sangat suka membaca. Bukan karena saya memiliki banyak bahan bacaan yang menarik, karena saya terkadang hanya membaca kertas koran yang telah dipotong untuk menjadi bungkusan bawang dari warung.
emoticon
Saya tumbuh dan besar dari lingkungan yang memang suka membaca. Nenek dan kakek yang membesarkan saya adalah pembaca yang sangat aktif. Mereka membaca apa saja. Saya juga dilahirkan oleh sepasang suami istri yang hobinya memang membaca. Apa saja mereka baca. Dari lingkungan seperti itu saya kemudian mencoba ikut membaca. Perbedaannya hanya saya lebih suka membaca fiksi (sama seperti nenek saya) sedangkan abah lebih suka membaca berita. But, all of the member in my family love to read (apakah englesnya benar ini?)
emoticon
Lama-kelamaan saya mengagumi hasil karya orang yang saya baca. Saya pun berlatih untuk menulis dan ternyata saya menjadi orang yang sangat suka menulis.

2. Saya pengen menjadi penulis

Ini adalah satu dari sekian banyak cita-cita saya. Punya banyak cita-cita nggak salah dong ya? Saya cita-citanya itu banyak. Satu diantaranya adalah menjadi penulis. Lainnya? Pramugari, Customer Service, Pengusaha, Pembalap Motor (agak aneh karena saya baru bisa pake motor beberapa bulan yang lalu), Penyiar Radio (ini sudah kesampaian), Koki, dan tentunya Ibu dari anak-anak saya. Saya ingin sekali menjadi penulis. Karena saya nggak tahu jalur untuk menjadi penulis ternama saya pun menjadi penulis di blog saya sendiri.
emoticon

3. Saya ingin menerbitkan tulisan saya

Setiap orang yang menulis pasti ingin karyanya dibaca banyak orang. Kalau begitu, seorang penulis butuh penerbit untuk membuat karyanya jatuh ke tangan orang. Berhubung saya nggak kunjung terbit tulisannya di media cetak tertentu, saya memutuskan untuk menerbitkan tulisan saya sendiri. Caranya? Ngeblog!
emoticon

4. Saya ingin terkenal

Siapa coba yang nggak mau dikenal banyak orang. Jadi bahan pembicaraan banyak orang? Dipuja-puja banyak orang (kalo bisa yang masih bujangan juga memuja saya *tsaah*). Dengan cara ngeblog dan blogwalking saya akhirnya tahu ini bisa menjadi satu di antara banyak pilihan untuk menjadi terkenal. Secara positif tentunya. Padahal ada cara yang lebih gampang kan? Bikin video kayak artes-artes yang sekarang sedang ramai dibicarakan itu ya? *halah*
emoticon
Pernahkah mencoba hal yang agak aneh dengan Mbah Gugel? Saya pernah, sering malah, melakukan ini. Saya mengetik nama lengkap saya Rohani Syawaliah. Ternyata sejak saya ngeblog pertama kalinya, diri saya bisa dicari di Mbah Gugel. Mulai foto, postingan, komeng-komeng saya di blog orang dan profil saya. Nggak perlu jadi seleb kok untuk menjadi orang terkenal. Cukup membuat posting banyak-banyak, terutama tentang diri sendiri, kamu telah mempopulerkan dirimu di Lala Lili Land.

5. Saya ingin mendapat teman-teman blogger

Kalo pengen dapet temen dan gampang dicari oleh blogger lain kita memang harus punya blog. Kayak kita pengen punya teman di facebook, kita harus punya akun pula di facebook bukan? Agak aneh rasanya kita mengharapkan mendapat teman facebook tapi nggak punya akun di sana. Karena saya pengen dapat teman blogger otomatis saya harus ngeblog juga. Seimbang, dia punya ‘rumah’ saya juga punya. Kalo pas lebaran sama-sama bisa saling mengunjungi. #eh
Hahhaha…
emoticon

6. Saya ingin menunjukkan kemampuan menulis saya

Saya memiliki banyak kekurangan di diri ini. Tapi saya tahu besi yang diasah terus-menerus akan menjadi tajam. Banyak yang tidak tahu mengenai kemampuan menulis saya ini. Saya bukannya ingin mengatakan saya pinter menulis bukan. Hanya ingin menekankan. Saya juga bisa kok menulis. Hehehhehe…
emoticon
Saya pernah mendapat komentar yang menunjukkan keterkejutannya saat membaca hasil tulisan saya. Dia terkejut karena dia menganggap tulisan saya itu bagus. Sebagai blogger baru saya mungkin tidak dianggap sebagai orang yang bisa menulis. Padahal jauh sebelum saya mengenal internet saya telah latihan menulis dengan pulpen yang sering macet dan kertas bekas ulangan yang belakangnya masih kosong. Usia saya ketika itu tidak lebih dari 8-9 tahun. Jadi saya telah latihan kurang lebih 15 tahun.

7. Saya ingin curhat

Saya kurang bisa mengungkapkan hal-hal bodoh yang mengganggu pikiran saya kepada orang lain saat saya benar-benar butuh tempat untuk curhat.
emoticon
Blog adalah media yang akan saya temui pertama kali untuk mengutarakannya. Ini memang tempat curhat yang sangat manjur, buat saya khususnya.

8. Saya ingin membuat sejarah

Tak ingin lekang ditelan zaman? Ingin dikenang oleh orang-orang terdekat? Ukirlah sejarahmu mulai detik ini. Itu yang saya lakukan. Merekam apa yang menurut saya penting setiap hari.
emoticon
Kalau pun tidak setiap hari saya selau berusaha untuk merekam sebanyak mungkin. Ini sejarah yang tak ingin saya lenyapkan saat saya benar-benar tak ada lagi di dunia ini.

9. Saya ingin membuat melihat komentar orang tentang tulisan saya

Saya selalu, dan akan selalu menganggap tulisan saya bagus dan layak untuk dikonsumsi publik. Makanya saya nggak akan pikir 10 kali untuk memposting sebuah tulisan. Apa pun itu. Tapi saya tahu tanggapan tiap orang akan selalu berbeda.
emoticon
Saya ingin sekali mendapat komentar yang berupa saran dan kritik setelah orang membaca tulisan saya. Ini untuk bahan perbaikan saya dimasa mendatang. Supaya tulisan saya menjadi lebih baik.

10. Saya ingin menghilangkan migrain di kepala saya

Saya selalu mendapatkan inspirasi setiap hari. Apa pun itu akan menjadi inspirasi untuk saya. Kepenuhan inspirasi di dalam kepala saya akhirnya membuat kepala saya pusing.
emoticon
Ujung-ujungnya migrain. Untuk terapi sakit kepala ini saya jarang sekali mengkonsumsi obat-obatan. Apalagi obat-obatan terlarang. Ternyata dengan menuangkan semuanya menjadi tulisan migrain saya menjadi sembuh. Hahahaha… percaya nggak percaya.

Itu adalah 10 alasan saya menjadi penulis di blog ini. Kalo kamu apa dong alasan kamu menjadi blogger?
emoticon

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan